Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepribadian Nabi Muhammad SAW Sejak Muda: Jujur, Amanah, dan Terjaga dari Maksiat

Kompas.com, 12 Oktober 2025, 15:55 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok dengan kepribadian istimewa sejak usia muda.

Muhammad SAW tumbuh dengan akhlak yang jauh berbeda dari kebiasaan masyarakat Jahiliyah yang kala itu banyak terjerumus dalam kemaksiatan, minuman keras, dan penyembahan berhala.

Dalam Sirah al-Nabawiyah karya Syekh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dijelaskan, Rasulullah SAW sejak kecil sudah dijaga oleh Allah SWT dari perbuatan tercela.

Dia tidak pernah mengikuti pesta Jahiliyah, tidak menyembah berhala, dan tidak menyentuh khamar.

Baca juga: Kesedihan Nabi Muhammad SAW saat Wafatnya Putra Tercinta, Ibrahim

Ketika masyarakat Makkah tenggelam dalam praktik syirik, Nabi SAW tetap bersih dari perbuatan tersebut karena Allah menjaga kesucian jiwa dan fitrahnya.

Bukti Penjagaan Allah SWT

Dilansir dari laman MUI, penjagaan Allah terhadap Nabi Muhammad SAW ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Adh-Dhuha ayat 6–7:

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ ۝٦

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ ۝٧

a lam yajidka yatîman fa âwâ. wa wajadaka dlâllan fa hadâ

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu? Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberi petunjuk.” 

Ayat ini menunjukkan bahwa sejak kecil, Allah SWT telah melindungi Nabi SAW dari hal-hal yang dapat menodai kesucian dirinya.

Para mufasir menafsirkan ayat tersebut sebagai bukti bahwa Rasulullah SAW berada dalam bimbingan dan penjagaan ilahi hingga dewasa.

Baca juga: Asal Usul Suku Quraisy, Penguasa Mekkah di Zaman Nabi Muhammad SAW

Riwayat hadis juga memperkuat makna ini. Jabir bin Abdullah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Aku tidak pernah berniat melakukan sesuatu yang dilakukan orang-orang Jahiliyah kecuali dua kali. Setiap kali aku ingin melakukannya, Allah menghalangiku hingga aku tidak melakukannya.”

(HR. Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq, dinukil oleh Al-Mubarakfuri dalam Sirah al-Nabawiyah).

Hadis ini menunjukkan bahwa Allah SWT melindungi Nabi SAW dari segala perilaku tercela bahkan sebelum beliau diangkat menjadi rasul.

Julukan Al-Amin, Cerminan Kejujuran dan Amanah

Masyarakat Quraisy mengenal Nabi Muhammad SAW dengan sebutan Al-Amin, yang berarti orang yang dapat dipercaya.

Julukan itu bukan sekadar gelar kehormatan, tetapi cerminan nyata dari sifat jujur, amanah, dan konsistensi beliau dalam menepati janji.

Kejujurannya tampak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berdagang.

Sejak muda, Rasulullah SAW bekerja sebagai pedagang yang sukses karena kejujurannya, hingga menarik perhatian Khadijah binti Khuwailid, perempuan bangsawan Quraisy yang kemudian menjadi istrinya.

Baca juga: 10 Sahabat Nabi Muhammad SAW yang Dijamin Masuk Surga

Kepedulian Sosial Nabi SAW

Selain jujur dan amanah, Nabi Muhammad SAW juga dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Dia senang membantu fakir miskin, menyambung silaturahmi, menghormati tamu, dan menolong orang yang tertindas.

Sebelum menerima wahyu kenabian, dia bahkan terlibat dalam Hilf al-Fudhul, sebuah perjanjian di kalangan Quraisy yang bertujuan menegakkan keadilan dan membela kaum lemah.

Kesediaannya ikut dalam perjanjian tersebut menunjukkan komitmen Rasulullah terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Sosok Teladan yang Dipersiapkan untuk Kenabian

Sejak muda, Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan akhlak dan kepribadian yang luhur.

Beliau dikenal sebagai pribadi yang jujur, lembut, sabar, dan penuh kasih terhadap sesama.

Sifat-sifat mulia ini menjadikan beliau sosok yang disegani, baik oleh kawan maupun lawan.

Dengan kepribadian yang terjaga dan akhlak yang sempurna, Nabi Muhammad SAW benar-benar dipersiapkan oleh Allah SWT untuk menerima amanah besar sebagai Rasul terakhir bagi seluruh umat manusia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com