Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenag Kirim 2.000 Dai ke Wilayah 3T Selama Ramadhan 1447 H/2026

Kompas.com, 13 Februari 2026, 15:57 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Penerangan Agama Islam kembali mengirim lebih dari 2.000 dai dan daiyah ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Program Dai 3T ini telah berjalan selama lima tahun dan terus mengalami peningkatan jumlah peserta.

Tahun ini, jumlah dai yang diterjunkan meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Pengiriman dai tersebut difokuskan untuk penguatan keagamaan dan nilai kebangsaan di daerah pelosok.

Baca juga: EMIS GTK Kemenag Resmi Gantikan Simpatika, Operator Madrasah Wajib Segera Update Data Semester Genap 2024/2025

Dilansir dari Antara, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan program ini sejak awal dirancang secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak.

“Program ini sejak diinisiasi lima tahun lalu memang bersifat kolaboratif. Direktorat Penais berfungsi sebagai koordinator. Pesertanya terdiri atas koordinator dari Penais, dai dan daiyah yang direkrut Kementerian Agama di wilayah setempat, partisipasi ormas yang memiliki program Dai 3T, serta beberapa pesantren,” ujar Abu di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, jumlah dai yang dikirim tahun ini mencapai lebih dari 2.000 orang, meningkat dari sekitar 900 orang atau mendekati 1.000 dai pada tahun sebelumnya.

Kenaikan ini didorong oleh tingginya permintaan dari otoritas setempat serta respons positif masyarakat terhadap program tersebut.

Bahkan, terdapat sejumlah dai yang memilih menetap dan mengabdi lebih lama di wilayah 3T.

Baca juga: Kemenag Aceh Perkirakan Awal Ramadhan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Fokus Penguatan Iman dan Wawasan Kebangsaan

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi menyampaikan bahwa para dai yang ditugaskan membawa misi penguatan iman, spiritualitas, serta nilai-nilai kebangsaan, termasuk pesan ekoteologi yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat.

“Kita akan melakukan pelepasan seremonial pada 16 Ramadhan di salah satu hotel yang lokasinya dekat dengan bandara, mengingat bertepatan dengan masa libur. Pada kesempatan itu juga akan disampaikan panduan bagi para dai,” katanya.

Muchlis menegaskan, penguatan pengetahuan agama menjadi prioritas utama selama Ramadhan, termasuk pembelajaran Al Quran sebagai bagian dari momentum bulan suci.

“Karena wilayahnya 3T, para dai tentu menyesuaikan dengan kondisi dan realitas masyarakat setempat. Namun yang pasti, penguatan pengetahuan keagamaan dan pembelajaran Al Quran menjadi prioritas,” ujarnya.

Simbol Kehadiran Negara di Wilayah Terluar

Ia menambahkan, meskipun tahun ini tidak disertai pengiriman paket bantuan karena pertimbangan efisiensi, kehadiran dai di wilayah 3T dan perbatasan tetap menjadi simbol kuat kehadiran negara hingga ke pelosok.

“Misinya adalah menegaskan bahwa negara hadir sampai ke wilayah terjauh. Dalam hal ini Kementerian Agama memberikan pencerahan di bulan Ramadhan agar spiritualitas dan semangat kebangsaan masyarakat semakin meningkat,” kata dia.

Melalui Program Dai 3T Ramadhan 1447 H/2026 ini, Kemenag berharap masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar mendapatkan penguatan keagamaan sekaligus dorongan semangat kebangsaan secara berkelanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar