Editor
KOMPAS.com - Kabar tentang kejadian bencana alam yang terjadi di berbagai daerah dapat menimbulkan rasa cemas dan khawatir.
Terlebih, sebagian masyarakat juga tengah menghadapi ketidakpastian atau kesulitan dalam kehidupan.
Dalam kondisi tersebut, Islam mengajarkan sejumlah doa yang dapat diamalkan sebagai bentuk ikhtiar untuk menenangkan hati dan memohon pertolongan Allah SWT.
Baca juga: Anak Krakatau Erupsi, Ini Doa yang Dianjurkan Rasulullah Saat Gunung Meletus
Di tengah kesibukan dan tekanan hidup, setiap muslim bisa mengamalkan doa-doa yang dapat menjadi penenang bagi hati yang gelisah.
Dilansir dari laman Muhammadiyah, Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan banyak doa yang dapat membantu seorang Muslim meraih ketenangan ketika menghadapi rasa cemas dan stres.
Baca juga: Doa Saat Menghadapi Bencana Alam, Ini Bacaan yang Bisa Diamalkan Hari Ini
Salah satunya ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, di mana Nabi SAW bersabda: “Tidaklah seorang hamba tertimpa kecemasan atau kesedihan, lalu dia berdoa dengan mengatakan:
اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ , سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ اسْتَأثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي، وَجِلَاءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي،
Artinya: ‘Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba laki-laki-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, hukum-Mu pasti berlaku padaku, takdir-Mu adil bagiku. Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama-Mu, yang Engkau berikan kepada diri-Mu sendiri, atau yang Engkau ajarkan kepada salah seorang makhluk-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau simpan dalam ilmu gaib-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghapus kesedihanku, dan penghilang kecemasanku,’ (HR. Ahmad).
Doa tersebut mencerminkan penyerahan diri seorang Muslim kepada Allah SWT.
Dengan mengakui bahwa dirinya merupakan hamba-Nya dan seluruh kehidupannya berada dalam kuasa Allah SWT, seorang Muslim diajarkan untuk berserah diri dan melepaskan kendali yang seolah-olah dimiliki atas hidupnya.
Melalui doa tersebut, seorang Muslim diingatkan untuk senantiasa mengarahkan hati kepada Allah SWT dan bersandar pada kekuatan-Nya.
Kecemasan dan stres merupakan bagian dari pengalaman manusia, sementara Islam mengajarkan bahwa berserah diri kepada Allah SWT dan memanjatkan doa yang diajarkan Nabi SAW dapat menjadi ikhtiar untuk memperoleh ketenangan dan menghadapi kesulitan.
Semoga kita senantiasa diberikan ketenangan hati, kekuatan dalam menghadapi kesulitan, serta pertolongan Allah SWT dalam setiap keadaan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.