Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa dan Dzikir Umrah Lengkap, dari Perjalanan hingga Ibadah di Tanah Suci

Kompas.com, 13 Oktober 2025, 07:00 WIB
Khairina

Editor

Sumber bpkh.go.id


KOMPAS.com-Selama menjalankan ibadah umrah, setiap jamaah dianjurkan melaksanakan sejumlah amalan wajib (rukun) dan sunnah.

Rukun umrah meliputi thawaf, sa’i, tahalul, serta amalan sunnah seperti minum air zamzam.

Selain itu, doa saat memasuki kota Madinah dan doa masuk Masjidil Haram juga termasuk amalan yang sering dibaca jamaah sebagai bentuk pengagungan dan adab di tanah suci.

Mengetahui doa dan dzikir dalam setiap tahapan ibadah umrah membantu jamaah meraih kekhusyukan sekaligus meneladani Rasulullah SAW.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Semua Jenis Visa untuk Umrah, Tak Perlu Visa Khusus

Doa Persiapan Umrah, Perjalanan, dan Tiba di Makkah

Doa Sebelum Berangkat Umrah

Sebelum meninggalkan rumah, jamaah disarankan menyiapkan kebutuhan fisik dan spiritual.

Berdoalah agar perjalanan menuju Tanah Suci diberikan keberkahan dan keselamatan.

Doa yang dianjurkan dibaca saat berangkat adalah:

“اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَ السَّفَرِ وَخَيْرَ الْمَطْلَعِ وَخَيْرَ الْمُنْقَلَبِ”

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dalam perjalanan ini, kebaikan di tempat tujuan, dan kebaikan saat kembali ke rumah.”

Doa Saat Dalam Perjalanan Menuju Makkah

Ketika berada di perjalanan, jamaah dianjurkan terus berzikir dan berdoa untuk keselamatan dan kelancaran.

Doa yang bisa dibaca adalah:

“اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَنْ تَجْعَلَ لِيْ فِيْ هَذِهِ السَّفَرِ خَيْرًا وَبَرَكَةً”

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan jadikanlah perjalanan ini penuh dengan kebaikan dan keberkahan.”

Baca juga: Aplikasi Nusuk Tembus 30 Juta Unduhan, Begini Cara Pakainya untuk Umrah dan Haji

Doa Saat Memasuki Makkah dan Masjidil Haram

Sesampainya di Makkah, jamaah disunahkan langsung menuju Masjidil Haram dengan niat yang tulus dan hati yang bersih.

Doa yang dapat dibaca saat masuk Masjidil Haram adalah:

“اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامِ”

Artinya: “Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari-Mu lah keselamatan. Hidupkan kami dalam kedamaian dan masukkan kami ke surga, tempat penuh keselamatan.”

Doa dan Dzikir Ketika Menjalankan Ibadah Umrah

Doa Saat Thawaf

Mengutip Fiqih Umrah karya Muhammad Ajib, Lc., MA, Rasulullah SAW memulai thawaf dengan berdiri menghadap Hajar Aswad sambil mengangkat tangan dan membaca:

“بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَرُ”

Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

Sepanjang thawaf, jamaah dianjurkan membaca doa di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, salah satunya doa sapu jagad:

“رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ”

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka.”

Baca juga: Profil Mochamad Irfan Yusuf, Cucu Pendiri NU yang Dilantik Jadi Menteri Haji dan Umrah Pertama

Doa Setelah Thawaf

Setelah menyelesaikan tujuh putaran, jamaah dapat berdoa di dekat Multazam dengan bahasa apa pun sesuai keinginan.

Salah satu doa yang dianjurkan adalah permohonan agar Allah mengampuni dosa, melindungi keluarga, dan memberikan rahmat di dunia dan akhirat.

Doa ini juga mencerminkan ketundukan hamba di hadapan Allah SWT dan harapan untuk meraih kedudukan mulia di sisi-Nya.

Doa Saat Minum Air Zamzam

Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus ketika meminum air zamzam:

“Ya Allah, berilah aku ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”

Air zamzam dipercaya membawa keberkahan dan menjadi salah satu amalan sunnah penting dalam umrah.

Doa Ketika Memulai Sa’i

Ketika memulai sa’i dari bukit Shafa menuju Marwah, jamaah membaca:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku mulai dengan apa yang telah dimulai oleh Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Shafa dan Marwah termasuk bagian dari syiar Allah.”

Doa ini menegaskan niat dan pengharapan agar setiap langkah ibadah diterima oleh Allah SWT.

Doa Setelah Menyelesaikan Sa’i

Setelah menyelesaikan sa’i, jamaah dianjurkan memanjatkan doa syukur dan memohon agar amalnya diterima.

Doa yang dapat dibaca:

“Ya Allah, terimalah amalan kami, lindungilah kami, ampuni kesalahan kami, dan wafatkan kami dalam keimanan serta keridhaan-Mu.”

Doa Saat Tahalul (Mencukur Rambut)

Ketika mencukur atau memendekkan rambut, jamaah membaca takbir dan doa berikut:

“Ya Allah, terimalah amal perbuatanku dan ampunilah dosaku. Ampunilah pula orang-orang yang mencukur dan memendekkan rambutnya.”

Dalam riwayat lain, dianjurkan membaca doa tambahan:

“Ya Allah, tetapkanlah untuk setiap helai rambutku pahala, hapuskanlah dosa, dan angkatlah derajatku di sisi-Mu.”

Baca juga: Profil Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah di Kabinet Prabowo-Gibran

Amalan Sunnah Selama Umrah

Menjaga Shalat Lima Waktu

Rasulullah SAW bersabda, “Perbedaan antara seorang Muslim dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, jamaah dianjurkan untuk tetap menjaga shalat lima waktu tepat pada waktunya, meski dalam kondisi lelah selama perjalanan.

Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Shalat di dua masjid suci memiliki keutamaan besar.

Nabi SAW bersabda, “Shalat di Masjid Nabawi lebih utama daripada 1.000 shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram. Shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 shalat di tempat lain.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Memperbanyak Talbiyah

Talbiyah merupakan kalimat yang menandakan jawaban atas panggilan Allah untuk berhaji atau berumrah.

“لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ”

Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Segala pujian, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu semata.”

Talbiyah menunjukkan ketundukan dan kesiapan hati untuk beribadah sepenuhnya kepada Allah SWT.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Doa dan Niat
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Doa dan Niat
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Bahtsul Masail Kiai Muda NU Minta PBNU Pecat Kader Korupsi
Bahtsul Masail Kiai Muda NU Minta PBNU Pecat Kader Korupsi
Aktual
Gibran ke Pesantren Cipasung Besok, Bawa Misi Santri Melek AI dan Robotik
Gibran ke Pesantren Cipasung Besok, Bawa Misi Santri Melek AI dan Robotik
Aktual
Sibuk Dunia tapi Rugi Akhirat? Ini Cara Agar Aktivitas Bernilai Ibadah
Sibuk Dunia tapi Rugi Akhirat? Ini Cara Agar Aktivitas Bernilai Ibadah
Doa dan Niat
Wamenhaj Tekankan Pentingnya Alur Komando bagi Petugas Haji
Wamenhaj Tekankan Pentingnya Alur Komando bagi Petugas Haji
Aktual
5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal
5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal
Doa dan Niat
Islam Tak Larang Cinta, Tapi Apakah Pacaran Dibenarkan?
Islam Tak Larang Cinta, Tapi Apakah Pacaran Dibenarkan?
Aktual
Ramadhan 2026: Rahasia Keutamaan Khatam Al-Qur’an di Bulan Suci
Ramadhan 2026: Rahasia Keutamaan Khatam Al-Qur’an di Bulan Suci
Aktual
Anak Remaja Berpacaran, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Syariat?
Anak Remaja Berpacaran, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Syariat?
Aktual
Saat Haid Tetap Bisa Ibadah, Ini Amalan yang Dianjurkan
Saat Haid Tetap Bisa Ibadah, Ini Amalan yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Shalahuddin Al Ayyubi Sang Penakluk Yerusalem, Dihormati Kawan dan Disegani Lawan
Shalahuddin Al Ayyubi Sang Penakluk Yerusalem, Dihormati Kawan dan Disegani Lawan
Doa dan Niat
Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Tips Melatih Anak Semangat Berpuasa
Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Tips Melatih Anak Semangat Berpuasa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com