Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Makna Surat Yasin Ayat 82–83: Bukti Kekuasaan Allah atas Segala Sesuatu

Kompas.com, 7 November 2025, 16:40 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Surat Yasin merupakan surat ke-36 dalam Alquran yang sering disebut sebagai jantung Alquran karena kandungannya merangkum pokok-pokok keimanan, termasuk tentang kekuasaan Allah dan kebangkitan manusia setelah mati.

Dua ayat terakhir surat ini, yaitu Yasin ayat 82–83, menjadi penutup yang menegaskan kemahakuasaan Allah atas segala sesuatu.

Ayat ini mengandung pesan penting bahwa bagi Allah, menciptakan dan menghidupkan kembali manusia bukanlah hal sulit.

Baca juga: 5 Surat Terpanjang dalam Alquran dan Makna Pentingnya bagi Umat Islam

Berikut teks ayat dan terjemahannya:

إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًۭٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ (٨٢)
فَسُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍۢ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (٨٣)

Artinya:

“Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: ‘Jadilah!’, maka jadilah ia.” (Yasin: 82)
“Maka Mahasuci Allah yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (Yasin: 83)

Makna “Kun Fayakun” dalam Ayat 82

Ayat ke-82 menggambarkan kekuasaan mutlak Allah dalam menciptakan segala sesuatu.

Ketika Allah berkehendak, cukup dengan firman “Kun” (Jadilah), maka terwujudlah sesuatu itu sebagaimana yang dikehendaki-Nya.

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini menegaskan bahwa perintah Allah tidak membutuhkan alat, bahan, waktu, atau proses.

Cukup dengan kehendak dan firman-Nya, sesuatu langsung terjadi.

Ibnu Katsir menjelaskan, “Apabila Allah berkehendak menciptakan sesuatu, Dia hanya mengucapkan ‘Kun’, tanpa membutuhkan sebab atau perantara.”

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Yasin

Penafsiran senada juga disampaikan oleh Ahmad Mustafa Al-Maraghi dalam Tafsir Al-Maraghi.

Ia menulis bahwa ayat ini merupakan penjelasan logis bagi manusia untuk tidak meragukan hari kebangkitan.

Jika Allah mampu menciptakan manusia pertama kali dari tanah, tentu menghidupkan kembali jasad yang telah hancur jauh lebih mudah bagi-Nya.

Al-Maraghi menyebutkan, “Tidak ada perbedaan antara menciptakan pertama kali dan menghidupkan kembali, karena bagi Allah, keduanya sama-sama mudah.”

Baca juga: Bolehkah Membasahi Jari dengan Air Ludah Saat Membuka Mushaf Alquran? Ini Penjelasan Ulama

Makna Ayat 83: Allah Pemilik Segala Kekuasaan

Ayat ke-83 merupakan penutup surat Yasin yang menegaskan keesaan dan kekuasaan Allah atas seluruh makhluk.

“Maka Mahasuci Allah yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”

Menurut Tafsir Al-Muyassar, ayat ini menegaskan bahwa Allah-lah pemilik dan penguasa seluruh alam semesta.

Segala sesuatu berada dalam genggaman dan kekuasaan-Nya, tanpa ada satu pun makhluk yang mampu menandingi.

Kata “malakut” berarti kekuasaan yang sempurna, meliputi segala ciptaan di langit dan bumi.

Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini dengan menyebut bahwa seluruh makhluk — dari makhluk hidup, benda mati, hingga urusan dunia dan akhirat — semuanya berada dalam kekuasaan Allah.

Dia memberi kehidupan, mematikan, menakdirkan, dan mengatur segala sesuatu dengan kebijaksanaan.

Baca juga: 6 Keutamaan Surat Al-Ikhlas, Setara dengan Sepertiga Alquran

Sementara Al-Maraghi menambahkan bahwa ayat ini juga menjadi peringatan bagi manusia tentang kepastian hari pembalasan.

Setiap manusia akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.

Karena itu, ayat 83 menjadi penegasan tentang tauhid rububiyah, yaitu keyakinan bahwa hanya Allah satu-satunya pemilik dan pengatur alam semesta.

Ketika manusia menghadapi kesulitan, ayat “Kun fayakun” menjadi pengingat bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Sebaliknya, ayat ke-83 mengajarkan kerendahan hati, bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia hanyalah titipan, dan pada akhirnya semua akan kembali kepada Allah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar