Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan Sunnah di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya

Kompas.com, 30 Juni 2026, 12:26 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Memasuki bulan Safar 1448 Hijriah, sebagian umat Islam masih mengaitkannya dengan berbagai mitos, seperti bulan yang membawa kesialan atau musibah. Padahal, Rasulullah SAW telah meluruskan anggapan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada kesialan yang melekat pada bulan Safar. 

Tidak ada ibadah khusus yang disyariatkan hanya karena memasuki bulan Safar. Namun, umat Islam dianjurkan untuk mengisi bulan ini dengan berbagai amalan sunnah yang memang dianjurkan sepanjang tahun sebagai bentuk ketakwaan dan pendekatan diri kepada Allah SWT. 

Berikut amalan sunnah yang dapat diamalkan selama bulan Safar sebagaimana dilansir dari situs Baznas.go.id.

Baca juga: Doa Awal Bulan Safar 1448 H, Arab, Latin, dan Artinya

1. Memperbanyak Doa

Berdoa merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan kapan pun, termasuk saat memasuki bulan Safar. Umat Islam dapat membaca doa menyambut hilal yang diajarkan Rasulullah SAW maupun doa-doa perlindungan yang disusun para ulama.

Selain itu, perbanyaklah memohon keselamatan, kesehatan, keberkahan rezeki, dan perlindungan dari segala keburukan.

2. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir

Dzikir dan istighfar menjadi amalan ringan tetapi memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW juga memperbanyak istighfar dalam kesehariannya sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

Beberapa bacaan yang dapat diamalkan antara lain:

  • Astaghfirullahal 'azhim wa atubu ilaih
  • Subhanallah
  • Alhamdulillah
  • Allahu Akbar
  • La ilaha illallah

Dzikir membuat hati menjadi tenang sekaligus menguatkan keyakinan bahwa hanya Allah yang menentukan segala sesuatu, bukan waktu atau bulan tertentu. (Wakaf Salman)

3. Puasa Sunnah Senin dan Kamis

Puasa Senin dan Kamis tetap dianjurkan pada bulan Safar sebagaimana bulan-bulan lainnya.
Rasulullah SAW bersabda bahwa amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, sehingga beliau senang ketika amalnya diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.
Puasa sunnah ini juga menjadi sarana melatih ketakwaan dan memperbanyak pahala.

4. Puasa Ayyamul Bidh

Selain Senin-Kamis, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah sebagaimana dikutip dari MUI.or.id.

Untuk bulan Safar 1448 H, berdasarkan kalender Hijriah Indonesia, puasa ini diperkirakan jatuh pada:

  • 28 Juli 2026 (13 Safar)
  • 29 Juli 2026 (14 Safar)
  • 30 Juli 2026 (15 Safar)

Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Dzar RA:

"Jika engkau berpuasa tiga hari setiap bulan, maka berpuasalah pada tanggal tiga belas, empat belas, dan lima belas." (HR. Tirmidzi).

5. Memperbanyak Sedekah

Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan sepanjang waktu. Di bulan Safar, sedekah dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama sekaligus membersihkan harta.

Baik berupa makanan, bantuan kepada fakir miskin, santunan anak yatim, maupun infak untuk masjid, semuanya bernilai ibadah apabila dilakukan dengan ikhlas. 

6. Membaca Al-Qur'an

Menghidupkan hari-hari di bulan Safar dengan membaca, mentadabburi, dan mengamalkan Al-Qur'an merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Membaca Al-Qur'an tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi penyejuk hati dan penguat keimanan.

7. Menjalin Silaturahmi dan Berbuat Baik

Islam mengajarkan agar setiap Muslim senantiasa menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan sesama manusia.

Momentum bulan Safar dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, membantu orang lain, serta memperbanyak amal kebajikan.

Tidak Ada Amalan Khusus yang Diwajibkan di Bulan Safar

Perlu dipahami bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menetapkan ibadah khusus yang hanya dilakukan pada bulan Safar. Demikian pula, tidak ada larangan menikah, bepergian, memulai usaha, atau melakukan aktivitas penting pada bulan ini.

Baca juga: Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna

Justru Rasulullah SAW menolak keyakinan masyarakat Arab Jahiliah yang menganggap Safar sebagai bulan sial. Dalam hadis sahih disebutkan:

لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ

"Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya, tidak ada thiyarah (anggapan sial), tidak ada hamah, dan tidak ada (kesialan pada) bulan Safar." (HR. Bukhari dan Muslim).

Karena itu, cara terbaik menyambut bulan Safar bukanlah dengan mempercayai mitos, melainkan memperbanyak ibadah, amal saleh, dan tawakal kepada Allah SWT. Setiap bulan dalam Islam merupakan kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan dan meraih pahala sebanyak-banyaknya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar