Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suhu Arab Saudi Anjlok hingga -3 Derajat, Embun Beku Selimuti Wilayah Perbatasan Utara

Kompas.com, 23 Januari 2026, 19:43 WIB
Khairina

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com-Wilayah Perbatasan Utara Arab Saudi mengalami gelombang udara dingin ekstrem setelah suhu di sejumlah kota anjlok hingga di bawah nol derajat Celsius.

Pusat Meteorologi Nasional (National Center for Meteorology/NCM) pada Rabu (21/1/2026) melaporkan Provinsi Turaif mencatat suhu terendah di seluruh Arab Saudi dengan angka mencapai minus 3 derajat Celsius.

Dilansir Arab News, penurunan suhu tersebut memicu munculnya embun beku yang menyelimuti kawasan Turaif sejak pagi hari.

Baca juga: Gelombang Dingin dan Al-Azeerq Melanda Arab Saudi, Warga Diminta Waspada

Pemerintah Wilayah Perbatasan Utara menyatakan Provinsi Al-Turaif menjadi wilayah terdingin di Arab Saudi setelah suhu turun hingga minus 3 derajat Celsius.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui platform X bersamaan dengan unggahan foto-foto embun beku yang menutupi dataran dan area sekitar.

Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengambil langkah pencegahan, serta mengikuti pembaruan cuaca dari instansi resmi.

Baca juga: Gelombang Udara Dingin Landa Arab Saudi, Suhu Turun hingga Minus 1 Derajat

Seorang warga Wilayah Perbatasan Utara, Muhammed Yousuf, mengatakan NCM sebelumnya telah memperkirakan gelombang udara dingin melanda wilayah utara hingga akhir pekan.

Ia menyebut warga telah bersiaga dan melakukan langkah antisipatif sejak peringatan cuaca dikeluarkan.

Muhammed Yousuf menuturkan embun beku yang menyelimuti Provinsi Turaif menarik perhatian warga untuk keluar rumah menyaksikan hamparan putih di dataran luas dan pegunungan.

Warga menikmati udara dingin tersebut dengan mengenakan pakaian musim dingin tebal sambil merasakan hembusan angin es.

Baca juga: Salju Turun di Arab Saudi, Otoritas Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, Pusat Meteorologi Nasional telah mengeluarkan peringatan terkait gelombang udara dingin di Turaif dan Wilayah Perbatasan Utara akibat penurunan suhu yang tajam.

Dalam prakiraan terbarunya pada Rabu, NCM menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Arab Saudi mulai Jumat hingga Minggu.

Hujan tersebut diperkirakan disertai angin kencang dengan kecepatan mencapai 60 kilometer per jam atau lebih, serta potensi hujan es dan banjir bandang di beberapa daerah.

Kabut juga diprakirakan terbentuk di wilayah Jazan dan Aseer seiring perubahan kondisi cuaca.

Selain wilayah utara, cuaca dingin hingga sangat dingin diperkirakan melanda wilayah Tabuk, Al-Jouf, dan Hail.

Baca juga: Salju Turun di Arab Saudi, Jabal Al Lawz Berubah Jadi Negeri Musim Dingin

Embun beku diprediksi terus terbentuk di wilayah utara, sementara suhu menurun disertai angin kencang yang mengangkat debu di wilayah Qassim, Riyadh, Provinsi Timur, dan Najran.

Kondisi angin tersebut diperkirakan meluas hingga bagian timur dataran tinggi barat daya serta mencakup sebagian wilayah Makkah dan Madinah.

Data Pusat Meteorologi Nasional mencatat suhu minimum pada Rabu meliputi Turaif minus 3 derajat Celsius, Al Qurayat minus 2 derajat Celsius, Arar minus 1 derajat Celsius, Sakaka 1 derajat Celsius, Hail 2 derajat Celsius, dan Tabuk 3 derajat Celsius.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar