Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya

Kompas.com, 12 Juli 2026, 18:18 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Tidur tidak hanya menjadi waktu untuk mengistirahatkan tubuh, tetapi juga dapat bernilai ibadah apabila diawali dan diakhiri dengan amalan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Salah satunya adalah membaca doa sebelum tidur dan setelah bangun tidur sebagai bentuk mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas.

Amalan sederhana ini mengandung makna tawakal, syukur, sekaligus pengakuan bahwa hidup dan mati sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah.

Baca juga: Doa Mandi Wajib Pria Keluar Mani (Sengaja/Mimpi) & Tata Cara

Dengan membiasakannya setiap hari, seorang Muslim diharapkan memperoleh ketenangan hati serta berbagai keutamaan yang dijanjikan dalam ajaran Islam.

Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa sebelum memejamkan mata dan setelah bangun tidur. Kedua doa tersebut menjadi bagian dari zikir harian yang dapat memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut bacaan lengkapnya:

Baca juga: 6 Doa Hari Jumat yang Dianjurkan untuk Memohon Ampunan, Rezeki, dan Keberkahan

Bacaan Doa Sebelum Tidur

Arab:

بِسْمِكَ اللّٰهُمَّ اَحْيَا وَبِسْمِكَ اَمُوْتُ

Latin: Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut.

Artinya: "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati."

Bacaan Doa Bangun Tidur

Arab:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ اَحْيَانَا بَعْدَ مَا اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Latin: Alhamdulillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah kami mati (membangunkan kami dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan."

Keutamaan Mengamalkan Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

Membaca doa sebelum dan sesudah tidur memiliki berbagai keutamaan, berikut di antaranya:

1. Memohon ampunan kepada Allah SWT

Membaca doa sebelum tidur menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Dalam sejumlah riwayat disebutkan adanya keutamaan bagi orang yang membiasakan berzikir dan berdoa sebelum beristirahat.

2. Memperkuat tauhid dan keimanan

Doa sebelum tidur mengingatkan bahwa hidup dan mati berada di tangan Allah SWT. Kesadaran ini semakin menguatkan keyakinan seorang Muslim untuk senantiasa bertawakal kepada-Nya.

3. Memohon perlindungan dari gangguan setan

Salah satu hikmah membaca doa sebelum tidur adalah memohon perlindungan Allah SWT dari gangguan setan dan berbagai keburukan selama beristirahat.

4. Menyempurnakan ibadah sebelum beristirahat

Islam menganjurkan umatnya tidur dalam keadaan suci, seperti setelah berwudu. Membaca doa sebelum tidur menjadi pelengkap amalan sehingga waktu istirahat juga bernilai ibadah.

5. Mendatangkan ketenangan dan kualitas tidur yang baik

Berzikir dan berdoa sebelum tidur dapat membantu menenangkan hati dan pikiran. Dengan hati yang lebih tenang, seseorang diharapkan dapat beristirahat dengan lebih nyaman dan bangun dalam kondisi segar.

6. Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT

Doa setelah bangun tidur merupakan ungkapan syukur atas nikmat kehidupan yang kembali diberikan Allah SWT. Seorang Muslim diingatkan bahwa setiap hari adalah kesempatan baru untuk beribadah dan berbuat kebaikan.

7. Memohon dijauhkan dari mimpi buruk

Selain memohon perlindungan dari gangguan setan, doa sebelum tidur juga menjadi ikhtiar agar dijauhkan dari mimpi buruk maupun hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan saat beristirahat.

8. Menjadi amalan ringan yang bisa dilakukan setiap hari

Doa sebelum dan sesudah tidur termasuk amalan yang mudah dihafal dan diamalkan. Meski sederhana, kebiasaan ini dapat menjadi sarana untuk terus mengingat Allah SWT dalam aktivitas sehari-hari.

Membiasakan Doa Sebelum dan Sesudah Tidur sebagai Amalan Harian

Mengamalkan doa sebelum dan sesudah tidur bukan sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi bentuk ibadah yang memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.

Melalui doa tersebut, seorang Muslim menyerahkan dirinya kepada Allah saat beristirahat dan memulai hari dengan rasa syukur ketika kembali dibangunkan.

Selain menghadirkan ketenangan batin, amalan ini juga menjadi ikhtiar memohon perlindungan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT.

Dengan membiasakannya setiap hari disertai niat yang ikhlas, doa sebelum dan sesudah tidur dapat menjadi salah satu amalan sederhana yang membawa banyak kebaikan dalam kehidupan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar