Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Bepergian Lengkap: Bacaan, Arti, dan Maknanya agar Perjalanan Aman

Kompas.com, 29 April 2026, 08:39 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Perjalanan menjadi bagian dari aktivitas manusia, baik untuk bekerja, belajar, berdagang, bersilaturahmi, maupun beribadah.

Perkembangan zaman mengubah sarana transportasi dari unta dan kapal menjadi mobil, kereta, hingga pesawat.

Meski demikian, perjalanan tetap mengandung risiko, tantangan, dan ketidakpastian yang perlu diantisipasi.

Islam mengajarkan agar setiap perjalanan dimulai dengan doa sebagai bentuk permohonan perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT.

Baca juga: Doa dan Cara Meraih Haji Mabrur yang diharapkan Seluruh Jemaah Serta Tanda-Tandanya Setelah Kepulangan

Anjuran Membaca Doa Sebelum Bepergian

Dilansir dari laman MUI, dalam ajaran Islam, doa menjadi bagian penting sebelum memulai perjalanan.

Persiapan fisik seperti kendaraan dan bekal perlu diiringi dengan kesiapan spiritual melalui doa.

Doa bepergian bertujuan memohon keselamatan, kelancaran, dan perlindungan dari berbagai bahaya.

Dengan membaca doa, seorang Muslim menyerahkan seluruh perjalanan kepada Allah SWT.

Bacaan Doa Bepergian yang Diajarkan Rasulullah

Rasulullah SAW mengajarkan doa bepergian yang diawali dengan membaca takbir sebanyak tiga kali.

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.”

Setelah itu, dibaca doa sebagai berikut:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هٰذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ. اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَىٰ، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَىٰ. اللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ. اللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ. اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Artinya: “Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah bagi kami jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman pendamping dalam perjalanan, dan penjaga keluarga yang kami tinggalkan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, serta kepulangan yang buruk pada harta dan keluarga.”

Baca juga: Doa Siang Hari yang Mustajab: Dzikir Sunnah Arab, Latin, dan Artinya

Doa Saat Kembali dari Perjalanan

Ketika pulang dari perjalanan, doa yang sama tetap dibaca dengan tambahan lafaz di bagian akhir.

آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Artinya: “Kami kembali, kami bertobat, kami tetap beribadah, dan kepada Tuhan kami, kami senantiasa memuji.”

Tambahan doa ini menunjukkan rasa syukur atas keselamatan selama perjalanan.

Makna Doa Bepergian dalam Kehidupan

Dalam Shahih Muslim, doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma.

Disebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa tersebut setelah bertakbir saat telah berada di atas kendaraan.

Doa ini mengandung pengakuan bahwa seluruh sarana transportasi adalah nikmat dari Allah SWT.

Manusia tidak memiliki kemampuan menguasai kendaraan tanpa pertolongan-Nya.

Permohonan dalam doa juga mencakup kelancaran perjalanan, perlindungan dari kesulitan, serta keselamatan diri dan keluarga.

Rasulullah SAW mengajarkan agar umat Islam memohon perlindungan dari kelelahan, hambatan, kecelakaan, hingga peristiwa yang menyedihkan selama perjalanan.

Doa ini juga memberikan ketenangan bagi orang yang meninggalkan keluarga, karena Allah menjadi penjaga terbaik bagi mereka.

Baca juga: Saat Duka Mendalam, Ini Doa untuk Ketenangan dan Keikhlasan Hati

Pentingnya Doa di Tengah Persiapan Perjalanan Modern

Dalam kehidupan modern, persiapan perjalanan sering berfokus pada aspek teknis seperti tiket, kendaraan, dan perangkat pendukung.

Namun, doa tetap menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

Keselamatan dan kelancaran perjalanan sepenuhnya berada dalam kehendak Allah SWT.

Membiasakan membaca doa sebelum bepergian menjadikan perjalanan lebih tenang, bernilai ibadah, dan penuh harapan akan perlindungan Allah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar