Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Sahabat Nabi Muhammad SAW yang Dijamin Masuk Surga

Kompas.com, 1 Oktober 2025, 14:48 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Sahabat Nabi adalah orang-orang yang masuk Islam dan berjuang bersama Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam. Di antara sahabat Nabi, ada 10 orang yang dijamin masuk surga.

10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga adalah orang-orang pilihan yang sudah masuk Islam sejak awal didakwahkannya Islam. Mereka juga turut berjuang dengan segenap jiwa, raga, dan harta untuk membantu Nabi Muhammad SAW.

Siapa saja 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga? Simak penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah yang Jasadnya Utuh Berabad-abad

Peran Sahabat Nabi dalam Islam

Peran sahabat Nabi Muhammad SAW dalam Islam sangat vital. Ketika Nabi Muhammad SAW diutus menjadi Nabi dan diperintahkan untuk menyebarkan agama Islam, tidak mungkin Nabi berjuang sendirian.

Para sahabatlah yang sangat mendukung kesuksesan Nabi Muhammad SAW dalam mengemban risalah Kenabian. Para sahabat rela mengorbankan apa saja demi perjuangan Islam. Tidak hanya harta, bahkan nyawa pun diserahkan untuk Islam.

Tidak hanya sekedar membantu perjuangan Nabi, para sahabat juga berperan penting dalam penyebaran agama Islam ke berbagai daerah. Para sahabat dikirim ke berbagai daerah untuk menyebarkan dan mengajarkan agama Islam.

Salah satu sahabat yang pertama diutus untuk menyebarkan agama Islam ke luar Mekkah adalah Mush'ab bin Umair. Ia diutus ke Madinah untuk mengajarkan Islam sekaligus mempersiapkan kedatangan kaum Muhajirin.

Daftar 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

10 sahabat yang dijamin masuk surga ini disampaikan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad SAW.

أَبُو بَكْرٍ فِى الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِى الْجَنَّةِ وَعُثْمَانُ فِى الْجَنَّةِ وَعَلِىٌّ فِى الْجَنَّةِ وَطَلْحَةُ فِى الْجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ فِى الْجَنَّةِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِى الْجَنَّةِ وَسَعْدٌ فِى الْجَنَّةِ وَسَعِيدٌ فِى الْجَنَّةِ وَأَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ فِى الْجَنَّةِ

Artinya: “Abu Bakar di surga, ‘Umar di surga, ‘Utsman di surga, ‘Ali di surga, Thalhah di surga, Az-Zubair di surga, ‘Abdurrahman bin ‘Auf di surga, Sa’ad (bin Abi Waqqash) di surga, Sa’id (bin Zaid) di surga, Abu ‘Ubaidah bin Al-Jarrah di surga.” (H.R. At Tirmidzi dan Ahmad).

Dari hadits di atas, berikut ini daftar 10 sahabat yang dijamin masuk surga:

1. Abu Bakar Ash Shiddiq

2. Umar bin Khaththab

3. Utsman bin Affan

4. Ali bin Abi Thalib

5. Thalhah bin Ubaidillah

6. Zubair bin Awwam

7. Abdurrahman bin Auf

8. Saad bin Abi Waqqash

9. Said bin Zaid

10. Abu Ubaidah bin Jarrah.

Baca juga: Kisah Masuk Islamnya Hamzah bin Abdul Muthalib dan Umar bin Khattab

Profil Singkat 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

Berikut ini profil singkat 10 sahabat yang dijamin masuk surga.

1. Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar Ash Shiddiq adalah sahabat paling utama Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah orang yang langsung menerima Islam setelah Nabi mendakwahkannya.

Abu Bakar adalah orang yang sangat membenarkan Nabi ketika banyak orang meragukannya. Hal ini terjadi ketika peristiwa Isra' Mi'raj. Oleh karena itu ia diberi gelar Ash Shiddiq yang artinya orang yang selalu membenarkan apa yang disampaikan Nabi Muhammad SAW.

Abu Bakar Ash Shiddiq juga merupakan sahabat sekaligur mertua Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar menikahkan putrinya, Aisyah RA dengan Nabi Muhammad SAW.

Abu Bakar Ash Shiddiq adalah khalifah pertama sepeninggal Nabi Muhammad SAW.

2. Umar bin Khaththab

Umar bin Khattab adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat pemberani. Umar bin Khattab mendapat julukan Al Faruq yang artinya mampu membedakan yang benar dan yang salah.

Umar bin Khattab adalah khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash Shiddiq. Umar juga menjadi menantu Nabi Muhammad SAW setelah menikahkan putrinya yang bernama Hafsah bin Umar dengan Nabi Muhammad SAW. 

3. Utsman bin Affan

Utsman bin Affan adalah seorang saudagar kaya raya yang sangat banyak membantu perjuangan umat Islam. Ketika umat Islam membutuhkan dana yang besar untuk dakwah, Utsman bin Affan selalu sedia menginfakkan hartanya.

Utsman bin Affan adalah khalifah ketiga setelah Umar bin Khattab. Utsman menjadi menantu Nabi Muhammad karena menikah dengan dua anak Nabi Muhammad SAW secara berturut-turut, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum.

Oleh karena itu, Utsman bin Affan mendapat gelar Dzunurain atau pemilik dua cahaya, maksud cahaya disini adalah dua anak Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq Dicaci Maki Orang Badui: Jangan Membalas Cacian

4. Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib adalah orang pertama dari kalangan anak yang masuk Islam. Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Nabi Muhammad SAW sekaligus menantu Nabi. Ali bin Abi Thalib menikah dengan putri Nabi Muhammad SAW yang bernama Fatimah Az Zahra.

Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah keempat setelah Utsman bin Affan. Beliau mempunyai anak yang sangat dicintai Nabi Muhammad SAW yaitu Hasan dan Husain.

5. Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah menjadi salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat pemberani. Ia pernah menjadi tameng Nabi Muhammad SAW dalam perang Uhud.

Karena banyaknya luka yang didapatnya, Nabi Muhammad SAW memberikan gelar orang syahid yang berjalan di muka bumi.

6. Zubair bin Awwam

Zubair bin Awwam adalah sepupu Nabi Muhammad SAW. Ia adalah putra dari bibi Nabi Muhammad SAW yang bernama Shafiyyah bin Abdul Muthalib.

Zubair bin Awwam mendapat julukan hawari atau penolong setia Nabi Muhammad SAW. 

7. Abdurrahman bin Auf

Abdurrahman bin Auf adalah sahabat Nabi yang dikenal sebagai saudagar yang kaya raya. Kekayaan Abdurrahman bin Auf tidak pernah habis dan bahkan semakin bertambah karena kedemawanannya.

Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai pengusaha yang lihai. Dalam waktu singkat ia bisa mendapatkan kekayaan yang besar ketika berhijrah ke Madinah.

8. Saad bin Abi Waqqash

Saad bin Abi Waqqash adalah seorang sahabat yang sangat gagah berani dalam berjuang. Ia adalah orang pertama yang melemparkan anak panah dalam Islam.

Keahliannya dalam memanah menjadikannya sebagai pemanah ulung di barisan pasukan Islam. Nabi Muhammad SAW pernah mendoakan Saad agar anak panahnya selalu tepat ke sasarannya.

Saad bin Abi Waqqash pernah menjadi panglima perang di Perang Qaddisiyah yang membuka jalan bagi Islam untuk menaklukkan Persia.

Baca juga: Nasehat Ali Bin Abi Thalib: Tiga Cara Menjadi Manusia Terbaik

9. Said bin Zaid

Said bin Zaid adalah adik ipar Umar bin Khattab. Ia menjadi salah seorang yang berperan besar dalam keislaman Umar bin Khattab.

Salah satu keutamaan Said bin Zaid adalah doanya yang mustajab. Keimanan dan ketakwaannya yang sangat kuat menjadikannya mendapat anugerah Allah SWT yang luar biasa tersebut.

10. Abu Ubaidah bin Jarrah

Abu Ubaidah bin Jarrah adalah sosok yang sangat amanah. Ia mendapat julukan Amin Al Ummah atau kepercayaan umat. Ia juga mendapat julukan Al Qawwi Al Amin atau orang yang kuat dan terpercaya.

Ia pernah menjadi panglima perang dalam penyebaran agama Islam ke Syams atau Suriah.

Itulah uraian dari 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar