Editor
KOMPAS.com - Tiga wilayah di Kalimantan Timur, yakni Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara (Kukar), menggelar shalat istisqa pada Sabtu (29/8/2026) pagi untuk memohon turunnya hujan.
Shalat meminta hujan ini menjadi ikhtiar TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menghadapi puncak musim kemarau yang meningkatkan risiko kekeringan, krisis air baku, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Baca juga: Shalat Istisqa Pontianak, KH Ahmad Zamroni Ajak Warga Introspeksi dan Hentikan Pembakaran Lahan
Kemarau di Kalimantan Timur telah berlangsung sejak pertengahan Juni 2026 dan diperkirakan masih berlanjut selama 3–4 bulan ke depan.
Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak memperkuat ikhtiar menghadapi dampak kekeringan dan ancaman karhutla.
Baca juga: Pemkot Palembang Gelar Sholat Istisqa di Tengah Kabut Asap dan Ancaman Karhutla
Di Kota Samarinda, shalat istisqa dipusatkan di halaman Mako Korem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda, Kota Samarinda.
Sejak pukul 07.15 WITA, ratusan jamaah dari unsur TNI-Polri, Pemkot Samarinda, Forkopimda, dan masyarakat sekitar memenuhi lapangan rumput Mako Korem.
Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama jajaran Forkopimda turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul diwakili jajaran Korem 091/ASN dalam pelaksanaan shalat istisqa.
Kepala Penerangan Korem 091/ASN Kapten Inf Imam Nawawi mengatakan shalat istisqa dipimpin KH Muhammad Subhan.
Selain menjadi imam, KH Muhammad Subhan juga menyampaikan khutbah sekaligus memberikan panduan tata cara pelaksanaan shalat Istisqa.
Di Kota Balikpapan, shalat istisqa dilaksanakan di dua lokasi yang berdekatan. Pelaksanaan tersebut dilakukan sebagai upaya menghadapi potensi penurunan ketersediaan air baku akibat dampak fenomena El Nino.
Di Makodam VI/Mulawarman, shalat istisqa dimulai pukul 06.30 WITA di Lapangan Upacara Makodam VI/Mulawarman, Jalan Jenderal Sudirman. Kegiatan tersebut dirangkai dengan doa bersama untuk memohon hujan dan perlindungan dari bencana.
Sementara itu, shalat istisqa di Makodim 0905/Balikpapan berlangsung pukul 07.30 WITA di Lapangan Apel Makodim 0905/Balikpapan. Lokasi tersebut berjarak sekitar 50 meter dari Makodam VI/Mulawarman.
Agenda shalat istisqa di Balikpapan turut dihadiri jajaran Pemkot Balikpapan. Pemerintah kota juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air baku dan bersama-sama menjaga lingkungan selama masa krisis air.
Di Kabupaten Kutai Kartanegara, shalat istisqa digelar pukul 07.30 WITA di halaman Polres Kutai Kartanegara.
Lokasi tersebut berada di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Mako Polres Kutai Kartanegara berada tepat di seberang Sungai Mahakam. shalat dan doa bersama tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono bersama jajaran kepolisian serta tokoh masyarakat setempat.
Pelaksanaan shalat istisqa di Samarinda, Balikpapan, dan Kukar menjadi bagian dari ikhtiar bersama menghadapi dampak kemarau panjang di Kalimantan Timur.
Selain memohon hujan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap penggunaan air dan menjaga lingkungan di tengah ancaman kekeringan serta karhutla.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul “3 Lokasi Salat Istisqa di Kaltim Hari Ini: Samarinda, Balikpapan dan Kukar Ikut Berdoa Minta Hujan”.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT