Editor
KOMPAS.com - Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum menjadi kalimat yang kerap terdengar saat Hari Raya Idul Fitri.
Ungkapan ini disampaikan antar sesama Muslim sebagai bentuk doa setelah menjalankan ibadah Ramadhan.
Meski sering diucapkan, tidak semua orang memahami arti dan cara menjawabnya dengan tepat.
Baca juga: Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafakumullah: Makna, Tulisan Arab, dan Cara Pakainya
Ucapan ini ternyata memiliki makna yang mengandung doa.
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
Arab latin: taqabbalallahu minna wa minkum
Artinya: Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua.
Selain itu, ucapan yang juga populer adalah:
مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْن
Arab latin: Minal aidin wal faizin
Artinya: semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (fitrah) dan menang.
Berikut beberapa variasi ucapan yang umum digunakan:
1. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
Artinya: Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian, semoga puasa kita diterima
2. Taqabbalallahu minna wa minkum, Kullu ‘amin wa antum bikhair
Artinya: Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian, semoga setiap tahun kita dalam kebaikan
3 “Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.”
Artinya: Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian, wahai Yang Maha Mulia, terimalah. Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali, menang, dan diterima amalnya, serta selalu dalam kebaikan setiap tahun.
Ucapan ini dapat dijawab dengan beberapa cara:
ucapan taqabbalallahu minna wa minkum bisa dibalas dengan ucapan serupa. Hal ini sebagaimana riwayat Habib bin Umar Al Anshari.
Ayahnya bercerita kepadanya bahwa beliau bertemu dengan Watsilah radhiallahu ‘anhu ketika hari raya, maka ketika ia mengucapkan kepada Watsilah, “Taqabbalallahu minna wa minkum,” Watsilah menjawab, “Taqabbalallahu minna wa minkum.” (HR. Ad-Daruquthni dalam Mu’jam Al Kabir)
Kita juga bisa memberi jawaban berikut:
“Minna waminkum taqobbal ya karim”
Artinya: “Ya Allah Yang Maha Mulia terimalah amal kami dan kamu.”
Atau menggunakan versi panjang:
“Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.”
Artinya: “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kamu. Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah. Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali, menang, dan diterima amalnya, serta selalu dalam kebaikan setiap tahun.”
Salah satu jawaban singkat yang bisa diucapkan adalah “Aamiin.” Jawaban ini bertujuan untuk mengamini seluruh doa baik yang diucapkan.
Ucapan ini telah menjadi tradisi sejak masa sahabat Nabi Muhammad SAW. Dalam Kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al Asqalani, disebutkan bahwa para sahabat saling mengucapkan kalimat tersebut saat hari raya.
Artinya: “Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah SAW berjumpa dengan hari ‘ied (Idul Fitri atau Idul Adha, pen), satu sama lain saling mengucapkan, taqobbalallahu minna wa minkum.”
Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga doa yang mengandung makna mendalam.
Dengan memahami arti dan jawabannya, umat Islam dapat saling mendoakan dengan lebih tepat saat Idul Fitri. Hal ini sekaligus memperkuat makna silaturahmi dan kebersamaan di hari raya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul "Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Jawabannya Saat Lebaran".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang