Editor
KOMPAS.com - Menghadapi perlakuan zalim merupakan ujian hidup yang bisa dialami siapa saja.
Dalam ajaran Islam, orang yang dizalimi dianjurkan untuk tetap bersabar, tidak membalas dengan kezaliman yang sama, serta memohon pertolongan kepada Allah SWT melalui doa.
Al-Qur'an juga mengajarkan bahwa Allah Maha Mendengar setiap doa hamba-Nya.
Baca juga: Doa Nabi Yunus Dibaca Saat Menghadapi Kesulitan, Lengkap Arab Latin Artinya
Karena itu, ketika menghadapi ketidakadilan, seorang Muslim dapat memohon perlindungan, kesabaran, pertolongan, hingga keputusan yang adil kepada Allah SWT.
Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Mu'min ayat 60 yang menegaskan perintah untuk berdoa kepada-Nya.
Baca juga: 7 Doa Harian Rasulullah yang Pendek dan Mudah Dihafal, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Mu'min ayat 60
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونِ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina'."
Dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari (2013) yang disusun Subdit Publikasi Dakwah dan HBI Direktorat Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, terdapat sejumlah doa yang dapat dipanjatkan ketika menghadapi kezaliman dan memohon keadilan kepada Allah SWT.
Berikut beberapa doa yang bersumber dari ayat-ayat Al-Qur'an dan dapat diamalkan ketika memohon pertolongan serta keadilan kepada Allah SWT.
رَبَّنَآ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Arab Latin: Rabbanā afrigh 'alainā ṣabraw wa ṡabbit aqdāmanā wanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn.
Artinya: "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kokohkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."
رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هٰذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيرًا
Arab Latin: Rabbanā akhrijnā min hāżihil-qaryatiẓ-ẓālimi ahluhā waj'al lanā mil ladunka waliyyaw waj'al lanā mil ladunka naṣīrā.
Artinya: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang penduduknya zalim. Berilah kami pelindung dari sisi-Mu, dan berilah kami penolong dari sisi-Mu."
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا
Arab Latin: Rabbighfir lī wa liwālidayya wa liman dakhala baitiya mu'minaw wa lil-mu'minīna wal-mu'mināti wa lā tazidiẓ-ẓālimīna illā tabārā.
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran."
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Arab Latin: Rabbanaghfir lanā wa li'ikhwānina allażīna sabaqūnā bil-īmāni wa lā taj'al fī qulūbinā ghillal lillażīna āmanū rabbanā innaka ra'ūfur raḥīm.
Artinya: "Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh, Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang."
رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Arab Latin: Rabbi innī a'ūdzu bika an as'alaka mā laisa lī bihī 'ilmun wa illā taghfir lī wa tarḥamnī akun minal-khāsirīn.
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu untuk memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakikatnya). Kalau Engkau tidak mengampuniku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang yang rugi."
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ
Arab Latin: Rabbanāftaḥ bainanā wa baina qauminā bil-ḥaqqi wa anta khairul-fātiḥīn.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah Pemberi keputusan terbaik."
Doa-doa tersebut mengandung permohonan agar Allah SWT memberikan kesabaran, perlindungan, pertolongan, ampunan, serta keputusan yang adil ketika seseorang menghadapi kezaliman.
Meski demikian, Islam juga mengajarkan agar seorang Muslim tetap mengedepankan kesabaran, menjauhi dendam, dan menyerahkan urusan keadilan kepada Allah SWT sembari terus berikhtiar melalui cara-cara yang dibenarkan.
Dengan memanjatkan doa disertai kesabaran dan usaha yang baik, seorang Muslim diharapkan memperoleh ketenangan hati sekaligus keyakinan bahwa Allah SWT adalah sebaik-baik penolong dan pemberi keadilan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang