Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

12 Rabiul Awal: Sejarah, Makna, dan Tradisi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kompas.com, 20 Agustus 2025, 15:58 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal, bulan ketiga dalam kalender Hijriah.

Tanggal ini diyakini menandai hari kelahiran Rasulullah, meski para ulama berbeda pendapat mengenai kepastian waktunya.

Menurut riwayat yang banyak dijadikan rujukan, Ibnu Katsir, menyebut bahwa Nabi Muhammad SAW lahir pada Hari Senin, 12 Rabiul Awal, Tahun Gajah. Riwayat ini juga diperkuat oleh Jabir dan Ibnu Abbas.

Tidak hanya itu, sejumlah peristiwa penting dalam kehidupan Rasul juga terjadi pada hari Senin: beliau diutus sebagai Nabi, berhijrah, hingga wafat.

Baca juga: Kapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025? Ini Jadwal, Sejarah, dan Amalan Sunnah

Meski demikian, dari sisi astronomi, sebagian ahli menilai tanggal tersebut tidak tepat jatuh pada hari Senin di Tahun Gajah. Seorang astronom Muslim, Mahmūd Pashā, bahkan berpendapat bahwa Rasulullah lahir pada pagi hari 9 Rabiul Awal, bertepatan dengan 19 atau 20 April 571 M. Karena itu, sebagian ulama menyebut kelahiran Nabi kemungkinan besar jatuh pada tanggal 8 atau 9 Rabiul Awal.

Artinya, tidak ada kesepakatan tunggal mengenai tanggal kelahiran Rasulullah. Namun, mayoritas ulama dan tradisi umat Islam tetap menjadikan 12 Rabiul Awal sebagai momen peringatan Maulid Nabi.

Pentingnya 12 Rabiul Awal dalam Islam

Bagi umat Islam, kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa monumental dalam sejarah manusia. Beliau datang membawa risalah Islam yang menekankan tauhid, kasih sayang, keadilan, dan akhlak mulia.

Selain kelahiran, bulan Rabiul Awal juga istimewa karena menjadi bulan hijrah Rasulullah ke Madinah, peristiwa yang menandai awal kalender Hijriah dan tonggak penting perkembangan umat Islam.

Kapan 12 Rabiul Awal 2025?

Tahun ini, berdasarkan perkiraan hisab, 12 Rabiul Awal 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 5 September 2025 di Indonesia. Hari tersebut tanggal merah atau libur dan bertepatan dengan akhir pekan. Sehingga momen Maulid nabi bisa meniadi long weekend.

Bagaimana Umat Islam Merayakan Maulid Nabi?

Tradisi peringatan Maulid Nabi sangat beragam di seluruh dunia. Ada yang memperingatinya dengan khidmat, ada pula yang merayakannya secara meriah. Beberapa bentuk perayaan antara lain:

  • Pembacaan shalawat dan maulid (Simtudduror, Barzanji, atau Diba’i).
  • Kajian dan tausiyah tentang sirah Nabi Muhammad SAW.
  • Parade atau pawai nasyid oleh anak-anak di beberapa negara Muslim.
  • Aksi sosial berupa pembagian makanan, santunan fakir miskin, dan peningkatan sedekah.
  • Dzikir dan doa bersama sebagai bentuk syukur atas kelahiran Nabi.

Teladan Rasulullah dari Hari Kelahirannya

Menariknya, Rasulullah sendiri menandai hari kelahirannya dengan ibadah puasa Senin. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, beliau bersabda:

"Itulah hari kelahiranku dan hari aku diutus, atau hari pertama aku menerima wahyu."

Baca juga: Syarat dan Cara Daftar Sertifikat Halal Gratis 2025 dari BPJPH untuk Warteg, Warung Sunda, Warung Padang

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, melainkan juga momentum untuk merenungi kembali ajaran dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari: jujur, amanah, penuh kasih, serta menjadi rahmat bagi semesta alam.

Kesimpulan

Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai tanggal pasti kelahiran Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal tetap menjadi simbol penting bagi umat Islam.

Ia bukan hanya peringatan kelahiran seorang Nabi, melainkan juga momen spiritual untuk memperbarui cinta, syukur, dan komitmen menjalani ajaran beliau.

Melalui Maulid Nabi, umat Islam diingatkan kembali bahwa kehadiran Rasulullah SAW adalah rahmat terbesar bagi umat manusia, yang membawa risalah kebenaran, kasih sayang, dan keadilan untuk seluruh alam.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar