Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surat Al-Qadr: Bacaan, Tafsir, dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan

Kompas.com, 13 Maret 2026, 11:45 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu momen paling istimewa dalam bulan suci Ramadhan bagi umat Islam.

Malam ini diyakini memiliki keutamaan besar karena nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Dilansir dari Antara, keistimewaan malam Lailatul Qadar dijelaskan secara khusus dalam Al-Qur’an melalui Surat Al-Qadr.

Surat Al-Qadr menjadi salah satu surat yang sering dibaca saat shalat Tarawih pada akhir Ramadhan.

Baca juga: Doa Setelah Sholat Malam Lailatul Qadar: Arab, Latin, dan Artinya

Surat ini termasuk golongan Makkiyah karena diturunkan di Mekkah dan merupakan surat ke-97 dalam Al-Qur’an.

Surat Al-Qadr terdiri dari lima ayat yang menjelaskan kemuliaan malam Lailatul Qadar serta peristiwa turunnya Al-Qur’an.

Baca juga: 3 Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar, Jatuh pada Malam Ganjil di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Bacaan Surat Al-Qadr Arab, Latin, dan Artinya

Berikut bacaan lengkap Surat Al-Qadr beserta latin dan artinya.

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١

innâ anzalnâhu fî lailatil-qadr

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar.

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢

wa mâ adrâka mâ lailatul-qadr

Artinya: Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣

lailatul-qadri khairum min alfi syahr

Artinya: Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤

tanazzalul-malâ'ikatu war-rûḫu fîhâ bi'idzni rabbihim, ming kulli amr

Artinya: Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.

سَلٰمٌ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ٥

salâmun hiya ḥattâ maṭla‘il-fajr

Artinya: Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.

Tafsir Surat Al-Qadr

Dikutip dari laman Kemenag Provinsi Sulawesi Utara, ahli tafsir Indonesia M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa Surat Al-Qadr ayat 2–3 menggambarkan kemuliaan malam Lailatul Qadar yang tidak dapat dijelaskan sepenuhnya dengan kata-kata.

Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan bahwa manusia tidak akan mampu memahami secara keseluruhan keagungan malam tersebut. Lailatul Qadar digambarkan sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Para ulama juga memiliki beberapa penafsiran mengenai makna Lailatul Qadar. Sebagian menyebut malam tersebut sebagai waktu ketika Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Ada pula yang menafsirkan Lailatul Qadar sebagai malam penetapan takdir Allah SWT bagi perjalanan hidup makhluk selama satu tahun.

Malam Lailatul Qadar dimuliakan karena menjadi waktu turunnya Al-Qur’an. Pada malam itu, para malaikat turun ke bumi dengan membawa rahmat dan ketentuan dari Allah SWT.

Dalam penjelasan lain disebutkan bahwa pada malam tersebut malaikat Jibril turun bersama para malaikat atas izin Allah untuk mengatur berbagai urusan kehidupan manusia.

Namun disebutkan pula bahwa terdapat beberapa golongan yang tidak memperoleh ampunan pada malam tersebut, yaitu pecandu minuman keras, orang yang durhaka kepada orang tua, orang yang memutus hubungan persaudaraan, serta orang yang memelihara permusuhan.

Keutamaan Surat Al-Qadr

Surat Al-Qadr memiliki keterkaitan erat dengan keutamaan malam Lailatul Qadar. Surat ini sering dibaca saat shalat Tarawih, khususnya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Meski demikian, tidak ada keistimewaan khusus dalam membaca surat ini dibandingkan surat lain dalam Al-Qur’an.

Namun, memahami isi Surat Al-Qadr dapat memberikan sejumlah pelajaran penting bagi umat Islam.

1. Mengetahui Kemuliaan Malam Lailatul Qadar

Surat Al-Qadr menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar memiliki kemuliaan yang sangat besar, bahkan nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

2. Mengingat Peristiwa Turunnya Al-Qur’an

Surat ini juga menjadi pengingat tentang peristiwa Nuzulul Quran, yaitu saat wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.

Peristiwa tersebut menjadi awal turunnya Al-Qur’an secara bertahap sebagai pedoman hidup bagi umat manusia.

3. Kemuliaan Masuk Surga Tanpa Hisab

Rasullah SAW bersabda mengenai keutamaan surat Al-Qadr bahwa:

“Barangsiapa membaca surah Al Qadr 1 kali selepas berwudhu, Allah SWT memberi pahala untuknya seperti beribadah selama 50 tahun. Sekiranya ia membaca 2 kali, pahalanya ialah seperti pahala yang diberi kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa a.s. Sekiranya ia membaca 3 kali, ganjarannya ialah dibuka semua pintu-pintu surga dan boleh memilih pintu yang mana ia ingin masuk dengan tanpa dihisab dan diazab."

4. Mendapatkan Rahmat Malaikat

Malam Lailatul Qadar juga ditandai dengan turunnya para malaikat ke bumi dengan membawa rahmat dan keberkahan.

Seperti hadis menurut Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berucap:
“Tidak ada seorang pun hamba yang membaca surat Al Qadr tujuh kali sesudah salat Subuh, kecuali para malaikat bersalawat kepadanya 70 salawat dan mencurahkan rahmat kepadanya 70 rahmat.” (Mafatihul Jinan:79).

5. Mendapatkan Pahala Besar

Keutamaan Surat Al-Qadr juga disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW:

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadr, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa di bulan Ramadan dan menghidupkan malam Al-Qadr.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 613).

Kapan Waktu Terjadinya Malam Lailatul Qadar?

Malam Lailatul Qadar hanya terjadi pada bulan Ramadhan dan diyakini berada pada sepuluh malam terakhir.

Banyak ulama berpendapat bahwa malam tersebut biasanya terjadi pada malam ganjil.

Beberapa malam yang sering disebut sebagai waktu kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar adalah malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, baik yang wajib maupun sunnah, agar dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar