Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenag Siapkan 20 Program Joyful Ramadhan, Hadirkan Suasana Bulan Suci yang Lebih Semarak

Kompas.com, 10 Februari 2026, 16:21 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kementerian Agama menyiapkan 20 program keagamaan, pendidikan, sosial, dan ketahanan keluarga untuk mengisi bulan suci Ramadhan 2026 melalui agenda bertajuk Joyful Ramadhan.

Rangkaian program ini dirancang sebagai program berdampak yang menyentuh langsung kebutuhan umat selama bulan suci Ramadhan.

Pemerintah menempatkan Ramadhan sebagai momentum penguatan nilai keislaman sekaligus pelayanan publik keagamaan yang inklusif.

Seluruh kegiatan dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag dan dilaksanakan di berbagai daerah.

Baca juga: Kemenag Hadirkan Program Joyful Ramadhan untuk Perkuat Harmoni Sosial dan Kebangsaan

Joyful Ramadhan: Tema dan Arah Program

Dilansir dari Antara, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad mengatakan tema Joyful Ramadhan mencerminkan semangat Ramadhan yang penuh kegembiraan dan keberkahan.

“Tema Joyful Ramadan diusung sebagai refleksi semangat Ramadhan yang penuh kegembiraan, keberkahan, dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menurut dia, Joyful Ramadhan menjadi agenda strategis Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dalam mengoptimalkan peran layanan keagamaan selama bulan suci.

Baca juga: Jelang Ramadhan 2026, Kemenag Latih Kreator dan Influencer Muda Soal Pengamatan Hilal

Rangkaian Program Awal Joyful Ramadhan

Program pertama adalah Tahrib Ramadhan yang telah digelar pada Minggu (8/2/2026) di Jakarta.

Kegiatan ini menjadi pintu pembuka untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan dan diinisiasi oleh Ditjen Bimas Islam Kemenag.

Program kedua, Indonesia Berdaya Ramadhan, merupakan kolaborasi Kementerian Agama bersama Kemenko PM dan Majelis Ulama Indonesia.

Program ini bertujuan mengoptimalkan pemberdayaan dana umat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kemiskinan ekstrem.

Program ketiga, Future Leaders of Masjid, diarahkan untuk menyiapkan generasi penerus masjid yang mampu berkontribusi, berinovasi, dan menjaga keberlanjutan peran masjid sebagai pusat peradaban umat.

Program Edukasi, Keluarga, dan Generasi Muda

Program keempat adalah Sakinah Funwalk yang digelar di Simpang Lima, Semarang.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai keharmonisan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran pencatatan pernikahan melalui aktivitas olahraga ringan.

Kelima, Hilal Observation Coaching, yang menjadi forum edukasi ilmu falak bagi generasi muda. Keenam, Qari Goes to Campus, menghadirkan para juara MTQ untuk berbagi inspirasi, motivasi, dan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan perguruan tinggi.

Program Lanjutan Sepanjang Ramadhan

Selain itu, Joyful Ramadhan juga diisi dengan berbagai agenda lain, antara lain Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan, Move for Sakinah Maslahat, TerasZawa, Ekspedisi Masjid Indonesia, Semesta Ramadhan Ibu Kota Negara, Pengiriman Dai ke wilayah 3T, Halal Goes to Campus, Shalat Tarawih Keliling, serta Ruang Dakwah bersama Menteri Kabinet Merah Putih.

Rangkaian kegiatan juga mencakup Takbir Akbar dan Shalat Idul Fitri, Indonesia Berzakat, Festival Ramadhan PLKI, hingga Islamic Wedding Expo sebagai penutup.

Optimalkan Layanan Keagamaan Selama Ramadhan

Abu Rokhmad menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting bagi Bimas Islam untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan layanan keagamaan selama Ramadan mudah diakses, responsif, dan memberi manfaat nyata, mulai dari bimbingan ibadah, konsultasi keluarga, hingga edukasi zakat, wakaf, dan filantropi Islam,” ujarnya.

Melalui Joyful Ramadhan, Kementerian Agama berharap penguatan spiritual, sosial, dan ketahanan keluarga dapat berjalan seiring selama bulan suci.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar