Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dari Wakaf 200.000 Orang hingga Aurora, Kisah Masjid Indonesia di Kanada

Kompas.com, 7 Agustus 2026, 16:51 WIB
Reni Susanti

Editor

KOMPAS.com - Masjid Al-Ikhlas Centre yang diinisiasi komunitas Muslim Indonesia resmi berdiri di Edmonton, Alberta, Kanada.

Masjid yang disebut sebagai masjid pertama yang diinisiasi komunitas Muslim Indonesia di Kanada Barat itu diresmikan pada Sabtu (1/8/2026) waktu setempat, setelah melalui proses pembangunan dan penggalangan dana selama lebih dari dua tahun.

Dilansir dari akun Instagram Masjid Edmonton Kanada, pembangunan masjid tersebut mendapat dukungan wakaf dari lebih dari 200.000 orang yang berasal dari Indonesia dan sejumlah negara.

Baca juga: Momen Suami Nikita Willy Pimpin Sholat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Edmonton Kanada Tuai Pujian

Total dana yang berhasil dihimpun mencapai 1.140.446,09 dollar Kanada atau sekitar Rp14,6 miliar.

Dana tersebut dihimpun melalui gerakan wakaf kolaboratif yang melibatkan Indonesian Muslim Community in Edmonton (IMCE), Cinta Quran Foundation, komunitas diaspora, mitra penggalangan dana, hingga sejumlah lembaga dan korporasi.

Berawal dari komunitas Muslim Indonesia

Presiden IMCE Admiral Jahimir mengatakan, nama Al-Ikhlas Centre disepakati oleh para jemaah setelah melalui perjuangan lebih dari dua tahun untuk mewujudkan masjid tersebut.

Proses penggalangan dana kemudian semakin berkembang setelah IMCE berkolaborasi dengan Cinta Quran Foundation.

Menurut informasi yang disampaikan Masjid Edmonton Kanada, properti untuk masjid senilai sekitar Rp6,7 miliar akhirnya dapat dilunasi dalam waktu tiga bulan setelah kolaborasi tersebut berjalan.

Baca juga: Kisah Fahmi dari Pesantren di Bandung hingga Menjadi Imam Masjid London

Upaya membangun masjid juga melibatkan masyarakat Indonesia yang tinggal di Edmonton.

Pada Ramadan 2026, misalnya, komunitas Muslim Indonesia mengadakan kegiatan memasak bersama makanan khas Minangkabau di tengah suhu yang mencapai minus 10 derajat Celsius.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung renovasi masjid sekaligus menjadi ruang berkumpul bagi warga Indonesia yang tinggal jauh dari Tanah Air.

Masjid ketiga di luar negeri

Masjid Al-Ikhlas Centre disebut menjadi masjid ketiga di luar Indonesia yang diwujudkan melalui dukungan Cinta Quran Foundation.

Sebelumnya, pembangunan masjid dengan dukungan serupa dilakukan di Jepang dan Australia.

Peresmian Al-Ikhlas Centre dihadiri Konsul Jenderal Republik Indonesia di Vancouver Nina Kurnia Widhi, Dewan Pembina Cinta Quran Foundation Fatih Karim, jajaran pengurus IMCE, serta pasangan Nikita Willy dan Indra Priawan.

Nina berharap keberadaan masjid tersebut dapat mempererat hubungan masyarakat Indonesia yang tinggal di Kanada.

Masjid juga diharapkan menjadi salah satu jembatan persahabatan Indonesia dan Kanada melalui nilai perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan.

Aurora di atas masjid

Dalam perjalanan pembangunan Al-Ikhlas Centre, ada satu peristiwa yang membekas bagi komunitas Muslim Indonesia di Edmonton.

Aurora borealis sempat terlihat di langit Edmonton, tepat di atas bangunan masjid yang ketika itu masih dalam proses pembangunan.

Fatih Karim memaknai kemunculan aurora tersebut sebagai jawaban atas doa yang pernah dipanjatkannya.

Ia mengatakan, sebelumnya pernah berdoa agar dapat membangun sebuah masjid dengan aurora terlihat di langit di atasnya.

Bagi komunitas, peristiwa tersebut kemudian dimaknai sebagai simbol perjalanan mereka membangun pusat kegiatan umat Islam di Kanada.

Akan dikembangkan menjadi Islamic Centre

Pengembangan Al-Ikhlas Centre tidak berhenti setelah masjid diresmikan.

Cinta Quran Foundation bersama komunitas Indonesia di Edmonton berencana mengembangkan kawasan tersebut menjadi Islamic Centre Indonesia di Kanada Barat.

Pusat kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi tempat pendidikan Al-Qur'an, pembinaan keluarga, pengembangan kepemimpinan generasi muda, serta pelayanan sosial.

Al-Ikhlas Centre juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas budaya yang terbuka bagi masyarakat sekitar.

Bagi diaspora Indonesia di Edmonton, masjid tersebut bukan hanya menjadi tempat menjalankan ibadah, tetapi juga ruang berkumpul dan mempertahankan ikatan dengan Indonesia selama tinggal jauh dari Tanah Air.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Bolehkah Shalat Tahajud Tanpa Tidur Terlebih Dahulu?
Bolehkah Shalat Tahajud Tanpa Tidur Terlebih Dahulu?
Aktual
Mengintip Basra, Gym Keluarga Muslim di Bandung, Privasi Jadi Perhatian
Mengintip Basra, Gym Keluarga Muslim di Bandung, Privasi Jadi Perhatian
Aktual
Mengapa Makmum Mengucapkan Amin Setelah Al-Fatihah? Ini Dalilnya
Mengapa Makmum Mengucapkan Amin Setelah Al-Fatihah? Ini Dalilnya
Aktual
Apa Arti Qaulan Sadida dalam Surat Al-Ahzab? Ini Penjelasan Ulama
Apa Arti Qaulan Sadida dalam Surat Al-Ahzab? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Gontor Dituding Tegur Prabowo lewat Al-Ahzab, Stafsus Menag: Itu Doa, Bukan Tamparan
Gontor Dituding Tegur Prabowo lewat Al-Ahzab, Stafsus Menag: Itu Doa, Bukan Tamparan
Aktual
7 Seruan Imam Besar Dunia dalam Jakarta Understanding: Jaga Perdamaian, Bela Palestina
7 Seruan Imam Besar Dunia dalam Jakarta Understanding: Jaga Perdamaian, Bela Palestina
Aktual
Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Internasional
Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Internasional
Aktual
Ribuan Pramuka se-Jateng Ikuti Wira Karya XI di Darul Amanah, Belajar Kepemimpinan hingga Pengabdian
Ribuan Pramuka se-Jateng Ikuti Wira Karya XI di Darul Amanah, Belajar Kepemimpinan hingga Pengabdian
Aktual
Kapolri Berangkatkan Balita Duo Presisi Asal Bogor Umrah Gratis
Kapolri Berangkatkan Balita Duo Presisi Asal Bogor Umrah Gratis
Aktual
Stafsus Menag Bantah Gontor Tegur Prabowo lewat Surah Al-Ahzab
Stafsus Menag Bantah Gontor Tegur Prabowo lewat Surah Al-Ahzab
Aktual
Libur Lebaran 2027 Berapa Hari? Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Libur Lebaran 2027 Berapa Hari? Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Aktual
Kemenag Gelar Sayembara Surat Santri untuk Presiden, Ini Pilihan Tema dan Cara Daftarnya
Kemenag Gelar Sayembara Surat Santri untuk Presiden, Ini Pilihan Tema dan Cara Daftarnya
Aktual
Kemenag Tegaskan Fatwa Halal MUI Jadi Landasan Sertifikasi Halal
Kemenag Tegaskan Fatwa Halal MUI Jadi Landasan Sertifikasi Halal
Aktual
3 Bahaya Memakan Harta Haram, Salah Satunya Doa Tidak Diijabah
3 Bahaya Memakan Harta Haram, Salah Satunya Doa Tidak Diijabah
Aktual
Tujuan Resepsi Pernikahan dalam Islam, Ternyata Bukan Sekadar Pesta
Tujuan Resepsi Pernikahan dalam Islam, Ternyata Bukan Sekadar Pesta
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar