Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Contoh Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2025

Kompas.com, 27 Agustus 2025, 09:51 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Kemenag

KOMPAS.com - Maulid Nabi Muhammad SAW akan segera diperingati pada Jumat, 5 September 2025.

Bagi Anda yang mendapat tugas untuk mengisi pidato pada peringatan Kelahiran Rasulullah SAW ini, berikut ini adalah contoh pidato Maulid Nabi yang dikutip dari tulisan Alhafiz Kurniawan yang diunggah di website Kemenag:

Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillah, puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya kepada kita semua.

Baca juga: CFD Mawlid Funwalk, Menag Ajak Sambut Maulid dengan Toleransi

Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Pada hari yang penuh keberkahan ini kita berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, hari kelahiran seorang manusia agung, pembawa risalah Islam, pembimbing umat dari zaman kegelapan menuju cahaya kebenaran.

Sebagaimana kita ketahui, Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal, tahun 571 Masehi, bertepatan dengan tahun yang dikenal sebagai Tahun Gajah. Allah memilih hari Senin sebagai waktu kelahiran beliau, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits:

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ, وَبُعِثْتُ فِيهِ, أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

"Itulah (hari Senin) hari aku dilahirkan, hari aku diutus, dan hari wahyu diturunkan kepadaku." (HR. Muslim)

Hadirin rahimakumullah,

Para ulama telah menyingkap hikmah mengapa Allah memilih hari Senin di bulan Rabiul Awwal sebagai waktu kelahiran Nabi.

Jalaluddin As-Suyuthi dalam Husnul Maqshid fi Amalil Mawlid mengutip Ibnul Haj Al-Abdari bahwa terdapat empat hikmah di balik kelahiran Nabi pada waktu tersebut:

1. Hari Senin adalah hari penciptaan pohon – simbol rezeki, kehidupan, dan kebahagiaan manusia.

2. Kata "Rabi" berarti musim semi – membawa isyarat optimisme dan harapan baik.

3. Musim semi adalah musim terbaik dan paling adil – sebagaimana syariat Nabi Muhammad SAW yang penuh keadilan dan keseimbangan.

4. Allah ingin memuliakan waktu kelahiran beliau – agar jelas bahwa kemuliaan Nabi Muhammad SAW bukan karena waktunya, melainkan karena pribadi beliau yang suci.

Dari sini kita dapat mengambil pelajaran bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan juga tanda kebangkitan akhlak mulia dan nilai-nilai kemanusiaan.

Hadirin yang saya hormati,

Memperingati Maulid Nabi bukan hanya sekadar seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih sayang, jujur, amanah, dan peduli kepada umat. Beliau adalah teladan terbaik sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ahzab ayat 21:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu..."

Maka dari itu, mari kita jadikan momentum Maulid ini untuk memperkuat cinta kepada Rasulullah, memperbaiki akhlak, meningkatkan ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara kita.

Baca juga: Makna dan Waktu Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025

Penutup

Demikianlah yang dapat saya sampaikan. Semoga peringatan Maulid Nabi ini menambah keimanan kita, memperkuat semangat kebersamaan, dan menjadikan kita umat yang semakin mencintai Rasulullah dengan meneladani akhlak mulianya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar