Editor
KOMPAS.com — Al-Qur’an Al-Akbar, mushaf Al-Qur’an dari ukiran kayu terbesar di dunia, terus menjadi destinasi wisata religi favorit di Kota Palembang.
Berdiri sejak 2012, karya monumental ini kini berusia 13 tahun dan tetap menjadi kebanggaan Sumatera Selatan.
Ketua Tim Pemandu Wisata Al-Qur’an Al-Akbar, Syakroni, mengatakan jumlah wisatawan terus meningkat, bahkan turis dari luar negeri menjadi yang terbanyak.
"Saat ini ribuan wisatawan datang berkunjung setiap bulannya, bahkan terdata saat ini paling banyak wisatawan dari Malaysia," ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Baca juga: Keutamaan Umrah Musim Dingin 2025, Cuaca Sejuk dan Ibadah Lebih Khusyuk
Terletak di Jalan Mohammad Amin 109, Gandus, Palembang, tepat di kawasan Pondok Pesantren Al Ihsaniyah, museum religi ini selalu ramai terutama pada hari besar keagamaan dan libur nasional.
Tiket masuk:
Buka setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB.
Al-Qur’an Al-Akbar berdiri megah dengan:
Bangunan ini diresmikan langsung oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan dipuji karena memadukan seni ukir Palembang dengan nilai spiritual Islam.
Pengunjung bisa menikmati beragam fasilitas:
Kenyamanan pengunjung juga diperhatikan dengan banyak kursi dan kipas angin yang tersebar di area ruangan.
Baca juga: Wamenag dan Menteri Haji dan Umrah Bahas Sinergi Layanan Haji di Masa Transisi
Meski menjadi daya tarik besar, akses menuju lokasi masih menjadi catatan penting. Jalan menuju kawasan Gandus banyak yang rusak dan berlobang sehingga mengganggu perjalanan wisatawan.
Dengan keunikan dan nilai historisnya, Al-Qur’an Al-Akbar tetap menjadi salah satu ikon wisata religi terpopuler di Indonesia, sekaligus karya monumental yang membanggakan Palembang di mata dunia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.