Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Jeda Sholat Tarawih yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 18 Februari 2026, 19:06 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com - Di antara jeda sholat Tarawih, seringkali ada doa yang dibaca ketika tengah berjamaah di masjid.

Seperti diketahui sholat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunah yang dilaksanakan umat Islam setiap malam selama bulan Ramadhan.

Secara bahasa, Tarawih berasal dari bahasa Arab, bentuk jamak dari تَرْوِيْحَةٌ yang berarti waktu sesaat untuk istirahat atau santai.

Baca juga: Bacaan Bilal Tarawih 11 Rakaat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Sementara secara istilah, sholat Tarawih adalah sholat malam yang dilaksanakan pada pada malam hari di bulan Ramadhan mulai setelah Isya hingga sebelum fajar.

Sholat ini dinamakan Tarawih karena pada pelaksanaannya terdapat jeda istirahat.

Umat Islam biasanya beristirahat sejenak di antara dua kali salam atau setiap empat rakaat sebelum melanjutkan sholat berikutnya.

Baca juga: Syarat dan Bacaan Bilal Tarawih 23 Rakaat Lengkap serta Jawaban Jamaah

Doa di Antara Rakaat Sholat Tarawih

Dalam setiap sela dua rakaat menuju dua rakaat selanjutnya, terdapat doa yang dianjurkan untuk dibaca.

Doa ini merupakan doa yang diajarkan Nabi Muhammad saw kepada umatnya.

Dilansir dari laman MUI, Sekretaris MUI Sulsel Prof DR KH Muammar Bakri Lc M Ag mengatakan doa yang dibaca itu adalah doa ampunan sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad saw kepada Aisyah RA agar diampuni dosa-dosanya pada malam Lailatul Qadar.

Doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW itu adalah:

اللَّـهُـمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُـحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Arab latin: allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku.

Keutamaan Membaca Doa Saat Tarawih

Doa tersebut dikenal sebagai doa ampunan yang juga dianjurkan dibaca saat malam Lailatul Qadar.

Membaca doa ini pada setiap dua rakaat sholat Tarawih diyakini membawa keutamaan besar bagi umat Islam.

Jika doa ini kita baca setiap dua rakaat sholat Tarawih maka sangat beruntung karena boleh jadi malam Qadar datang saat itu sehingga doa kita dikabulkan Allah.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan istighfar selama bulan Ramadhan, khususnya saat melaksanakan sholat Tarawih.

Momentum Ramadhan menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas dosa-dosa.

Dengan memahami makna dan keutamaannya, pelaksanaan Tarawih diharapkan semakin khusyuk dan doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com