Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istiqlal Siapkan 10 Ribu Porsi Buka Puasa Selama Ramadhan, Ini Tipsnya

Kompas.com, 20 Februari 2026, 15:33 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ramadan 1447 Hijriah kembali menghadirkan suasana hangat di Masjid Istiqlal.

Masjid terbesar di Asia Tenggara itu menyiapkan hingga 10.000 porsi makanan berbuka setiap hari bagi jemaah yang datang dari berbagai daerah.

Program ini menjadi agenda rutin tahunan yang selalu dipadati masyarakat. Tidak hanya warga Jakarta, jemaah dari luar kota bahkan luar Pulau Jawa turut meramaikan suasana berbuka di masjid yang berdiri megah di pusat ibu kota tersebut.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kota Bandung Hari Ini, Jumat 20 Februari 2026

10 Ribu Porsi per Hari, Akhir Pekan Bisa Tembus 10 Ribu Jemaah

Menteri Agama yang juga Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa kegiatan buka puasa ini terbuka untuk semua kalangan.

“Kegiatan buka puasa di Istiqlal berlangsung rutin. Pada akhir pekan, jumlah jamaah yang berbuka puasa bisa mencapai 7.000–10.000 orang, sedangkan hari biasa sekitar 4.000–5.000 orang. Semuanya kami layani dengan nasi boks,” kata Nasaruddin, dilansir dari Antara, Jumat (20/2/2026).

Ia juga menekankan bahwa Istiqlal ingin menjadi ruang kebersamaan lintas latar belakang.

“Istiqlal siap menjadi rumah bagi seluruh umat beragama selama Ramadhan, tidak hanya bagi kaum Muslim,” ujarnya.

Komitmen itu tampak dari penyediaan fasilitas ramah disabilitas, mulai dari lift, toilet khusus, hingga pengaturan area berbuka dan sahur.

Tradisi berbagi makanan berbuka ini tidak hanya soal konsumsi, melainkan simbol kepedulian sosial yang menjadi ruh bulan suci.

Baca juga: Ramadhan 1447 H, Menag Ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan

Lebih dari Sekadar Makan Gratis

Tradisi memberi makan orang yang berpuasa memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda,

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa tersebut.” (HR Tirmidzi).

Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman:

Wa yuth‘imunath-tha‘aama ‘alaa hubbihii miskiinan wa yatiiman wa asiiraa

Artinya: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8)

Dalam buku Fiqh Puasa karya Wahbah az-Zuhaili dijelaskan, memberi makan saat berbuka termasuk amalan sosial yang sangat dianjurkan karena menguatkan solidaritas umat dan menumbuhkan empati. Praktik inilah yang coba dihidupkan Istiqlal setiap Ramadan.

Aktivitas Ramadan yang Padat

Selain buka puasa bersama, Istiqlal juga menyelenggarakan khataman Al Quran dari pagi hingga malam.

Kegiatan edukatif seperti kursus bahasa asing, Inggris, Mandarin, Arab, Persia, Prancis, hingga bahasa Indonesia untuk penutur asing tetap berjalan dan terbuka gratis untuk publik.

Atmosfer religius berpadu dengan semangat intelektual menjadikan Ramadan di Istiqlal terasa berbeda. Inilah daya tarik yang membuat banyak orang penasaran untuk datang langsung.

Baca juga: Aturan Buka Puasa di Transjakarta, KRL, MRT, dan LRT Ramadhan 2026

Cara Ikut Buka Puasa Bersama di Istiqlal

Bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman berbuka di Istiqlal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Datang lebih awal menjadi kunci utama. Jemaah disarankan hadir setelah salat Ashar agar mendapat tempat yang nyaman.

Menjelang Magrib, panitia akan membagikan takjil dan nasi kotak secara tertib melalui jalur antrean terpisah antara pria dan wanita.

Tidak ada sistem pendaftaran daring. Siapa pun bisa langsung datang dan mengikuti arahan petugas.

Namun, pada akhir pekan jumlah pengunjung membludak sehingga kedatangan lebih cepat sangat dianjurkan.

Jemaah juga diimbau mengenakan pakaian sopan, membawa perlengkapan ibadah pribadi, menjaga kebersihan, serta mematuhi tata tertib masjid.

Mengingat ribuan orang hadir setiap hari, kedisiplinan menjadi kunci agar semua terlayani dengan baik.

Baca juga: Ide Menu Takjil Kekinian dan Paling Dicari Cocok untuk Buka Puasa

Tips agar Lebih Nyaman

Menggunakan transportasi umum dapat membantu menghindari kemacetan di sekitar kawasan Istiqlal.

Barang bawaan sebaiknya dibawa secukupnya agar tidak menyulitkan saat antre. Jika membawa anak-anak atau lansia, pastikan selalu dalam pengawasan.

Berbuka di Istiqlal bukan sekadar tentang menikmati hidangan gratis. Di tengah ribuan orang yang menanti azan Magrib, ada rasa kebersamaan yang sulit digambarkan dengan kata-kata.

Suasana hening yang berubah menjadi syukur kolektif saat azan berkumandang menjadi pengalaman spiritual yang membekas.

Ramadan selalu menghadirkan cerita. Dan di Istiqlal, cerita itu hadir dalam ribuan kotak nasi yang dibagikan dengan senyum, doa, dan harapan agar ibadah puasa tahun ini semakin bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar