Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Keutamaan Membaca Surat Al-Maidah, Perkuat Iman hingga Jadi Pedoman Hidup

Kompas.com, 12 Juli 2026, 09:12 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Surat Al-Maidah merupakan salah satu surat dalam Al-Qur'an yang sarat dengan ajaran tentang syariat, akhlak, dan kehidupan bermasyarakat.

Sebagai surat kelima dalam Al-Qur'an, Al-Maidah berisi berbagai ketentuan yang menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Surat Al-Maidah terdiri atas 120 ayat dan termasuk golongan surat Madaniyah. Adapun nama Surat Al-Maidah (المائدة) secara harfiah berarti “jamuan hidangan”.

Baca juga: 7 Surah dan Ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Dihafal Sebelum Ajal Menjemput

Kandungannya membahas beragam hukum Islam, mulai dari persoalan halal dan haram, tata cara sembelihan, perjanjian, keadilan, hingga hubungan sosial.

Membaca seluruh ayat Al-Qur'an bernilai ibadah dan mendatangkan pahala, termasuk Surat Al-Maidah.

Baca juga: Bacaan Ayat Kursi dan Artinya, Benarkah Bisa Mengusir Setan?

Selain membacanya, memahami serta mengamalkan kandungan surat ini juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

8 Keutamaan Membaca Surat Al-Maidah

Berikut delapan keutamaan membaca dan memahami Surat Al-Maidah.

1. Mendapatkan pahala dari membaca Al-Qur'an

Setiap huruf Al-Qur'an yang dibaca akan mendatangkan pahala, termasuk ayat-ayat dalam Surat Al-Maidah. Semakin rutin membaca surat ini, semakin besar pula pahala yang diperoleh, terlebih jika kandungannya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menguatkan iman dan ketakwaan

Surat Al-Maidah mengajarkan pentingnya beriman serta bertakwa kepada Allah SWT. Kandungan ayat-ayatnya membantu umat Islam memahami kewajiban menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya sehingga keimanan menjadi semakin kokoh.

3. Menambah pemahaman tentang syariat Islam

Salah satu keistimewaan Surat Al-Maidah adalah banyaknya pembahasan mengenai hukum-hukum syariat. Di dalamnya terdapat penjelasan tentang makanan halal dan haram, aturan sosial, hingga berbagai ketentuan yang menjadi pedoman bagi umat Islam.

Dengan membaca dan mempelajarinya secara rutin, pemahaman terhadap syariat Islam dapat semakin bertambah.

4. Menjauhkan diri dari keburukan

Membaca Al-Qur'an menjadi salah satu bentuk zikir kepada Allah SWT. Termasuk Surat Al-Maidah, bacaan Al-Qur'an diyakini dapat membantu menjaga diri dari godaan setan dan berbagai bentuk keburukan sehingga hati menjadi lebih tenang.

5. Berharap memperoleh syafaat pada hari kiamat

Dalam sejumlah hadis dijelaskan bahwa Al-Qur'an akan memberikan syafaat bagi orang yang membacanya. Karena itu, membaca Surat Al-Maidah juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperoleh pertolongan Allah SWT di akhirat kelak.

6. Mendorong ketaatan kepada Allah SWT

Kandungan Surat Al-Maidah mengajarkan pentingnya menaati perintah Allah, menjunjung keadilan, serta menjaga hubungan antarsesama manusia. Memahami isi surat ini dapat memotivasi seorang Muslim untuk semakin taat dalam menjalankan ajaran Islam.

7. Menjaga keharmonisan sosial

Selain membahas hukum-hukum syariat, Surat Al-Maidah juga mengajarkan pentingnya menjaga persaudaraan, menegakkan keadilan, dan menghindari perpecahan.

Nilai-nilai tersebut dapat menjadi pedoman dalam membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat.

8. Menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari

Surat Al-Maidah memuat berbagai tuntunan yang berkaitan dengan kehidupan umat Islam, baik dalam aspek ibadah maupun muamalah.

Oleh karena itu, membaca, memahami, dan mengamalkan kandungannya dapat membantu seorang Muslim menjalani kehidupan sesuai tuntunan syariat.

Dengan membiasakan membaca dan mengkaji Surat Al-Maidah, umat Islam tidak hanya memperoleh pahala, tetapi juga memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama.

Kandungan surat ini menjadi pedoman penting dalam membentuk akhlak, memperkuat keimanan, serta menjalani kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Aktual
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Aktual
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar