Editor
KOMPAS.com - Shalat Dhuha merupakan shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yakni setelah matahari terbit hingga menjelang masuk waktu Dhuhur.
Setelah menunaikannya, umat Islam dapat melanjutkan dengan membaca doa dan memperbanyak dzikir sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Baca juga: Sholat Dhuha: Waktu, Niat, Tata Cara, Doa, dan Keutamaannya
Doa setelah sholat dhuha berisi permohonan kepada Allah SWT terkait rezeki, kemudahan, keberkahan, dan ampunan. Berikut bacaan doa setelah dhuha dalam tulisan Arab, Latin, beserta artinya.
اَللّٰهُمَّ إِنَّ الضَّحَآءَ ضَحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَــالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللّٰهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِي السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسَرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضَحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِيْ مَآ أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Baca juga: Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Allahumma innal dhaha'a dhaha'uka, wal-baha'a baha'uka, wal-jamaala jamaaluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrata qudratuka, wal-'ismaata 'ismaatuka. Allahumma in kaana rizqii fissamaaa'i fa'anzilhu, wa in kaana fil ardi fa'khrujhu, wa in kaana mu'siran fayiassirhu, wa in kaana haraaman fatahirhu, wa in kaana ba'idan faqarribhu, bihiqqi dhaha'ika wa baha'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika aatinii maa aatayta 'ibaadaka as-saalihiin.
Artinya: Wahai Tuhanku, sungguh dhuha ini adalah dhuha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu. Wahai Tuhanku, jika rejekiku berada di atas langit, maka turunkanlah; jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah; jika dipersulit, mudahkanlah; jika (tercampur tanpa sengaja dengan yang) haram, sucikanlah; jika jauh, dekatkanlah; dengan hak dhuha, keelokan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaanmu, datangkanlah kepadaku apa yang Engkau datangkan kepada para hamba-Mu yang salih.
Selain membaca doa setelah sholat dhuha, umat Islam dapat memperbanyak dzikir setelah menyelesaikan ibadah sunnah tersebut. Beberapa bacaan yang dapat diamalkan antara lain istighfar, shalawat, dan dzikir pagi hari.
Istighfar juga termasuk bacaan yang dapat diamalkan dalam dzikir pagi. Berikut bacaan singkat yang dapat dibaca:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astagh-firullah wa atuubu ilaih.
Artinya:“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”
Selain itu, bisa pula membaca Sayyidul Istighfar seperti berikut:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.
Latin: "Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'ala 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu. Abu-u laka bi ni'matika 'alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta."
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku juga aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, (tolong) ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.
Salah satu shalawat yang bisa diamalkan adalah Shalawat Nariyah, yaitu:
اللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ
Latin: Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman ‘alâ sayyidinâ Muhammadinil-ladzî tanhallu bihil-ʿuqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdhâ bihil-ḥawâ’iju wa tunâlu bihir-raghâ'ibu wa ḥusnul khawâtimi wa yustasqa-l-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa ‘alâ âlihi wa ṣaḥbihi fî kulli lamḥatin wa nafasin biʿadadi kulli maʿlûmin laka.
Arti: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan salam keselamatan penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau segala simpul terurai, segala kesusahan berakhir, segala hajat terpenuhi, segala keinginan tercapai, akhir kehidupan baik, dan rahmat pun tercurah. Limpahkan pula kepada keluarga dan sahabatnya di setiap detik dan hela nafas, sebanyak jumlah yang Engkau ketahui."
Amalan doa setelah sholat dhuha juga bisa dilanjutkan dengan dzikir pagi hari:
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلا اللَّهُ، وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابِ فِي الْقَبْرِ
Latin: Ashbahnaa wa ashbahal-mulku lillaah, walhamdu lillaah, laa ilaaha illallaah, wahdahuu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Rabbi as-aluka khaira maa fii haadzal-yaumi wa khaira maa ba'dahu, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzal-yaumi wa syarri maa ba'dahu. Rabbi a'uudzu bika minal-kasali wa suu-il-kibar. Rabbi a'uudzu bika min 'adzaabin fin-naari wa 'adzaabin fil-qabr.
Artinya: “Kami telah memasuki waktu pagi dan senatiasalah kekuasaan dan kerajaan itu milik Allah, segala puji bagi-Nya, tiada sesembahan selain Allah semata dan satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya. Allah lah yang memiliki segenap kekuasan dan hanya diri-Nya pula yang berhak segala pujian, dan Allah Maha Mampu atas segala sesuatu. Ya Allah tuhanku, aku meminta kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan setelahnya dan aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan kejahatan setelahnya. Wahai Tuha, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelasan di hari tua. Duhai Tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka dan siksaan kubur.”
Doa setelah sholat dhuha dapat dibaca setelah ibadah selesai maupun pada waktu pagi sebagai bagian dari aktivitas ibadah. Waktu pembacaan dapat disesuaikan dengan kebiasaan dan kesempatan masing-masing umat Muslim.
Doa setelah dhuha dapat dipanjatkan setelah mengucapkan salam sebagai penanda selesainya sholat. Setelah itu, umat Islam dapat melanjutkan dengan dzikir dan doa sesuai yang ingin diamalkan.
Sholat dhuha dikerjakan pada waktu pagi setelah matahari terbit dan terus berlangsung hingga menjelang waktu Dhuhur. Karena itu, doa dan dzikir dapat diamalkan pada waktu tersebut setelah menyelesaikan sholat dhuha.
Doa setelah sholat dhuha berisi berbagai permohonan yang berkaitan dengan kebutuhan seorang Muslim dalam menjalani kehidupan. Permohonan tersebut mencakup rezeki, keberkahan, serta ketenangan hati dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Bacaan doa setelah dhuha memuat permohonan agar rezeki yang berada di tempat yang jauh didekatkan dan yang sulit dimudahkan. Doa tersebut juga memohon agar rezeki yang diperoleh menjadi bersih dan baik.
Memohon keberkahan menjadi salah satu bagian dari doa yang dipanjatkan setelah sholat dhuha. Dengan doa tersebut, seorang Muslim memohon agar segala kebaikan yang diterima memberikan manfaat dalam kehidupannya.
Berdoa dan berdzikir setelah sholat dapat menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk kembali mengingat Allah SWT. Aktivitas tersebut dapat membantu menghadirkan ketenangan hati sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Selain membaca doa dan dzikir, terdapat amalan lain yang dapat dilakukan setelah sholat dhuha. Amalan tersebut dapat berupa membaca Al-Qur'an dan bersedekah sesuai kemampuan.
Membaca Al-Qur'an dapat dilakukan setelah menyelesaikan sholat dhuha sebagai bagian dari aktivitas ibadah pada pagi hari. Umat Islam dapat meluangkan waktu untuk membaca ayat-ayat Al-Qur'an sesuai kemampuan dan kesempatan.
Bersedekah juga dapat menjadi amalan pendukung setelah sholat dhuha. Sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan sebagai bentuk kepedulian dan amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Doa setelah sholat dhuha berisi permohonan kepada Allah SWT untuk memperoleh kemudahan, rezeki, keberkahan, dan ampunan. Setelah menunaikan sholat dhuha, umat Islam juga dapat memperbanyak istighfar, shalawat, dzikir pagi, membaca Al-Qur'an, dan bersedekah. Amalan tersebut dapat dilakukan sebagai bentuk ibadah dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Berbagai pertanyaan tentang doa setelah sholat dhuha berkaitan dengan bacaan, waktu membaca, hingga amalan yang dapat dilakukan setelahnya. Berikut jawaban singkat untuk membantu memahami doa dan dzikir setelah sholat dhuha.
Doa setelah sholat dhuha berisi permohonan rezeki, kemudahan, dan keberkahan dari Allah SWT.
Dibaca setelah selesai sholat dhuha, yaitu di waktu pagi setelah matahari naik.
Tidak wajib, boleh menggunakan bahasa sendiri selama berisi permohonan kepada Allah.
Di antaranya membuka pintu rezeki, menenangkan hati, dan mendatangkan keberkahan hidup.
Disunnahkan untuk memperbanyak dzikir seperti istighfar dan shalawat setelah sholat dhuha.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT