Penulis
KOMPAS.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan 15.000 paket konsumsi ayam goreng ZChicken kepada para muktamirin atau peserta Muktamar Ke-35 NU di arena kegiatan.
Ketua BAZNAS R Sodik Mudjahid turut serta memasak dan membagikan langsung olahan ayam goreng tersebut pada Kamis (27/8/2026).
Distribusi paket konsumsi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk membantu ekonomi mustahik dan mendukung kebutuhan peserta muktamar.
Penyaluran dilakukan di 10 titik melalui 23 tahap selama lima hari perhelatan.
Sodik Mudjahid menyatakan bahwa bantuan ZChicken ini merupakan wujud nyata kontribusi BAZNAS dalam menyukseskan Muktamar sebagai bagian dari amanat syariah fi sabilillah.
Baca juga: Dua Opsi Pemilihan Ketum PBNU Belum Temui Titik Temu, Muktamar Ke-35 NU Bawa ke Pleno
Program ZChicken dijelaskan sebagai hasil konsistensi BAZNAS dalam membina mustahik.
Pembinaan tersebut meliputi pelatihan standar memasak, pembekalan modal kerja, hingga penyediaan peralatan usaha yang bertujuan mengangkat keluarga dari kemiskinan menuju kemandirian ekonomi.
"Jadi kita bina proses standarnya, bagaimana proses masaknya. Itu memang kita tetapkan, kemudian kita latihkan dan kita berikan modal, alat, dan lain-lain. Sampai kepada standardisasi dan pelatihannya," ungkap Sodik.
Para peserta muktamar menyambut baik hidangan tersebut.
Salah seorang peserta asal Jawa Timur menyampaikan, "Ayamnya renyah, gurih. Alhamdulillah."
Peserta lain menambahkan, "Kaget juga tadi yang bagiin langsung Pak Ketua BAZNAS pakai celemek, rasanya pas dan kemasannya sudah seperti yang ada di toko-toko ayam goreng yang sudah besar."
Selain distribusi ZChicken, BAZNAS juga mendirikan posko-posko kesehatan siaga dan membagikan ribuan paket kebersihan bagi peserta muktamar.
BAZNAS turut berkolaborasi dengan kader muda IPNU dalam gerakan Carbon Warrior untuk menjaga kebersihan area perhelatan.
Baca juga: Cerita Toleransi di Tengah Muktamar Ke-35 NU, Gereja Ikut Sediakan Penginapan Gratis untuk Peserta
Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS menyalurkan 2.500 beasiswa pendidikan santri sebagai upaya menebar kemaslahatan umat secara berkelanjutan.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT