Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Salat Istisqa, Lengkap dengan Niat, Tata Cara, dan Doanya

Kompas.com, 29 Agustus 2026, 18:27 WIB
Puji Sri Rahayu,
Farid Assifa

Tim Redaksi

Sumber Kemenag

KOMPAS.com- Salat istisqa merupakan salat sunah yang dilakukan umat Islam untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Ibadah ini dapat dilaksanakan ketika masyarakat mengalami kekeringan atau hujan tak kunjung turun, dengan rangkaian salat, khutbah, istigfar, dan doa.

Istisqa berasal dari bahasa Arab yang berarti meminta hujan. Dalam Islam, pelaksanaan salat istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar umat untuk memohon pertolongan Allah SWT ketika menghadapi kondisi kekeringan.

Lantas, bagaimana niat sholat istisqa, tata cara sholat istisqa, serta doa yang dibaca setelahnya?

Baca juga: Shalat Istisqa di Kaltim Hari Ini Digalar di 3 Lokasi: Samarinda, Balikpapan dan Kukar

Mengenal Salat Istisqa

Salat istisqa adalah salat sunah yang dikerjakan untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa manfaat bagi kehidupan.

Rasulullah SAW pernah melaksanakan salat istisqa bersama para sahabat ketika hujan tidak kunjung turun. Dalam pelaksanaannya, beliau keluar bersama masyarakat menuju tempat terbuka, kemudian melaksanakan salat dan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Salat istisqa umumnya dilakukan secara berjemaah di lapangan atau tempat terbuka. Selain salat, rangkaiannya juga dapat disertai khutbah, istigfar, dan doa memohon turunnya hujan.

Hujan sendiri merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang memiliki peran penting bagi kehidupan. Air dibutuhkan manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sedangkan tumbuhan dan hewan juga bergantung pada ketersediaan air.

Hukum Dan Waktu Pelaksanaan

Salat istisqa hukumnya sunah ketika masyarakat mengalami kekeringan atau membutuhkan hujan.

Pelaksanaannya tidak hanya berfokus pada salat. Sebelum dan selama pelaksanaan, umat Islam dianjurkan memperbanyak istigfar, bertobat, bersedekah, serta melakukan berbagai amal kebajikan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa istisqa menjadi momentum bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon agar kesulitan yang dihadapi segera diberikan jalan keluar.

Salat istisqa dapat dilakukan ketika kebutuhan terhadap hujan semakin mendesak. Pelaksanaannya biasanya dilakukan di tempat terbuka dan diikuti masyarakat secara berjemaah.

Niat Salat Istisqa

Bagi umat Islam yang hendak melaksanakan salat istisqa, berikut bacaan niatnya:

أُصَلِّي سُنَّةَ الِاسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal istisqā’i rak‘ataini lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Aku berniat salat sunah istisqa dua rakaat karena Allah Ta'ala.”

Niat tersebut menunjukkan kesengajaan untuk melaksanakan salat istisqa karena Allah SWT. Sebagaimana salat lainnya, niat pada dasarnya berada di dalam hati.

Tata Cara Salat Istisqa

Tata cara sholat istisqa pada dasarnya terdiri atas dua rakaat dan dilakukan secara berjemaah. Pelaksanaannya memiliki beberapa ketentuan yang menyerupai salat Id.

Berikut tata cara salat istisqa secara umum:

1. Imam dan jemaah berkumpul di tempat yang telah ditentukan, umumnya lapangan atau tempat terbuka.
2. Sebelum salat, umat Islam dianjurkan memperbanyak istigfar dan bertobat kepada Allah SWT.
3. Imam memimpin salat istisqa sebanyak dua rakaat.
4. Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram dilakukan beberapa takbir tambahan sesuai tata cara yang dianut.
5. Imam membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surah Al-Qur'an.
6. Salat dilanjutkan dengan rukuk, iktidal, sujud, dan gerakan salat lainnya hingga rakaat pertama selesai.
7. Pada rakaat kedua dilakukan takbir tambahan sesuai ketentuan yang digunakan.
8. Imam membaca Surah Al-Fatihah dan surah Al-Qur'an.
9. Salat dilanjutkan hingga salam.
10. Setelah salat, imam menyampaikan khutbah dan mengajak jemaah memperbanyak istigfar serta berdoa memohon hujan.

Terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai jumlah dan posisi takbir tambahan dalam salat istisqa. Karena itu, pelaksanaannya dapat mengikuti pandangan fikih yang digunakan oleh imam atau masyarakat setempat.

Doa Memohon Turunnya Hujan

Setelah melaksanakan salat istisqa, umat Islam dapat memperbanyak doa kepada Allah SWT. Salah satu doa yang berkaitan dengan permohonan hujan adalah:

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا مَرِيعًا نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ

Allahummasqinaa ghaisan mughiitsan marii'an marii'an naafi'an ghaira dhaarrin

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, menyegarkan, menyuburkan, bermanfaat, dan tidak membahayakan.”

Selain doa tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak istigfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.

Salah satu bacaan istigfar yang dapat diamalkan adalah:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Astaghfirullah

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”

Memperbanyak istigfar menjadi salah satu anjuran dalam pelaksanaan istisqa. Umat Islam diajak untuk memohon ampun, bertobat, dan kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum memanjatkan permohonan.

Hikmah Salat Istisqa

Salat istisqa tidak hanya berkaitan dengan permohonan agar hujan turun. Ibadah ini juga menjadi pengingat mengenai keterbatasan manusia dan pentingnya bergantung kepada Allah SWT.

Ketika menghadapi kekeringan, manusia menyadari bahwa banyak kebutuhan hidup bergantung pada ketersediaan air. Kondisi tersebut dapat menjadi momentum untuk memperbanyak doa dan melakukan introspeksi.

Baca juga: Shalat Istisqa Pontianak, KH Ahmad Zamroni Ajak Warga Introspeksi dan Hentikan Pembakaran Lahan

Islam juga mengajarkan umatnya untuk menjaga nikmat yang diberikan Allah SWT. Karena itu, permohonan hujan sebaiknya disertai dengan ikhtiar menjaga lingkungan dan menggunakan air secara bijaksana.

Menghemat air, menjaga sumber air, serta menghindari tindakan yang dapat merusak lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab manusia dalam menjaga kehidupan.

Dengan demikian, salat istisqa menjadi salah satu bentuk ibadah untuk memohon pertolongan Allah SWT sekaligus mengingatkan manusia agar senantiasa bersyukur atas nikmat air dan menjaga lingkungan.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Berapa Kali Takbir Shalat Istisqa? Ini Pendapat Ulama dan Tata Caranya
Berapa Kali Takbir Shalat Istisqa? Ini Pendapat Ulama dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Panduan Shalat Istisqa Lengkap: Niat, Tata Cara, Doa, Khutbah, Waktu Pelaksanaan, dan Dalilnya
Panduan Shalat Istisqa Lengkap: Niat, Tata Cara, Doa, Khutbah, Waktu Pelaksanaan, dan Dalilnya
Doa dan Niat
Setelah Muktamar NU, Apa Gagasan Besar yang Dibawa Pulang?
Setelah Muktamar NU, Apa Gagasan Besar yang Dibawa Pulang?
Aktual
Mengenal Salat Istisqa, Lengkap dengan Niat, Tata Cara, dan Doanya
Mengenal Salat Istisqa, Lengkap dengan Niat, Tata Cara, dan Doanya
Doa dan Niat
Shalat Istisqa di Kaltim Hari Ini Digalar di 3 Lokasi: Samarinda, Balikpapan dan Kukar
Shalat Istisqa di Kaltim Hari Ini Digalar di 3 Lokasi: Samarinda, Balikpapan dan Kukar
Aktual
Shalat Istisqa Pontianak, KH Ahmad Zamroni Ajak Warga Introspeksi dan Hentikan Pembakaran Lahan
Shalat Istisqa Pontianak, KH Ahmad Zamroni Ajak Warga Introspeksi dan Hentikan Pembakaran Lahan
Aktual
Pemkot Palembang Gelar Sholat Istisqa di Tengah Kabut Asap dan Ancaman Karhutla
Pemkot Palembang Gelar Sholat Istisqa di Tengah Kabut Asap dan Ancaman Karhutla
Aktual
BAZNAS Distribusikan 15.000 Ayam Goreng di Muktamar NU ke-35
BAZNAS Distribusikan 15.000 Ayam Goreng di Muktamar NU ke-35
Aktual
Bacaan Tahlil NU Lengkap, Susunan, Arab, Latin, dan Terjemahannya
Bacaan Tahlil NU Lengkap, Susunan, Arab, Latin, dan Terjemahannya
Doa dan Niat
Dua Opsi Pemilihan Ketum PBNU Belum Temui Titik Temu, Muktamar Ke-35 NU Bawa ke Pleno
Dua Opsi Pemilihan Ketum PBNU Belum Temui Titik Temu, Muktamar Ke-35 NU Bawa ke Pleno
Aktual
Cerita Toleransi di Tengah Muktamar Ke-35 NU, Gereja Ikut Sediakan Penginapan Gratis untuk Peserta
Cerita Toleransi di Tengah Muktamar Ke-35 NU, Gereja Ikut Sediakan Penginapan Gratis untuk Peserta
Aktual
Shalat Istisqa Digelar di Korem 091 Samarinda, TNI-Polri dan Warga Berdoa Memohon Hujan untuk Atasi Karhutla
Shalat Istisqa Digelar di Korem 091 Samarinda, TNI-Polri dan Warga Berdoa Memohon Hujan untuk Atasi Karhutla
Aktual
Muktamar Ke-35 NU Sepakati Ketua Umum dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Muktamar Ke-35 NU Sepakati Ketua Umum dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Aktual
Ribuan Warga Pontianak Ikuti Shalat Istisqa di Tengah Kabut Asap, Berdoa Agar Hujan Turun
Ribuan Warga Pontianak Ikuti Shalat Istisqa di Tengah Kabut Asap, Berdoa Agar Hujan Turun
Aktual
Muktamar ke-35 NU Bahas I’anatun Nadzar untuk Kaji Ulang Keputusan PBNU
Muktamar ke-35 NU Bahas I’anatun Nadzar untuk Kaji Ulang Keputusan PBNU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar