Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Bepergian dan Doa Saat Pulang Lengkap: Arab, Latin, serta Artinya

Kompas.com, 9 Oktober 2026, 23:09 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com - Kegiatan bepergian, baik untuk bekerja, belajar, bersilaturahmi, maupun beribadah, membutuhkan persiapan agar perjalanan berjalan lancar dan aman.

Selain menyiapkan kendaraan dan bekal, umat Islam dianjurkan membaca doa bepergian untuk memohon kemudahan, keselamatan, dan perlindungan Allah SWT.

Baca juga: Doa Bepergian Lengkap: Bacaan, Arti, dan Maknanya agar Perjalanan Aman

Bacaan Doa Bepergian Lengkap dan Artinya

Islam mengajarkan umatnya untuk mengawali perjalanan dengan mengingat Allah SWT.

Dilansir dari laman MUI, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, doa bepergian dibaca dengan mengucapkan takbir tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan doa perjalanan.

Baca juga: Bacaan Doa Bepergian Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

1. Membaca Takbir Tiga Kali

Sebelum membaca doa bepergian, Rasulullah SAW mengucapkan takbir sebanyak tiga kali dengan bacaan berikut:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.”

2. Doa Saat Berangkat Bepergian

Setelah membaca takbir, umat Islam dapat melanjutkan dengan doa bepergian berikut:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هٰذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ. اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَىٰ، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَىٰ. اللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ. اللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ. اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Artinya:

“Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah bagi kami jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman pendamping dalam perjalanan, dan penjaga keluarga yang kami tinggalkan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, serta kepulangan yang buruk pada harta dan keluarga.”

3. Doa Saat Pulang dari Bepergian

Ketika kembali dari perjalanan, Rasulullah SAW membaca doa yang sama seperti saat berangkat, kemudian menambahkan lafaz berikut di akhir doa:

آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Artinya: “Kami kembali, kami bertobat, kami tetap beribadah, dan kepada Tuhan kami, kami senantiasa memuji.”

Tambahan lafaz tersebut menjadi ungkapan syukur atas kesempatan untuk kembali dengan selamat. Doa ini juga mengingatkan umat Islam agar senantiasa bertobat, beribadah, dan memuji Allah SWT setelah menyelesaikan perjalanan.

Dalil Doa Bepergian dalam Hadis

Bacaan doa bepergian tersebut diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma. Dalam riwayat itu disebutkan bahwa ketika Rasulullah SAW telah berada di atas kendaraan untuk bepergian, beliau bertakbir tiga kali, lalu membaca doa perjalanan.

Ajaran ini menunjukkan pentingnya mengingat Allah SWT sejak awal perjalanan. Kendaraan dan sarana transportasi merupakan nikmat yang diberikan Allah, sedangkan manusia tidak akan mampu memanfaatkannya tanpa pertolongan-Nya.

Makna Doa Bepergian bagi Umat Islam

Doa bepergian bukan sekadar bacaan sebelum berangkat, melainkan juga berisi permohonan agar perjalanan membawa kebaikan dan terhindar dari berbagai kesulitan.

Memohon Kemudahan dan Keselamatan

Salah satu bagian doa tersebut berbunyi, “Allahumma hawwin ‘alaina safarana hadza”, yang bermakna permohonan agar perjalanan diringankan dan dimudahkan.

Melalui doa ini, umat Islam memohon kelancaran selama perjalanan, termasuk ketika menghadapi kelelahan, hambatan di jalan, kecelakaan, kehilangan barang, atau kejadian yang menyedihkan. Doa tersebut mencerminkan sikap tawakal, yakni menyerahkan keselamatan kepada Allah SWT sambil tetap melakukan persiapan dan berhati-hati selama perjalanan.

Memohon Perlindungan bagi Keluarga

Dalam doa bepergian, terdapat pula permohonan agar Allah SWT menjadi penjaga keluarga yang ditinggalkan di rumah. Bagian ini mengingatkan bahwa perlindungan Allah tidak hanya diharapkan bagi orang yang bepergian, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangannya.

Dengan membaca doa, seorang muslim dapat memulai perjalanan dengan hati yang lebih tenang. Ia tetap berikhtiar mempersiapkan perjalanan sekaligus bertawakal kepada Allah SWT.

Mensyukuri Kepulangan dengan Selamat

Lafaz tambahan yang dibaca ketika pulang, yaitu “Aibuna taibuna abiduna, lirabbina hamidun”, mengandung ungkapan kembali, bertobat, tetap beribadah, dan memuji Allah SWT.

Bacaan ini mengingatkan umat Islam bahwa kepulangan dengan selamat merupakan nikmat yang patut disyukuri. Perjalanan pun menjadi kesempatan untuk terus mengingat Allah, bukan hanya ketika hendak berangkat, tetapi juga setelah kembali ke rumah.

Kapan Doa Bepergian Dibaca?

Doa bepergian dibaca ketika hendak memulai perjalanan dengan kendaraan. Rasulullah SAW mencontohkan membaca takbir tiga kali setelah berada di atas kendaraan, kemudian melanjutkannya dengan doa perjalanan.

Saat pulang, doa yang sama dibaca dengan tambahan lafaz yang berisi ungkapan syukur dan pujian kepada Allah SWT. Kebiasaan ini dapat diterapkan ketika bepergian menggunakan mobil, kereta, pesawat, maupun sarana transportasi lainnya.

Selain membaca doa, umat Islam tetap perlu memastikan kendaraan dalam kondisi baik, mempersiapkan kebutuhan perjalanan, mematuhi aturan keselamatan, dan menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.

Membaca doa bepergian merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kemudahan dan perlindungan Allah SWT.

Persiapan yang matang perlu disertai sikap hati-hati serta tawakal selama berada di perjalanan.

Dengan membiasakan doa saat berangkat dan pulang, umat Islam diharapkan senantiasa mengingat Allah dan mensyukuri keselamatan yang diberikan-Nya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Apakah Doa Boleh Dinyanyikan? Ini Penjelasan Hukumnya serta Adab Berdoa
Apakah Doa Boleh Dinyanyikan? Ini Penjelasan Hukumnya serta Adab Berdoa
Doa dan Niat
Doa Bepergian dan Doa Saat Pulang Lengkap: Arab, Latin, serta Artinya
Doa Bepergian dan Doa Saat Pulang Lengkap: Arab, Latin, serta Artinya
Doa dan Niat
Tiga Kementerian Teken SEB Digitalisasi Layanan Haji untuk Perkuat Verifikasi dan Cegah Kecurangan Antrean
Tiga Kementerian Teken SEB Digitalisasi Layanan Haji untuk Perkuat Verifikasi dan Cegah Kecurangan Antrean
Aktual
Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus UMK
Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus UMK
Aktual
BPKH: Dana Haji untuk Biaya Berangkat dan Jemaah Masa Tunggu
BPKH: Dana Haji untuk Biaya Berangkat dan Jemaah Masa Tunggu
Aktual
Pemerintah Kaji Pengaturan Tarif Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji
Pemerintah Kaji Pengaturan Tarif Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji
Aktual
Kemenhaj Gandeng BKN, Perketat Seleksi untuk Tingkatkan Kualitas Petugas Haji
Kemenhaj Gandeng BKN, Perketat Seleksi untuk Tingkatkan Kualitas Petugas Haji
Aktual
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data untuk Cegah Kecurangan Antrean Haji
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data untuk Cegah Kecurangan Antrean Haji
Aktual
Menolak Meminjamkan Uang kepada Kerabat, Apakah Berdosa?
Menolak Meminjamkan Uang kepada Kerabat, Apakah Berdosa?
Aktual
Adab Menjaga Rahasia Orang Lain dalam Islam, Jangan Asal Membuka Aib
Adab Menjaga Rahasia Orang Lain dalam Islam, Jangan Asal Membuka Aib
Aktual
PBNU Perkuat Kerja Sama dengan Mesir, Ada 30 Beasiswa Penuh per Tahun
PBNU Perkuat Kerja Sama dengan Mesir, Ada 30 Beasiswa Penuh per Tahun
Aktual
Menhaj Sebut Punya Uang Saja Tak Cukup untuk Berangkat Haji
Menhaj Sebut Punya Uang Saja Tak Cukup untuk Berangkat Haji
Aktual
Doa Sholat Witir: Bacaan, Arti, dan Dzikir Setelahnya
Doa Sholat Witir: Bacaan, Arti, dan Dzikir Setelahnya
Doa dan Niat
Menag Terima Kaligrafi “Xin” dari KTT Konfusianisme ASEAN-Tiongkok, Apa Maknanya?
Menag Terima Kaligrafi “Xin” dari KTT Konfusianisme ASEAN-Tiongkok, Apa Maknanya?
Aktual
Khutbah Jumat Hari Ini: Bahaya Perundungan dalam Islam
Khutbah Jumat Hari Ini: Bahaya Perundungan dalam Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar