Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Nama Neraka dalam Al Quran Lengkap dengan Dalilnya

Kompas.com, 16 Oktober 2025, 15:23 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Neraka dalam bahasa Arab disebut dengan naar yang artinya api yang menyala-nyala. Neraka adalah tempat untuk membalas orang-orang yang bermaksiat dan tidak taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Neraka itu mempunyai beberapa tingkatan, masing-masing tingkatan diperuntukkan bagi golongan-golongan tertentu. Ada tingkatan teratas hingga terbawah. Semakin ke bawah, siksaannya semakin berat.

Baca juga: Perkara yang Dianggap Sepele Namun Menyebabkan Seseorang Masuk Neraka

Gambaran Siksaan Neraka

Gambaran Siksa Neraka disampaikan dalam Al Quran Surat Hajj ayat 19-22.

هَذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ (19) يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ (20) وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍ (21) كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا فِيهَا وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ (22)

Artinya: "Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari neraka.

Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancurluluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.

Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini!"

Sementara gambaran siksaan paling ringan di neraka diberikan kepada Abu Thalib, paman Nabi Muhammad SAW yang senantiasa membela dan melindungi Nabi Muhammad SAW saat berdakwah. Sayangnya, di akhir hayatnya ia masih dalam kekafiran sehingga dimasukkan ke dalam neraka.

أَهْوَنُ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا أَبُوْ طَالِبٍ. وَهُوَ مُنْتَعِلٌ بِنَعْلَيْنِ يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ

Artinya: “Penghuni neraka yang paling ringan siksaannya adalah Abu Thalib. Dia memakai dua sendal yang denganya otaknya mendidih disebabkan keduanya.“ (H.R. Muslim).

Baca juga: Ahli Ibadah Bisa Masuk Neraka, Ini Penyebabnya

Nama-nama Neraka

Berdasarkan ayat-ayat al Quran, ada 7 nama neraka yang disebutkan, yaitu:

1. Neraka Jahanam

Neraka Jahanam banyak disebutkan dalam Al Quran maupun hadits. Neraka ini merupakan neraka tingkat pertama. Di dalamnya ada lembah yang disebut dengan Wail. Kata wail berarti azab yang pedih.

وَيْلٌ وادٍ في جَهنَّمَ يهوي به الكافرُ أربعينَ خريفًا قبْلَ أنْ يبلُغَ قعرَها

Artinya: “Wail adalah sebuah lembah di neraka Jahannam, yang orang-orang kafir diseret ke dalamnya sejauh 40 tahun sebelum mencapai dasarnya.” (H.R. Ibnu Hibban)

2. Neraka Lazha

Nama neraka lazha terdapat dalam surat Al Lail ayat 14. Arti dari lazha adalah api yang menyala-nyala.

فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ

Artinya: "Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka ladzha (api menyala-nyala)." (Q.S. Al Lail: 14).

3. Neraka Huthamah

Nama neraka Huthamah dan penjelasannya disebutkan dalam surat Al Humazah ayat 4-9.


كَلَّا لَيُنْۢبَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِۖ (٤) وَمَآ اَدْرٰكَ مَا الْحُطَمَةُ ۗ (٥) نَارُ اللّٰهِ الْمُوْقَدَةُۙ (٦) الَّتِيْ تَطَّلِعُ عَلَى الْاَفْـِٕدَةِۗ (٧) اِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌۙ (٨) فِيْ عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ ࣖ (٩)

Artinya: "Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah. Tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah? (Ia adalah) api (azab) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) naik sampai ke hati. Sungguh, Ia (api itu) tertutup rapat (sebagai hukuman) atas mereka, (sedangkan mereka itu) Diikat pada tiang-tiang yang panjang."

Baca juga: Ancaman Bagi Orang yang Menyakiti Tetangga, Bisa Masuk Neraka

4. Neraka Sa'ir

Neraka Sa'ir disebutkan dalam surat Al Ahzab ayat 64. Arti Sa'ir adalah api yang menyala-nyala.

إِنَّ ٱللَّهَ لَعَنَ ٱلْكَٰفِرِينَ وَأَعَدَّ لَهُمْ سَعِيرًا

Artinya: "Sesungguhnya Allah melaknati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka neraka Sa'ir."

5. Neraka Jahim

Nama neraka Jahim disampaikan dalam Al Quran surat Asy Syu'ara ayat 91.

وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ

Artinya: "Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat."

6. Neraka Saqar

Nama neraka Saqar disebutkan dalam Al Quran surat Al Qamar ayat 48.

يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِى ٱلنَّارِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا۟ مَسَّ سَقَرَ

Artinya: "(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah sentuhan api neraka saqar!"

Baca juga: Gambaran Dahsyatnya Siksa Neraka, Jangan Sampai Masuk ke Dalamnya!

7. Neraka Hawiyah

Nama neraka Hawiyah dan penjelasannya disebutkan dalam Al Quran surat Al Qari'ah ayat 8-11.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٌ وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا هِيَهْنَارٌ حَامِيَةٌۢ

Artinya: "Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikannya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas."

Demikianlah nama-nama neraka yang ada dalam Al Quran. Semoga bermanfaat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Aktual
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Aktual
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Doa dan Niat
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Aktual
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Aktual
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
Aktual
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Doa dan Niat
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
Aktual
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Aktual
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Doa dan Niat
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Doa dan Niat
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com