Penulis
KOMPAS.com - Bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Kurang dari sebulan, bulan Suci akan kembali hadir menyapa umat Islam seluruh dunia. Bulan mulia tersebut harus disambut dengan persiapan yang matang dan penuh kegembiraan. Tradisi penyambutan inilah yang dikenal dengan istilah Tarhib Ramadhan.
Tarhib Ramadhan bukan ritual seremonial belaka, melainkan proses spiritual untuk menyiapkan hati, pikiran, dan amal agar Ramadhan dijalani secara optimal. Tarhib Ramadhan sudah dimulai sejak bulan Rajab dan mencapai puncaknya di bulan Sya'ban.
Baca juga: Inilah Cara Rasulullah Menghidupkan Ramadhan dengan Akhlak Mulia
Tarhib Ramadhan dilakukan agar saat masuk ke bulan Ramadhan, dapat mengoptimalkan amal ibadah sehingga mendapatkan pahala berlipat ganda, ampunan, dan derajat takwa.
قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ، فَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفَتَحُ فِيهِ أَبوَابُ الْجَنَّةِ، وُتُغَلَّقُ فِيهِ أَبوَابُ النَّارِ، وَتُغَْلَّ فيهِ الْشَّيَاطِينُ، فَيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
Artinya: "Sungguh telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kepada kamu sekalian untuk berpuasa. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka Jahanam dikunci, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka siapa yang tidak berusaha untuk mendapatkan kebaikannya, maka luputlah semua kebaikannya." (Muttafaq 'Alaih)
Secara bahasa, tarhib berasal dari kata Arab رَحَّبَ – يُرَحِّبُ yang berarti menyambut dengan lapang, penuh kegembiraan, dan penghormatan.
Sedangkan secara istilah, Tarhib Ramadhan berarti menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan rasa senang, kesiapan diri, dan kesungguhan untuk beribadah.
Para ulama menjelaskan bahwa menyambut Ramadhan termasuk bagian dari mengagungkan syiar Allah, sebagaimana firman-Nya:
وَمَن يُعَظِّمْ شَعَٰٓئِرَ ٱللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى ٱلْقُلُوبِ
Artinya: “Barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu berasal dari ketakwaan hati.” (QS. Al-Hajj: 32).
Baca juga: Tanda Puasa Ramadhan Diterima Allah, Cek dari Amal Ini
Berikut ini beberapa cara mengamalkan TArhib Ramadhan
Rasulullah SAW berdoa ketika melihat hilal:
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ
Artinya: “Ya Allah, tampakkanlah bulan ini kepada kami dengan keberkahan, keimanan, keselamatan, dan Islam.” (HR. Tirmidzi)
Persiapan Ramadhan meliputi beberapa hal, yaitu:
Baca juga: Kapan Puasa 2026? Yuk Kenali Ramadhan, Bulan Penuh Ampunan
Adanya tarhib Ramadhan mengajarkan berbagai hal kepada umat Islam, antara lain:
Orang yang menyambut Ramadhan dengan serius, insya Allah akan keluar dari Ramadhan sebagai pribadi yang lebih bertakwa.
Tarhib Ramadhan bukan tradisi kosong, melainkan manifestasi cinta seorang hamba kepada bulan penuh ampunan. Menyambut Ramadhan dengan ilmu, niat yang lurus, dan persiapan yang matang adalah kunci agar Ramadhan benar-benar mengubah hidup kita.
Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan sehat, beriman, dan siap meraih keberkahan. Aamiin.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang