Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacaan Bilal Tarawih 11 Rakaat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 18 Februari 2026, 13:00 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Malam-malam bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di masjid.

Selain lantunan ayat suci dan doa-doa panjang, ada satu tradisi yang kerap terdengar di sela-sela rakaat shalat tarawih: seruan bilal yang dijawab oleh jemaah secara serempak.

Tradisi ini hidup di banyak masjid di Indonesia, terutama dalam pelaksanaan tarawih 8 rakaat dan witir 3 rakaat atau yang populer disebut tarawih 11 rakaat.

Bacaan bilal bukan bagian dari rukun shalat, tetapi menjadi pelengkap yang menghidupkan suasana ibadah malam.

Merujuk pada buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet karya Ibnu Watiniyah, bilal tarawih dan witir adalah seruan yang diucapkan sebelum dan di antara rakaat sebagai ajakan menunaikan shalat sunnah secara berjemaah. Jemaah kemudian menjawab dengan bacaan tertentu sebagai bentuk syiar dan dzikir bersama.

Keutamaan Qiyam Ramadhan

Shalat tarawih termasuk dalam qiyam Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Man qaama Ramadhaana iimaanan wahtisaaban ghufira lahu maa taqaddama min dzambih.

Artinya: “Barang siapa menunaikan qiyam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Muhammad SAW dan tercantum dalam berbagai kitab hadis, di antaranya riwayat Abu Dawud.

Dalam Panduan Ibadah Salat Wajib dan Sunah Terlengkap karya H Ahmad Zacky, dijelaskan bahwa tarawih menjadi momentum pembinaan ruhani yang memperkuat iman sekaligus memperbanyak sholawat dan doa.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih serta Witir Lengkap dan Dalilnya

Bacaan Bilal Tarawih 8 Rakaat

Seruan Awal Sebelum Tarawih

Bilal mengucapkan:

صَلُّوا سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

Shallu sunnatat tarawihi jami'atan rahimakumullah.

Artinya: “Marilah kita shalat sunnah tarawih secara berjemaah. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua.”

Jemaah menjawab:

الصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Ash-shalatu laa ilaaha illallahu Muhammadar rasulullahi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Semoga shalawat dan salam tercurah kepadanya.”

Rakaat 1–2

Bilal:

صَلُّوا سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللَّهُ

Shallu sunnatat tarawihi jami'atan rahimakumullah.

Jemaah:

الصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Ash-shalatu laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian. Dia menghidupkan dan mematikan dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Rakaat 3–4

Bilal:

فَضْلًا مِنَ اللَّهِ تَعَالَى وَنِعْمَةَ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Fadhlan minallahi ta‘ala wa ni‘mah. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin.

Jemaah:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ

Allahumma shalli ‘alaih.

Artinya: “Ya Allah, limpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad.”

Rakaat 5–6

Bilal:

الخَلِيفَةُ الأَوَّلُ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ سَيِّدِنَا أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ

Al-khaliifatul awwalu amirul mu’miniin sayyidina Abu Bakrin ash-shiddiiq.

Artinya: “Khalifah pertama adalah Amirul Mukminin Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq.”

Jemaah:

رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

Radhiyallahu ‘anhu.

Artinya: “Semoga Allah meridhainya.”

Rakaat 7–8

Bilal kembali melantunkan:

فَضْلًا مِنَ اللَّهِ تَعَالَى وَنِعْمَةَ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Fadhlan minallahi ta‘ala wa ni‘mah. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin.

Jemaah:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ

Allahumma shalli ‘alaih.

Baca juga: Doa Kamilin Tarawih, Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir

Bacaan Bilal Shalat Witir 3 Rakaat

Witir Rakaat 1–2

Bilal:

صَلُّوا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللَّهُ

Shallu sunnatal witri rak‘ataini jami‘atan rahimakumullah.

Jemaah:

رَحِمَكُمُ اللَّهُ

Rahimakumullah.

Bilal:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin.

Jemaah:

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ

Allahumma shalli wa sallim ‘alaih.

Witir Rakaat 3

Bilal:

صَلُّوا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللَّهُ

Shallu sunnatal witri rak‘atan jami‘atan rahimakumullah.

Jemaah:

رَحِمَكُمُ اللَّهُ

Rahimakumullah.

Landasan Al Quran tentang Waktu Shalat

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 103:

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Inna ash-shalaata kaanat ‘alal mu’miniina kitaaban mauquutaa.

Artinya: “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

Ayat ini menjadi dasar pentingnya menjaga waktu dan tata cara ibadah, termasuk dalam pelaksanaan tarawih dan Witir di bulan Ramadhan.

Baca juga: Kapan Tarawih Pertama 2026? Cek Jadwal dan Niatnya

Doa Setelah Shalat Tarawih

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Panduan Ibadah Salat Wajib dan Sunah Terlengkap karya H Ahmad Zacky, doa setelah tarawih dianjurkan untuk memohon kesempurnaan iman dan keselamatan akhirat.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ ... ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًااللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَذِيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِينَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِينَ وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِينَ، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِينَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِينَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِينِ، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِينَ. وَعَلَى سَرِيرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِينَ، وَبِحُوْرِ عِيْنِ مُتَزَوَجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيبَاجٍ مُتَلَبِسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِينَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْنِ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا . ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا

Allaahumaj'alnaa bil iimaani kaamiliin. Wa lil faraaidhi muaddiin. Wa 'alash shalawaati muhaafidziin. Wa lizzakaati faa'iliin. Wa limaa 'indaka thaalibiin. Wa li'afwika raajiin. Wa bilhudaa mutamassikiin. Wa 'anil laghwi mu'ridhiin. Wa fid-dunyaa zaahidiin. Wa fil aakhirati raaghibiin. Wa bilqadhaa-i raadhiin. Wa bin na'maa-i syaakiriin. Wa 'alal balaa-i shaabiriin. Wa tahta liwaa-i sayyidina muhammadin shallallaahu 'alaihi wasallama yaumal qiyaamati saa-iriin. Wa 'alal haudhi waaridiin. Wa fil jannati daakhiliin. Wa 'alaa sariiratil karaamati qaa'idiin. Wa bihuurin 'iin mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiin. Wa min tha'aamil jannati aakiliin. wa min labanin wa 'asalin mushaffaini syaaribiin. Bi akwaabin wa abaariqa wa ka'sin min ma'iin. Ma'alladziina an'amta 'alaihim minan nabiyyiin, washshidiqiin, wasysyuhadaa-i washshaalihiin, wa hasuna ulaaika rafiiqaa, dzaalikal fadhlu minallaahi wakafaa billaahi 'aliimin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara salat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang rida dengan qada-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang salih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan sahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Dengan demikian, doa ini bertujuan untuk memohon agar menjadi hamba yang sempurna iman, menjaga shalat, sabar atas ujian, hingga dikumpulkan bersama para nabi dan orang-orang saleh di surga.

Tradisi yang Menghidupkan Malam Ramadhan

Seruan bilal dan jawaban jemaah menjadikan tarawih bukan sekadar rangkaian rakaat, melainkan juga ruang kebersamaan. Ia memperkaya dimensi dzikir kolektif yang menautkan hati jemaah dalam satu irama ibadah.

Di banyak masjid, lantunan ini menjadi penanda pergantian rakaat, sekaligus pengingat bahwa setiap malam Ramadhan adalah kesempatan memperbaiki diri.

Dengan memahami bacaan bilal tarawih 11 rakaat lengkap Arab, Latin, dan artinya, jemaah tidak sekadar mengikuti lantunan, tetapi juga menghayati maknanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mengapa Madinah Disebut Tanah Haram? Ini Penjelasan Lengkap dengan Sejarahnya
Mengapa Madinah Disebut Tanah Haram? Ini Penjelasan Lengkap dengan Sejarahnya
Aktual
12 Tempat Mustajab untuk Berdoa di Makkah, dari Ka’bah hingga Padang Arafah
12 Tempat Mustajab untuk Berdoa di Makkah, dari Ka’bah hingga Padang Arafah
Aktual
Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap: Sendiri, Imam, dan Makmum
Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap: Sendiri, Imam, dan Makmum
Doa dan Niat
Doa Susah Tidur, Amalan yang Diajarkan Rasulullah SAW untuk Atasi Insomnia
Doa Susah Tidur, Amalan yang Diajarkan Rasulullah SAW untuk Atasi Insomnia
Doa dan Niat
Arab Saudi Terapkan Aturan Baru Haji: Denda Pelanggaran Penyedia Hotel hingga 50.000 Riyal
Arab Saudi Terapkan Aturan Baru Haji: Denda Pelanggaran Penyedia Hotel hingga 50.000 Riyal
Aktual
Kehidupan di Alam Barzah, Simak Penjelasan Ulama tentang Kondisi Manusia di Alam Kubur
Kehidupan di Alam Barzah, Simak Penjelasan Ulama tentang Kondisi Manusia di Alam Kubur
Aktual
Hukum Menanam Tanaman di Atas Makam: Benarkah Bisa Ringankan Siksa Kubur?
Hukum Menanam Tanaman di Atas Makam: Benarkah Bisa Ringankan Siksa Kubur?
Aktual
Hadits Nabi Tegaskan Bahaya Mendoakan Keburukan, Salah Satu Doa yang Dilarang dalam Islam
Hadits Nabi Tegaskan Bahaya Mendoakan Keburukan, Salah Satu Doa yang Dilarang dalam Islam
Doa dan Niat
Berawal dari Surat Nabi, Ini Kisah Tragis 'Robeknya' Kerajaan Persia
Berawal dari Surat Nabi, Ini Kisah Tragis 'Robeknya' Kerajaan Persia
Aktual
Asrama Haji Donohudan Siap Sambut Jemaah Haji 2026, Kloter Pertama Masuk 21 April
Asrama Haji Donohudan Siap Sambut Jemaah Haji 2026, Kloter Pertama Masuk 21 April
Aktual
Raja Persia Robek Surat Nabi, Ini Isi dan Kisah Lengkapnya
Raja Persia Robek Surat Nabi, Ini Isi dan Kisah Lengkapnya
Aktual
Bukan Sekadar Pilihan, Menjauhi Orang Toxic Ternyata Perintah Allah
Bukan Sekadar Pilihan, Menjauhi Orang Toxic Ternyata Perintah Allah
Aktual
Tulisan Barakallah Fii Umrik yang Benar: Arab, Arti, dan Cara Menjawab
Tulisan Barakallah Fii Umrik yang Benar: Arab, Arti, dan Cara Menjawab
Aktual
Masyaallah Tabarakallah: Tulisan Arab, Arti, dan Cara Menjawab
Masyaallah Tabarakallah: Tulisan Arab, Arti, dan Cara Menjawab
Aktual
Doa Thawaf Lengkap 7 Putaran dan Doa Setelah Thawaf
Doa Thawaf Lengkap 7 Putaran dan Doa Setelah Thawaf
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com