Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketua Baznas: Apakah 10 Persen Orang Terkaya di Indonesia Bayar Zakat?

Kompas.com, 13 Oktober 2025, 15:53 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad menyoroti tantangan besar dalam penerapan konsep zakat berkelanjutan atau Green Zakat Framework, yakni memastikan partisipasi kelompok masyarakat terkaya dalam menunaikan zakat.

"Orang yang terlalu kaya itu di Indonesia ini ibaratnya sampai 10 persen itu mengalahkan yang 90 persen. Apakah yang 10 persen ini berzakat atau tidak?" ujar Noor dalam peluncuran buku Green Zakat Framework di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Menurut Noor, potensi zakat di Indonesia bisa meningkat drastis jika kelompok 10 persen masyarakat terkaya menunaikan kewajibannya secara konsisten.

Baca juga: MUI: Profesi LC di Tempat Hiburan Malam Hukumnya Haram

Namun, kata dia, tantangan yang dihadapi tidak hanya pada kesadaran individu, tetapi juga pada aspek regulasi dan sistem pengelolaan.

“Ternyata, (misalnya) yang 10 persen ini tidak berzakat karena kebetulan mereka tidak ahli zakat. Ini perlu diatur. Kekuatan zakat ini perlu diatur dari hulu sampai hilir,” kata Noor.

Ia menekankan bahwa salah satu kunci dari Green Zakat Framework adalah keadilan sosial.

Artinya, zakat tidak hanya dilihat dari sisi spiritual dan filantropi, tetapi juga sebagai instrumen untuk menata ulang distribusi kekayaan dan memperkuat tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

“Konsep keadilan menjadi hal penting agar zakat bisa berkelanjutan. Kita harus menciptakan lingkungan berbasis zakat yang berdampak pada kesejahteraan dan kelestarian,” ujarnya.

Baca juga: Menag: Potensi Zakat Indonesia Rp 220 Triliun per Tahun, Baru Terkumpul Rp 41 T

Melalui inisiatif ini, Noor berharap zakat dapat menjadi motor penggerak ekonomi hijau dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepedulian sosial antar lapisan masyarakat.

“Pada akhirnya, ini juga akan berpengaruh pada lingkungan, bagaimana pendistribusian kekayaan masyarakat, dan bagaimana masyarakat ikut bertanggung jawab terhadap kehidupan negeri, kebudayaan, dan sosialnya,” tutur Noor Achmad.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com