Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Doa Ibu untuk Anak yang Menghadapi Ujian TKA 2025, Agar Tenang dan Dimudahkan

Kompas.com, 2 November 2025, 17:00 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com – Saat anak menghadapi ujian penting seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA), banyak ibu justru merasa lebih tegang dibanding sang anak.

Dalam kondisi seperti ini, doa menjadi bentuk kasih sayang paling tulus yang bisa diberikan seorang ibu.

Doa bukan hanya permohonan agar anak mendapat hasil terbaik, tetapi juga agar hatinya tenang, pikirannya fokus, dan langkahnya penuh percaya diri selama mengerjakan ujian.

Baca juga: Kemenag Gelar TKA 2025 di 9.636 Madrasah dan Pesantren, Ini Jadwalnya

Berikut kumpulan doa ibu untuk anak yang sedang mengikuti TKA 2025, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber Islam.

1. Doa Memohon Kemudahan dan Ketenangan Hati Anak

اللّٰهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahla, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahla.

Artinya: “Ya Allah, tiada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah, dan Engkau dapat menjadikan kesulitan menjadi mudah jika Engkau menghendaki.”

Doa ini bisa dibaca ibu sebelum anak berangkat ke lokasi ujian, dengan harapan Allah memudahkan setiap langkah dan menenangkan hatinya saat menghadapi TKA.

2. Doa Memohon Bertambahnya Ilmu dan Pemahaman

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Rabbi zidni ‘ilma.

Artinya: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Thaha: 114)

Doa ini dapat dibacakan ibu sambil menuntun anak belajar atau menjelang ujian TKA, agar Allah menambah kecerdasan, daya ingat, dan kebijaksanaan dalam memahami soal.

Baca juga: 4 Doa Memohon Hati dan Jiwa yang Bersih

3. Doa Agar Anak Diberi Ilmu yang Bermanfaat

اللّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”

Doa ini mengingatkan anak bahwa keberhasilan sejati tidak hanya terletak pada nilai tinggi, tetapi juga pada ilmu yang membawa manfaat bagi diri dan sesama.

4. Doa Perlindungan untuk Anak yang Akan Ujian

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’udzu bikalimaatillahi-tammaati min syarri maa khalaq.

Artinya: “Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk ciptaan-Nya.”

Ibu dapat membaca doa ini sebelum anak berangkat TKA agar senantiasa dijauhkan dari rasa takut, gangguan pikiran, dan hal-hal yang membuat cemas.

5. Doa Ibu untuk Keberhasilan Anak dalam Ujian

اَللّٰهُمَّ وَفِّقْ أَبْنَائِي وَبَنَاتِي فِي امْتِحَانَاتِهِمْ، وَسَهِّلْ لَهُمْ كُلَّ صَعْبٍ، وَبَارِكْ فِي عِلْمِهِمْ وَعَمَلِهِمْ

Allahumma waffiq abna’i wa banati fi imtihanatihim, wa sahhil lahum kulla sha‘b, wa barik fi ‘ilmihim wa ‘amalihim.

Artinya: “Ya Allah, berilah keberhasilan kepada anak-anakku dalam ujian mereka, mudahkan segala kesulitannya, dan berkahilah ilmu serta amal mereka.”

Doa ini mencerminkan harapan agar perjuangan anak dalam menghadapi TKA 2025 mendapat hasil terbaik dan menjadi awal dari kesuksesan di masa depan.

6. Doa Tambahan: Harapan Ibu di Hari Ujian

اللّٰهُمَّ نَوِّرْ قَلْبَ وَلَدِي، وَسَدِّدْ لِسَانَهُ، وَيَسِّرْ لَهُ فَهْمَ مَا يَقْرَأُ وَيَكْتُبُ، وَاجْعَلْ نَتَائِجَهُ بَرَكَةً وَفَتْحًا فِي حَيَاتِهِ

Allahumma nawwir qalba waladi, wa saddid lisaanahu, wa yassir lahu fahma ma yaqra’u wa yaktubu, waj‘al nata’ijahu barakatan wa fathan fi hayaatihi.

Artinya: “Ya Allah, terangilah hati anakku, lancarkan lisannya, mudahkan pemahamannya terhadap apa yang dibaca dan ditulis, serta jadikan hasil ujiannya sebagai berkah dan jalan kesuksesan hidupnya.”

Baca juga: 4 Doa Memohon Hati dan Jiwa yang Bersih

Makna di Balik Doa Ibu

Doa seorang ibu memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa dalam kehidupan anak.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga doa yang mustajab tanpa keraguan di dalamnya: doa orangtua, doa orang yang berpuasa, dan doa orang yang teraniaya.” (HR. Tirmidzi).

Karenanya, doa seorang ibu bukan hanya rangkaian kata, tetapi wujud cinta dan pengorbanan yang menjadi jalan keberhasilan anak di dunia dan akhirat.

Sebagian artikel ini telah tayang di KOMPAS.com dengan judul Doa Ibu Menghadapi Anak yang Sedang Ujian, Memohon Kelancaran dan Ketenangan Hati

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar