Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Doa Sebelum Bekerja agar Diberi Kelancaran, Rezeki Halal, dan Keberkahan

Kompas.com, 12 Juli 2026, 19:47 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Bekerja merupakan bagian dari ikhtiar seorang muslim dalam mencari rezeki yang halal dan memenuhi kebutuhan hidup.

Selain berusaha secara maksimal, Islam juga mengajarkan umatnya untuk mengawali setiap aktivitas dengan berdoa kepada Allah SWT.

Doa sebelum bekerja menjadi bentuk permohonan agar pekerjaan diberi kemudahan, keberkahan, dan hasil yang baik.

Baca juga: 6 Doa Hari Jumat yang Dianjurkan untuk Memohon Ampunan, Rezeki, dan Keberkahan

Dengan memohon pertolongan kepada Allah SWT, seorang muslim diharapkan dapat menjalankan pekerjaannya dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur.

Doa merupakan wujud tawakal dan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, kesempatan bekerja, serta rezeki yang telah diberikan.

Baca juga: 5 Doa Mustajab Rasulullah SAW untuk Diamalkan Setiap Hari, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Mu'min ayat 60:

"Berdoalah kepada-ku, niscaya akan aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina."

Kumpulan Doa Sebelum Berangkat Bekerja

Berikut kumpulan doa sebelum bekerja yang dapat diamalkan setiap hari.

1. Doa Berangkat Kerja

Arab:

بِقَضَائِكَ وَبَارِكْ لِي فِيْمَا قُدِّرَ لِيْ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ

Latin: Bismillahi ‘ala nafsi wa mali wa dini. Allahumma radl-dlini bi qada-ika, wabarik li fi ma quddira li hatta la uhibba ta‘jila ma akh-kharta wa la ta’khira ma ‘ajjalta.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, atas diriku, hartaku, dan agamaku. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang ridha (menerima) atas ketetapan-Mu serta berkahilah aku atas rezeki yang Engkau tentukan sehingga aku tak tergesa-gesa meminta sesuatu yang Engkau tunda, atau menunda-nunda sesuatu yang Engkau hendak segerakan."

2. Doa Memohon Kemudahan Rezeki

Arab:

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Latin: Allahumma inni as-aluka an tarzuqani rizqan halalan wasi‘an thayyiban min ghairi ta‘abin wa la masyaqqatin wa la dlairin wa la nashabin innaka ‘ala kulli syai-in qadir.

Artinya: "Ya Allah aku mohon kepada-Mu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang diperoleh tanpa letih, memberatkan, membahayakan, maupun banting tulang. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu."

3. Doa Sebelum Bekerja Agar Dijauhkan dari Harta Haram

Arab:

اَللّٰهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin: Allahumma-kfini bihalalika ‘an haramika wa aghnini bi fadl-lika ‘am man siwaka.

Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga terhindar dari yang haram. Cukupkanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu."

4. Doa Sebelum Bekerja Agar Dimudahkan Melunasi Utang

Arab:

اَللّٰهُمَّ يَا فَارِجَ الْهَمِّ، كَاشِفَ الْغَمِّ، مُجِيْبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّينَ، يَا رَحْمَانَ الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ وَرَحِيْمَهُمَا، أَنْتَ تَرْحَمُنِيْ فَارْحَمْنِيْ رَحْمَةً تُغْنِيْنِيْ بِهَا عَنْمَنْ سِوَاكَ

Latin: Ya farijal hammi ya kasyifal ghammi ya mujiba da‘watil mudldltharrin ya rahmanad dun-ya wal akhirati wa rahimahuma, anta tarhamuni farhamni rahmatan tughnini biha ‘an man siwaka.

Artinya: "Ya Allah Yang Mahakuasa menghilangkan kegelisahan, menyingkap kesedihan, dan mengabulkan doa orang-orang yang berada dalam kesempitan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih di dunia dan akhirat, Engkaulah yang senantiasa melimpahkan kasih sayang kepadaku. Maka rahmatilah aku dengan rahmat yang membuatku tidak bergantung kepada selain-Mu."

Kapan Membaca Doa Sebelum Bekerja?

Berdoa sebelum bekerja tidak sekadar menjadi amalan pembuka aktivitas, tetapi juga memiliki banyak keutamaan.

Doa dapat membantu menenangkan hati dan pikiran ketika seseorang menghadapi tekanan, kekhawatiran, atau tantangan dalam pekerjaan.

Doa sebelum bekerja dapat diamalkan kapan saja sesuai kebutuhan. Doa ini dapat dibaca sebelum berangkat kerja, saat tiba di tempat kerja, maupun sebelum memulai tugas atau aktivitas tertentu.

Dengan membiasakan membaca doa sebelum bekerja, seorang muslim tidak hanya memohon kelancaran dan rezeki yang halal, tetapi juga berharap setiap pekerjaan yang dilakukan menjadi ibadah yang bernilai pahala serta membawa keberkahan dalam kehidupan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar