Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peristiwa Isra Miraj: Sejarah Agung Perjalanan Nabi Muhammad SAW dan Jadwal Peringatan 2026

Kompas.com, 14 Januari 2026, 10:18 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu momen paling agung dan sakral dalam sejarah Islam.

Peristiwa luar biasa ini menandai perjalanan istimewa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, lalu dilanjutkan dengan perjalanan spiritual menembus tujuh lapis langit hingga Sidratul Muntaha.

Setiap tahunnya, umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia, memperingati Isra Miraj sebagai momentum refleksi keimanan dan penguatan ibadah.

Baca juga: Tema Isra Miraj 2026: Saatnya Menguatkan Shalat dan Akhlak di Tengah Ujian Zaman

Lantas, kapan peringatan Isra Miraj 2026 dilaksanakan dan apa makna mendalam di balik peristiwa besar ini?

Jadwal Peringatan Isra Miraj 2026

Berdasarkan kalender Hijriah resmi Kementerian Agama RI, peringatan Isra Miraj 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, bertepatan dengan tanggal 27 Rajab.

Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan peringatan Isra Miraj sebagai hari libur nasional.

Penetapan ini tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB.

Karena jatuh pada hari Jumat, peringatan Isra Miraj 2026 berpotensi menghadirkan libur panjang (long weekend) hingga Sabtu dan Minggu, sehingga menjadi momen yang dinantikan masyarakat untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga.

Sejarah Peristiwa Isra Miraj

Peristiwa Isra Miraj terjadi pada malam 27 Rajab di tahun ke-10 atau ke-11 kenabian, yang dikenal sebagai Amul Huzni (tahun kesedihan).

Pada masa ini, Nabi Muhammad SAW baru saja kehilangan dua sosok pendukung utama dakwahnya, yakni Siti Khadijah dan Abu Thalib.

Isra Miraj merupakan mukjizat Allah SWT yang berlangsung hanya dalam satu malam dan terbagi menjadi dua fase:

  • Isra, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa menggunakan kendaraan bernama Buraq, ditemani Malaikat Jibril.
  • Miraj, yaitu perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsa menembus tujuh lapis langit hingga Sidratul Muntaha.

Peristiwa ini diabadikan dalam Surat Al-Isra ayat 1, yang menegaskan kebesaran Allah SWT atas perjalanan luar biasa Rasulullah SAW:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Latin:

Subḥānal-ladzī asrā bi‘abdihī laylam minal-masjidil-ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣal-ladzī bāraknā ḥaulahū linuriyahū min āyātinā, innahū huwas-samī‘ul-baṣīr.

Artinya:

“Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Dalam perjalanan Miraj, Nabi Muhammad SAW bertemu para nabi terdahulu, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS, serta mengunjungi Baitul Makmur, tempat ibadah para malaikat.

Puncak Peristiwa Isra Miraj adalah ketika Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan shalat lima waktu, yang menjadi kewajiban utama umat Islam hingga hari ini.

Makna dan Hikmah Peristiwa Isra Miraj

Peristiwa Isra Miraj mengandung banyak pelajaran spiritual yang relevan sepanjang zaman, di antaranya:

1. Shalat sebagai inti ibadah, penghubung langsung antara hamba dan Allah SWT.

2. Penguatan iman, bahwa setiap kesulitan akan diiringi kemudahan.

3. Pentingnya kesucian hati, sebagai syarat diterimanya amal ibadah.

4. Mukjizat dan kebesaran Allah SWT, yang melampaui batas nalar manusia.

5. Kedudukan Masjidil Aqsa, sebagai salah satu tempat suci dalam Islam.

Baca juga: Peringatan Isra Miraj 2026: Jadwal, Makna, dan Pesan Spiritual bagi Umat Islam

Peristiwa Isra Miraj bukan sekadar kisah sejarah, tetapi menjadi pengingat abadi bagi umat Islam untuk memperkuat iman, menjaga shalat, dan meneladani keteguhan Rasulullah SAW dalam menghadapi ujian kehidupan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar