Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Doa agar Terhindar dari Fitnah Akhir Zaman dan Dajjal

Kompas.com, 12 Juni 2026, 14:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Rasulullah SAW telah mengingatkan umat Islam bahwa menjelang datangnya hari kiamat akan muncul berbagai fitnah yang semakin berat dan kompleks.

Fitnah tersebut bukan hanya berupa tuduhan, kebohongan, atau informasi menyesatkan, melainkan segala bentuk ujian yang dapat menggoyahkan keimanan, akhlak, dan keteguhan seorang Muslim.

Dalam kehidupan modern, berbagai bentuk fitnah akhir zaman bahkan terasa semakin dekat. Arus informasi yang begitu cepat, kemudahan menyebarkan berita tanpa verifikasi, gaya hidup materialistis, hingga lunturnya nilai-nilai agama menjadi tantangan yang dihadapi umat Islam setiap hari.

Karena itu, Rasulullah SAW tidak hanya mengingatkan umatnya tentang tanda-tanda akhir zaman, tetapi juga mengajarkan berbagai doa yang dapat diamalkan sebagai bentuk perlindungan kepada Allah SWT.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Bersegeralah beramal saleh sebelum datang fitnah-fitnah seperti potongan malam yang gelap. Seseorang pada pagi hari beriman, lalu sore hari menjadi kafir. Atau sore hari beriman, lalu pagi hari menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan sedikit keuntungan dunia."

Hadis ini menunjukkan betapa dahsyatnya ujian yang akan dihadapi manusia menjelang akhir zaman.

Dikutip dari buku Sepuluh Peristiwa Besar Menjelang Kiamat Kubra karya Drs. Arsikum Almasyhudi, fitnah akhir zaman merupakan rangkaian ujian besar yang dapat menyeret manusia pada penyimpangan akidah, kerusakan moral, dan hilangnya pegangan hidup jika tidak dibentengi dengan iman yang kuat.

Lalu, doa apa saja yang dianjurkan untuk diamalkan?

Mengapa Umat Islam Perlu Memperbanyak Doa di Akhir Zaman?

Para ulama menjelaskan bahwa doa merupakan senjata orang beriman. Dalam berbagai kitab klasik dijelaskan bahwa ketika fitnah semakin meluas, kemampuan manusia untuk menghadapinya semakin terbatas.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa seorang Muslim dianjurkan memperbanyak doa perlindungan karena hati manusia dapat berubah dengan sangat cepat.

Oleh sebab itu, memohon keteguhan iman menjadi salah satu kebutuhan terbesar seorang mukmin.

Selain itu, dalam buku Setapak Akhir Zaman karya Thoriq Aziz Jayana dijelaskan bahwa perlindungan dari fitnah bukan hanya diperoleh melalui pengetahuan, tetapi juga melalui kedekatan spiritual kepada Allah SWT melalui doa, dzikir, dan amal saleh.

Baca juga: Doa Membasuh Wajah Saat Wudhu agar Bercahaya di Hari Kiamat

1. Doa Berlindung dari Fitnah Dajjal

Fitnah terbesar menjelang kiamat adalah kemunculan Dajjal. Rasulullah SAW bahkan memerintahkan umatnya untuk berlindung kepada Allah dari fitnah tersebut dalam setiap salat.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabil qabr, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal." (HR Muslim)

2. Doa Terhindar dari Musibah dan Kekacauan Zaman

Doa ini banyak diamalkan oleh ulama sebagai permohonan agar terhindar dari berbagai bencana, konflik, wabah, dan kerusakan sosial.

اللهـم ادفع عنا الغلاء والبلاء والوباء والفحشاء والمنكر والشيوف المختلفة والشدائد والمحن

Artinya: "Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bencana, wabah, kekejian, kemungkaran, peperangan, kesulitan dan berbagai ujian."

Doa ini relevan diamalkan ketika masyarakat menghadapi kondisi yang penuh ketidakpastian dan gejolak.

3. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

Doa yang sangat populer ini berasal dari Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 201.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka."

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, doa ini termasuk doa yang paling lengkap karena mencakup seluruh kebutuhan manusia, baik urusan dunia maupun akhirat.

Baca juga: Ilmuwan Jepang Prediksi Terjadinya Kiamat, Bumi Kehilangan Oksigen

4. Doa Agar Tidak Dihinakan pada Hari Kiamat

Doa Nabi Ibrahim AS yang diabadikan dalam Surah Asy-Syu'ara ayat 87-89.

وَلَا تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَ

Artinya: "Dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan."

Doa ini mengingatkan bahwa keselamatan terbesar bukan hanya keselamatan dunia, tetapi juga keselamatan pada hari pembalasan.

5. Doa Berlindung dari Kezaliman

Dalam Surah Al-Mu'minun ayat 94, Allah mengajarkan doa agar tidak termasuk golongan orang-orang zalim.

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِى فِى الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Artinya: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau jadikan aku termasuk kaum yang zalim."

Di tengah maraknya ketidakadilan dan penyimpangan moral, doa ini menjadi pengingat agar seorang Muslim tetap berada di jalan kebenaran.

6. Doa Memohon Dicatat Bersama Orang-Orang Saleh

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi atas kebenaran."

Doa ini menunjukkan pentingnya menjaga keimanan hingga akhir hayat.

7. Doa Nabi Yunus untuk Memohon Pertolongan

Doa Dzun Nun termasuk salah satu doa yang paling sering dianjurkan Rasulullah SAW.

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Artinya: "Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."

Menurut Imam Ibnul Qayyim dalam Al-Wabil Ash-Shayyib, doa ini mengandung unsur tauhid, pengakuan dosa, dan harapan pertolongan yang sangat besar.

8. Membaca 10 Ayat Pertama Surah Al-Kahfi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama Surah Al-Kahfi maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal." (HR Muslim)

Karena itu, membaca dan menghafalkan ayat-ayat awal Surah Al-Kahfi menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan menjelang akhir zaman.

9. Doa Memohon Keteguhan Hati

Salah satu doa yang paling sering dibaca Rasulullah SAW adalah:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi 'ala dinik.

Artinya: "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu." (HR Tirmidzi)

Dalam berbagai riwayat dijelaskan bahwa perubahan hati merupakan salah satu ujian terbesar menjelang akhir zaman.

Baca juga: Makna Uban dalam Islam: Pengingat Ajal dan Cahaya di Hari Kiamat

10. Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat dan Perlindungan dari Kesesatan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat dan aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat."

Di era banjir informasi, doa ini menjadi semakin relevan agar seseorang mampu membedakan antara ilmu yang membawa petunjuk dan informasi yang menyesatkan.

Cara Terbaik Menghadapi Fitnah Akhir Zaman

Para ulama menegaskan bahwa doa harus disertai dengan ikhtiar. Dalam kitab Fitnah Akhir Zaman karya Syekh Yusuf Al-Wabil dijelaskan bahwa benteng utama menghadapi fitnah adalah memperkuat tauhid, memperbanyak membaca Al-Qur'an, menjaga salat, memilih lingkungan yang baik, serta terus menuntut ilmu agama.

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa fitnah akhir zaman tidak selalu datang dalam bentuk yang menakutkan.

Terkadang ia hadir dalam bentuk yang tampak menarik, menguntungkan, bahkan menyenangkan sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya sedang diuji.

Karena itu, memperbanyak doa perlindungan, menjaga hubungan dengan Al-Qur'an, dan memperkuat keimanan menjadi bekal penting bagi setiap Muslim.

Pada akhirnya, doa-doa menghadapi fitnah akhir zaman bukan sekadar rangkaian bacaan yang diucapkan dengan lisan.

Doa-doa tersebut merupakan bentuk pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan dan hanya Allah SWT yang mampu menjaga hati, iman, dan keselamatan hamba-Nya di tengah berbagai ujian yang semakin berat menjelang datangnya hari kiamat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar