Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Salah! Ini Doa Setelah Sahur Ramadhan, Niat Puasa, dan Bacaan Lengkapnya

Kompas.com, 18 Februari 2026, 08:30 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Memasuki bulan suci, banyak umat Islam mulai mencari kembali doa setelah sahur Ramadhan, niat puasa setelah sahur, hingga bacaan niat sahur yang benar.

Meski terdengar sederhana, niat dan doa sebelum memulai puasa menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah puasa Ramadhan.

Lalu, bagaimana sebenarnya niat sahur puasa Ramadhan yang benar? Apakah cukup hanya makan sahur saja? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Niat Sahur? Apakah Sahur Sudah Termasuk Niat?

Dalam fikih puasa dijelaskan bahwa niat adalah rukun utama. Puasa tidak sah tanpa niat yang dilakukan pada malam hari, sejak Maghrib hingga sebelum Subuh.

Baca juga: Ramadhan 1447 H: Ini Doa Mustajab Saat Sahur, Berbuka, dan Lailatul Qadar

Dalam Buku Panduan Ibadah Ramadhan karya Annisa Nurul Hasanah dijelaskan bahwa niat puasa fardhu harus dilakukan sebelum terbit fajar .

Artinya, makan sahur saja tidak otomatis dianggap sebagai niat, kecuali memang di dalam hati terbersit niat untuk berpuasa Ramadhan.

Bacaan Niat Sahur Puasa Ramadhan

Berikut bacaan niat sahur atau niat puasa Ramadhan yang umum diamalkan:

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

"Saya berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."

Minimal niat cukup dengan menyebut dalam hati: “Saya niat puasa Ramadhan.”

Doa Mau Sahur dan Doa Setelah Sahur Ramadhan

Sebenarnya tidak ada doa khusus yang diwajibkan setelah sahur. Namun umat Islam dianjurkan memperbanyak doa sebelum waktu Subuh karena termasuk waktu mustajab.

Jika ingin membaca doa sederhana setelah sahur, bisa membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّي

Artinya:

“Ya Allah, aku berniat puasa esok hari, maka terimalah dari diriku.”

Selain itu, banyak umat Islam juga menggabungkan dengan doa perlindungan dan permohonan kelancaran ibadah.

Doa Sahur dan Buka Puasa yang Dianjurkan

Agar ibadah lebih sempurna, berikut rangkaian doa yang biasa dibaca:

1. Doa Niat Sahur Puasa Ramadhan

Sudah disebutkan di atas sebagai niat puasa.

2. Doa Buka Puasa

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya:
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”

Niat Puasa Setelah Sahur, Masih Bisa?

Banyak yang bertanya, apakah niat puasa setelah sahur masih boleh?

Jawabannya: selama belum masuk waktu Subuh (belum terbit fajar), maka niat masih sah. Namun jika sudah azan Subuh dan belum berniat dalam hati, maka puasanya tidak sah dan wajib diqadha.

Karena itu, disarankan membaca niat setiap malam setelah Tarawih atau sebelum tidur agar tidak lupa.

Bacaan Sahur yang Perlu Diingat

Ringkasnya, berikut yang perlu diingat saat sahur:

  • Berniat dalam hati sebelum Subuh
  • Boleh melafalkan niat (hukumnya sunnah)
  • Perbanyak doa setelah sahur
  • Segera berhenti makan saat masuk waktu Subuh

Baca juga: Sunnah Sahur yang Dianjurkan Rasulullah di Bulan Ramadhan

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga niat dan memperbanyak doa.

Sudahkah Anda membaca doa niat sahur puasa Ramadhan malam ini?

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar