Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Puasa Anak Sekolah 2026: Cek Jadwal DKI, Jabar, dan Jatim

Kompas.com, 2 Februari 2026, 09:30 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pertanyaan tentang libur puasa anak sekolah 2026 makin sering muncul jelang Ramadhan 1447 H.

Orangtua ingin memastikan: di hari-hari pertama puasa, apakah anak benar-benar libur, atau hanya penyesuaian jam belajar?

Edaran resmi pembelajaran Ramadhan dari pusat memang belum terbit. Namun dari regulasi yang sudah ada di daerah, pola libur awal puasa sebenarnya sudah bisa dibaca—terutama di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan kini semakin jelas di Jawa Timur.

Baca juga: Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah, Silakan Cek Jadwalnya

DKI Jakarta: 16–20 Februari 2026

Mengacu Kalender Pendidikan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, siswa dijadwalkan mendapat:

  • Libur sehari sebelum puasa
  • Dua hari libur di awal puasa

Jika disandingkan dengan libur Imlek nasional:

  • Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Imlek
  • Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Imlek

Maka rentang libur puasa anak sekolah 2026 di DKI diperkirakan terjadi pada: 16–20 Februari 2026.

Baca juga: Jadwal Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah di Jabar dan DKI Jakarta

Ini mencakup libur nasional, libur sebelum puasa, dan dua hari pertama Ramadhan.

Jawa Barat: Pola Libur Beruntun Pekan Ketiga Februari

Kalender Pendidikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tidak menuliskan istilah “libur awal puasa” secara eksplisit. Namun jadwal menunjukkan siswa berpotensi libur pada:

20–23 Februari 2026

Selama ini, pola di Jabar serupa dengan daerah lain:

  • Adaptasi awal puasa
  • Pengurangan jam pelajaran
  • Kegiatan tadarus dan pesantren kilat

Karena awal Ramadhan berdekatan dengan Imlek, siswa di Jabar sangat mungkin merasakan efek libur beruntun di pekan ketiga Februari.

Jawa Timur: Empat Hari Khusus, Bukan Libur Total

Yang paling rinci justru terlihat dari Kalender Pendidikan Satuan Pendidikan Provinsi Jawa Timur 2025/2026 oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Dalam dokumen itu, BAB VIII tentang Pembelajaran pada Bulan Ramadan mengatur sangat spesifik pola awal puasa.

Empat Hari Khusus di Awal Ramadhan

Pasal 12 ayat (1) menyebut:

“Kegiatan permulaan puasa ditetapkan 2 hari sebelum 1 Ramadan dan 2 hari awal Ramadan 1447 H.”

Artinya, siswa mendapat empat hari masa khusus:

  • 2 hari sebelum 1 Ramadhan
  • 2 hari pertama Ramadhan

Namun ini bukan libur penuh.

Belajar Mandiri di Rumah, Masjid, dan Lingkungan

Ayat (2) menjelaskan kegiatan diisi dengan:

"Pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan sekolah."

Baca juga: Cek Jadwal Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah Jawa Timur

Siswa tidak masuk sekolah, tetapi tetap belajar melalui tugas dari guru. Ini memberi ruang adaptasi puasa tanpa memutus proses belajar.

Sekolah Bisa Tetapkan Hari Efektif Fakultatif

Ayat (3) dan (4) memberi kewenangan sekolah menetapkan hari efektif fakultatif:

  • Jika ditetapkan efektif, maka belajar di sekolah
  • Durasi jam pelajaran disesuaikan Ramadhan

Fokus Keagamaan dan Karakter

Ayat (5) menekankan kegiatan Ramadhan untuk:

  • Iman dan takwa
  • Akhlak mulia
  • Kepemimpinan
  • Kegiatan sosial

Pola yang sangat mirip pesantren kilat.

Libur Idul Fitri Enam Hari

Ayat (6) menetapkan libur Idul Fitri 6 hari mengikuti cuti bersama nasional.

Intinya: di Jawa Timur, konsep libur awal puasa 2026 anak sekolah adalah masa adaptasi belajar mandiri, bukan libur tanpa aktivitas.

Mengapa Ada Libur/Adaptasi di Awal Puasa?

Tradisi ini bukan hal baru. Sekolah memberi waktu siswa menyesuaikan ritme puasa. Setelahnya, pembelajaran kembali normal dengan pola:

  • Jam pelajaran lebih singkat
  • Jam pulang lebih cepat
  • Kegiatan religi di sekolah

Libur Panjang di Akhir Ramadhan 2026

Mengacu SKB 3 Menteri dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dan Kementerian PANRB Republik Indonesia, akhir Ramadhan berdekatan dengan Nyepi dan Idul Fitri:

  • 18–19 Maret 2026: Nyepi
  • 20–24 Maret 2026: Rangkaian cuti bersama dan Idul Fitri

Ini membuat libur puasa 2026 di akhir Ramadhan jauh lebih panjang.

Menunggu Edaran Resmi, Tapi Polanya Sudah Terlihat

Meski edaran pusat belum keluar, orang tua sudah bisa membaca pola:

  • DKI: 16–20 Februari 2026
  • Jabar: sekitar 20–23 Februari 2026
  • Jatim: 4 hari adaptasi belajar mandiri di awal puasa

Artinya, libur puasa anak sekolah 2026 di pekan ketiga Februari sangat mungkin terjadi, meski teknis final tetap menunggu keputusan pusat.

Bagi orangtua, ini cukup jadi pegangan untuk menyiapkan pendampingan belajar anak di hari-hari pertama Ramadhan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar