Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keutamaan Puasa Ramadhan Menurut Alquran dan Hadis

Kompas.com, 14 Januari 2026, 07:11 WIB
Khairina

Editor

Sumber Islamweb

KOMPAS.com-Puasa Ramadhan memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam karena mengandung keutamaan dan balasan mulia yang Allah tetapkan bagi hamba-hamba-Nya.

Allah Subhânahu wata‘âlâ mewajibkan puasa selama satu bulan penuh setiap tahun sebagai sarana penyucian jiwa dan pembentukan ketakwaan.

Kewajiban puasa Ramadhan tidak hanya berlaku bagi umat Nabi Muhammad SAW, tetapi juga telah diwajibkan kepada umat-umat terdahulu.

Allah Subhânahu wata‘âlâ berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183).

Baca juga: Ramadhan 2026 Pertengahan Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Puasa

Apa Itu Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan ibadah pokok dalam Islam yang menjadi salah satu rukun yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim.

Pengertian Puasa

Puasa secara bahasa berarti menahan diri, sedangkan secara istilah syariat dimaknai sebagai menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat karena Allah.

Hukum Puasa dalam Islam

Puasa Ramadhan berstatus wajib bagi setiap muslim dan muslimah yang baligh, berakal, sehat, serta tidak memiliki uzur syar’i sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dan Sunnah.

Dalil Keutamaan Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan memiliki dasar syariat yang kuat dan tegas dalam Alquran dan hadis Nabi Muhammad SAW.

Ayat Alquran tentang Puasa Ramadhan

Allah Subhânahu wata‘âlâ berfirman, “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang hak dan yang batil” (QS. Al-Baqarah: 185).

Ayat tersebut menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya bulan puasa, tetapi juga bulan turunnya petunjuk bagi seluruh umat manusia.

Hadis Nabi tentang Keutamaan Puasa

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits shahih lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Kalender Ramadhan 2026: Tanggal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah 1447 H

Hikmah dan Manfaat Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan mengajarkan pengendalian diri sebagai fondasi utama dalam membentuk ketakwaan seorang muslim.

Menahan lapar dan dahaga melatih kesabaran serta memperkuat kemampuan mengendalikan hawa nafsu.

Puasa juga membersihkan jiwa dari kecenderungan maksiat dan menumbuhkan kesadaran spiritual yang lebih mendalam.

Dari sisi sosial, puasa menumbuhkan empati terhadap sesama, terutama kepada mereka yang hidup dalam kekurangan.

Keutamaan Amalan di Bulan Ramadhan

Setiap amal kebaikan di bulan Ramadhan memiliki nilai pahala yang dilipatgandakan dibanding bulan lainnya.

Hadits riwayat Salman Al-Farisi RA menjelaskan bahwa amalan sunnah di bulan Ramadhan bernilai seperti amalan wajib di luar Ramadhan.

Amalan wajib yang dilakukan di bulan Ramadhan bahkan dilipatgandakan pahalanya hingga tujuh puluh kali lipat.

Sedekah menjadi amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan” (HR. At-Tirmidzi).

Baca juga: Kapan Hari Pertama Puasa 2026? Ini Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Keistimewaan Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan

Ramadhan memiliki satu malam istimewa yang dikenal sebagai lailatul qadar.

Allah Subhânahu wata‘âlâ berfirman, “Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan” (QS. Al-Qadr: 3).

Para ulama menjelaskan bahwa ibadah pada malam tersebut lebih utama daripada ibadah selama lebih dari delapan puluh tahun.

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menghidupkan lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Ramadhan sebagai Bulan Ampunan dan Rahmat

Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh ampunan karena Allah membuka pintu taubat seluas-luasnya bagi hamba-Nya.

Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat memohonkan ampun bagi orang-orang yang berpuasa sampai mereka berbuka” (HR. Ahmad).

Doa para malaikat menjadi sebab turunnya ampunan karena mereka adalah makhluk yang suci dan selalu taat kepada Allah.

Ramadhan juga menjadi bulan rahmat dan pembebasan dari api neraka bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh beribadah.

Baca juga: 5 Waktu yang Dilarang untuk Puasa Sunnah dalam Islam

Ramadhan sebagai Momentum Perubahan Diri

Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum penting untuk membentuk ketakwaan yang lebih matang.

Setiap ibadah yang dilakukan di bulan ini menjadi sarana membersihkan hati dan memperbaiki diri.

Kesempatan meraih ampunan, rahmat, dan pembebasan dari api neraka terbuka luas bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh.

Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah dan menjadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih diridhai-Nya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Aktual
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Aktual
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar