Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Link Download Qur’an Kemenag Add-ins untuk PowerPoint, Permudah Sisipkan Ayat dan Terjemahan ke Presentasi

Kompas.com, 23 April 2026, 23:13 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Kemenag

KOMPAS.com - Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama meluncurkan Qur’an Kemenag Add-ins untuk Microsoft PowerPoint Versi 1 Tahun 2026.

Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna menyisipkan ayat Al-Qur’an beserta terjemahannya langsung ke dalam slide presentasi.

Inovasi digital tersebut diharapkan mendukung kebutuhan pembelajaran, dakwah, hingga presentasi pendidikan.

Link Download Qur’an Kemenag Add-ins untuk PowerPoint

Untuk mengunduh, pengguna bisa klik link berikut:

>> Qur’an Kemenag Add-ins untuk Microsoft PowerPoint Versi 1 Tahun 2026 

Kompatibel dengan Berbagai Versi PowerPoint

Dilansir dari laman Kemenag, Qur’an Kemenag Add-ins ini mendukung penggunaan Microsoft PowerPoint versi 2010 hingga 2021 serta Microsoft 365. Aplikasi ini dapat digunakan pada sistem 32-bit (x86) maupun 64-bit (x64).

Fitur yang disediakan antara lain Jelajahi Al-Qur’an, pencarian ayat dengan dukungan keyboard Arab, penyisipan ayat dan terjemahan, serta informasi Mushaf Standar Indonesia (MSI).

Selain itu, tersedia fitur Panduan Mushaf Isyarat sebagai bagian dari penguatan pembelajaran inklusif.

Fitur tersebut memudahkan sahabat tuli mempelajari Al-Qur’an melalui pendekatan visual, bahasa isyarat, dan transliterasi.

Diluncurkan Bersamaan Milad BQMI

Peluncuran aplikasi dilakukan bersamaan dengan peringatan Milad ke-29 Bayt Al-Qur'an dan Museum Istiqlal (BQMI).

Qur’an Kemenag Add-ins menjadi solusi praktis bagi pelajar, pendidik, dan masyarakat yang membutuhkan kutipan ayat Al-Qur’an secara rapi, akurat, dan sahih dalam bahan presentasi.

Pada acara peluncuran, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, Helmi Halimatul Udhma, menegaskan pentingnya akses pendidikan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk pembelajaran Al-Qur’an.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun yang tertinggal dalam mengakses pembelajaran, termasuk dalam belajar Al-Qur’an. Kehadiran fitur Mushaf Isyarat ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan layanan yang ramah bagi sahabat tuli dan kelompok berkebutuhan khusus lainnya,” tuturnya di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dukung Transformasi Digital Layanan Keagamaan

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBSDM) Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdani, menyebut inovasi digital menjadi bagian penting transformasi layanan keagamaan.

“Transformasi digital di Kementerian Agama tidak hanya menyasar aspek layanan administratif, tetapi juga substansi keagamaan. Qur’an Kemenag Add-ins ini menjadi contoh konkret bagaimana teknologi dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an secara lebih luas dan inklusif,” ungkapnya.

Kepala LPMQ Kementerian Agama, Abdul Aziz Sidqi, mengatakan inovasi tersebut merupakan upaya menghadirkan layanan Al-Qur’an yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami berupaya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan Al-Qur’an secara sahih dan praktis, khususnya untuk kebutuhan presentasi pembelajaran maupun dakwah. Add-ins ini menjadi solusi agar pengutipan ayat lebih rapi, akurat, dan sesuai standar,” ujarnya.

LPMQ Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi digital yang mendukung penyebaran Al-Qur’an secara mudah, terpercaya, dan inklusif.

Kehadiran Qur’an Kemenag Add-ins untuk PowerPoint diharapkan menjadi sarana efektif memperkuat literasi Al-Qur’an sekaligus memenuhi hak belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar