Editor
KOMPAS.com - Setiap orang pasti pernah berada di titik di mana segalanya terasa berat, langkah terasa lambat, dan hati dipenuhi kecemasan akan masa depan.
Dalam kondisi penuh tekanan tersebut, sering kali kita lupa bahwa ada kekuatan besar yang bisa menjadi penolong sejati, yaitu doa kepada Allah SWT.
Doa bukan sekadar permintaan, melainkan bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa hanya Allah Sang Maha Pengatur yang mampu memudahkan jalan hamba-Nya.
Berikut adalah kumpulan doa yang diajarkan dalam Islam untuk memohon kemudahan dalam segala urusan, lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya:
Baca juga: Safar Bukan Bulan Sial, Ini 5 Doa yang Dianjurkan untuk Diamalkan
Doa ini dibaca Nabi Musa AS saat harus menghadapi Firaun agar diberi keberanian, kelancaran berbicara, dan kemudahan dalam menjalankan tugasnya.
Arab:
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Latin:
Robbisrohli sodri, wayassirli amri, wahlul 'uqdatammil lisani yafqohu qouli Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku”.
Rasulullah SAW mengajarkan doa ini agar hamba-Nya menyadari bahwa kemudahan hanya datang atas kehendak Allah.
Arab:
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Latin:
Allahumma la sahla illaa maa ja'altahu sahla, wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahla Artinya: "Ya Allah, tidak ada yang mudah kecuali apa yang Engkau mudahkan. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah".
Doa ini dipanjatkan oleh para pemuda Ashabul Kahfi saat mereka mencari perlindungan di dalam gua.
Arab:
رَبَّنَا ءَاتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
Latin: Robbanaa aatinaa minladunka rohmataw wahayya lanaa min amrinaa rosyada Artinya: “Wahai Tuhan kamu berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami”.
Doa ini dibaca Nabi Yunus saat berada di dalam perut ikan. Keutamaannya adalah, siapa pun muslim yang membacanya, Allah akan mengabulkan keinginannya.
Arab:
لَا اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ
Latin:
Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minadz dzaalimiinArtinya: "Tidak ada tuhan yang berhak disembah, selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim".
Doa ini berisi permohonan agar Allah memperbaiki segala urusan kita dan tidak membiarkan kita mengatur diri sendiri tanpa bantuan-Nya.
Arab:
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Latin:
Ya hayyu ya qayyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya'nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin abadan Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Maha Berdiri Sendiri... dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata...”.
Baca juga: Doa Nabi Zakariya Meminta Keturunan, Amalan Ikhtiar bagi Pejuang Garis Dua
Agar doa lebih berpeluang dikabulkan, Islam menganjurkan untuk memanfaatkan waktu-waktu istimewa, antara lain:
Menghidupkan doa dalam keseharian, baik saat sulit maupun lapang, akan memberikan ketenangan batin dan memperkuat iman. Doa adalah kekuatan spiritual yang mampu mengubah kesulitan menjadi kemudahan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang