Editor
KOMPAS.com - Ratusan santri dan alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, turut mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dengan turun tangan menjaga kebersihan di sejumlah venue.
Mereka disiagakan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lokasi selama rangkaian Muktamar NU yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Baca juga: Drone Show Muktamar ke-35 NU Jombang Tampilkan Wajah Pendiri NU
Dilansir dari Tribunnews.com, salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Gedung Serbaguna (GSG) Ponpes Bahrul Ulum, yang digunakan sebagai venue sidang pleno Muktamar ke-35 NU sejak Jumat (28/8/2026) pagi.
Penanggung Jawab Keamanan GSG, Agus, mengatakan ratusan sukarelawan dikerahkan untuk memastikan area kegiatan tetap bersih dan nyaman bagi para muktamirin.
Baca juga: Mantan Jubir Gus Dur Dorong NU Perkuat Peran Global dan Respons Konflik Dunia
“Demi kenyamanan muktamirin,” kata Agus, Penanggungjawab Keamanan GSG, Jumat (28/8/2026).
Berdasarkan pantauan TribunJatim.com di lokasi, para petugas kebersihan yang terdiri dari santri dan alumni langsung bekerja ketika sidang pleno memasuki waktu jeda.
Mereka menyebar ke berbagai sudut gedung untuk mengumpulkan sampah yang ditinggalkan peserta selama kegiatan berlangsung.
Untuk menjaga kebersihan sepanjang rangkaian kegiatan, petugas bekerja menggunakan sistem pembagian waktu secara bergiliran.
Sistem tersebut diterapkan agar kebersihan venue tetap terpantau, termasuk ketika kegiatan Muktamar berlangsung hingga malam hari.
“Nanti ada tiga shift, yaitu pagi, siang dan malam,” tandasnya.
Agus menjelaskan, panitia lokal telah menginstruksikan agar aspek kebersihan menjadi salah satu perhatian selama Muktamar ke-35 NU. Petugas kemudian ditempatkan di berbagai venue sesuai dengan kebutuhan kegiatan.
“Jadi kami dibagi di berbagai venue, baik itu di menara, di tempat-tempat sidang, atau bahkan di sekitaran lokasi,” ungkapnya.
Petugas kebersihan tidak hanya bertugas di dalam gedung atau venue Muktamar. Area di luar kompleks Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas juga menjadi bagian yang dipantau untuk mencegah sampah menumpuk di sekitar lokasi kegiatan.
Agus mengatakan, tim khusus secara rutin berkeliling untuk menyisir jalan dan kawasan sekitar Muktamar.
Salah satunya dilakukan oleh Tim Sisir Semut yang bertugas membersihkan sampah di jalan-jalan sekitar area kegiatan.
“Jadi kami, contoh ada tim Sisir Semut yang setiap hari keliling jalan untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di jalanan,” ujarnya.
Pembersihan dilakukan selama seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung. Melalui pembagian petugas di berbagai venue dan sistem kerja tiga shift, kebersihan lingkungan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas dijaga di tengah padatnya aktivitas peserta dan muktamirin.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Ratusan Santri Disiagakan Jaga Kebersihan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang".
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT