Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Libur Lebaran 2026 Kalender Pendidikan Jawa Timur, Sekolah Jeda Panjang di Maret

Kompas.com, 3 Februari 2026, 13:15 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Kabar yang paling ditunggu orangtua dan siswa di Jawa Timur akhirnya jelas di dokumen resmi.

Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026 yang diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sudah mengatur rinci pola libur Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H.

Di dalam dokumen itu, bukan hanya tanggal merah nasional yang diikuti, tetapi juga ada pengaturan khusus libur sekolah di sekitar Lebaran. Inilah yang membuat Maret 2026 menjadi periode libur terpanjang di semester genap.

Baca juga: Jadwal Libur Lebaran 2026 Kalender Pendidikan Jawa Tengah, Sekolah Libur Panjang Maret Ini

Libur Awal Ramadhan Sudah Disiapkan

Pada Pasal 12 tertulis jelas:

"Kegiatan permulaan puasa ditetapkan 2 hari sebelum Ramadhan dan 2 hari awal Ramadhan".

Artinya, bahkan sebelum Lebaran tiba, sekolah sudah memberi ruang penyesuaian aktivitas belajar sejak awal bulan puasa.

Hari-hari ini diisi dengan pembelajaran mandiri di rumah, tempat ibadah, dan lingkungan masyarakat sesuai penugasan sekolah.

Pola Libur Idul Fitri yang Bikin Panjang

Yang paling menarik ada di ayat berikutnya:

"Hari libur Idul Fitri ditetapkan 6 hari setelah hari besar dan bersamaan dengan cuti bersama pada awal Syawal."

Ini kunci kenapa libur sekolah Lebaran di Jatim sangat panjang.

Jika merujuk tabel kalender pada Maret 2026 (halaman tabel warna), terlihat jelas penanda:

  • LHB (Libur Hari Besar) 20–21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 H
  • LHR (Libur Sekitar Hari Raya) beberapa hari sebelum dan sesudah
  • CB (Cuti Bersama) mengapit periode tersebut
  • Nyepi 19 Maret 2026 ikut beririsan

Rangkaian ini membuat sekolah praktis berhenti cukup lama.

Baca juga: Cek Jadwal Libur Lebaran 2026 di Kalender Pendidikan DKI Jakarta

Jika Dirangkai Tanggalnya

Berdasarkan penanda kalender:

  • 17–18 Maret 2026: Libur sekitar Hari Raya
  • 19 Maret 2026: Nyepi (libur nasional)
  • 20–21 Maret 2026: Idul Fitri
  • 22–27 Maret 2026: Libur sekitar Hari Raya + cuti bersama

Belum termasuk libur awal Ramadhan di akhir Februari/awal Maret.

Totalnya, siswa bisa menikmati hampir dua pekan tanpa kegiatan belajar efektif.

Kenapa Kalender Jatim Detail Mengatur Ini?

Karena kalender ini bukan sekadar mengikuti tanggal merah, tetapi memang mengatur ritme belajar selama Ramadhan:

- Jam pelajaran bisa disesuaikan

- Hari efektif bisa menjadi fakultatif

- Sekolah dianjurkan mengisi Ramadhan dengan kegiatan peningkatan iman dan karakter

Jadi bukan sekadar libur, tapi penataan kegiatan pendidikan selama bulan suci.

Jadi Pegangan Orangtua untuk Mudik

Bagi keluarga di Jawa Timur, kepastian ini sangat membantu:

  • Bisa pesan tiket mudik jauh hari
  • Tidak khawatir anak ketinggalan pelajaran
  • Tahu kapan sekolah benar-benar aktif kembali setelah Lebaran

Baca juga: Libur Lebaran 2026 di Kalender Pendidikan Jawa Barat, Cek Jadwalnya

Karena semua ini tertulis langsung dalam keputusan resmi Kepala Dinas Pendidikan Jatim, kalender ini menjadi pedoman wajib semua satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB di provinsi tersebut.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar