Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M Versi Muhammadiyah, Ini Link Downloadnya

Kompas.com, 16 Februari 2026, 17:00 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Bulan suci Ramadhan 1447 H segera tiba dan umat Islam mulai mempersiapkan diri menyambut bulan penuh keberkahan tersebut.

Sejumlah kebutuhan ibadah, termasuk jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M, mulai dicari masyarakat sebagai panduan waktu puasa.

Dilansir dari Suara Muhammadiyah, jadwal imsakiyah untuk warga persyarikatan Muhammadiyah maupun umat Muslim secara umum di seluruh Indonesia telah terbit.

Jadwal tersebut dapat diunduh sebagai pedoman pelaksanaan ibadah selama Ramadhan 2026.

Baca juga: Ini Jadwal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah

Disusun Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M disusun oleh Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Oman Fathurohman SW, MAg.

Penyusunan jadwal ini mengacu pada ketentuan hisab yang digunakan Muhammadiyah dalam menentukan waktu ibadah.

Perhitungan awal waktu subuh dan imsak mengikuti hasil Munas Tarjih Muhammadiyah ke-31 tahun 2020.

Kriteria tersebut menetapkan awal waktu subuh ketika ketinggian matahari berada pada posisi minus delapan belas derajat.

Berlaku untuk Kota Besar dan Daerah Pemekaran

Jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M mencakup seluruh kota besar di Indonesia.

Wilayah yang masuk dalam daftar juga meliputi sejumlah kota hasil pemekaran di Papua, seperti Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Pada tahun ini, terdapat tambahan tiga kota, yakni Tasikmalaya, Cirebon, dan Cilacap.

Penambahan tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan layanan informasi waktu ibadah bagi masyarakat.

Baca juga: Kapan Hari Pertama Puasa 2026? Ini Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Link Unduhan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Umat Islam yang ingin memperoleh jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M dapat mengunduhnya melalui tautan ini

Jadwal ini diharapkan menjadi panduan dalam menentukan waktu imsak, subuh, serta waktu-waktu penting lainnya selama bulan puasa.

Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia

(1) Banda Aceh | Download di sini

(2) Medan (Sumut) | Download di sini

(3) Padang (Sumbar) | Download di sini

(4) Pekanbaru (Riau) | Download di sini

(5) Tanjung Pinang (Kepri) | Download di sini

(6) Pangkal Pinang (Babel) | Download di sini

(7) Bengkulu (Bengkulu) | Download di sini

(8) Jambi (Jambi) | Download di sini

(9) Palembang (Sumsel) | Download di sini

(10) Bandar Lampung (Lampung) | Download di sini

(11) Semarang (Jateng) | Download di sini

(12) Surabaya (Jatim) | Download di sini

(13) Jakarta (D.K.I) | Download di sini

(14) Bandung (Jabar) | Download di sini

(15) Serang (Banten) | Download di sini

(16) Mamuju (Sulbar) | Download di sini

(17) Makassar (Sulsel) | Download di sini

(18) Palu (Sulteng) | Download di sini

(19) Kendari (Sultra) | Download di sini

(20) Gorontalo (Gorontalo) | Download di sini

(21) Manado (Sulut) | Download di sini

(22) Sofifi (Malut) | Download di sini

(23) Ambon (Maluku) | Download di sini

(24) Manokwari (Papua Barat) | Download di sini

(25) Nabire (Papua Tengah) | Download di sini

(26) Jayapura (Papua) | Download di sini

(27) Jayawijaya (Papua Pegunungan) | Download di sini

(28) Sorong (Papua Barat Daya) | Download di sini

(29) Merauke (Papua Selatan) | Download di sini

(30) Pontianak (Kalbar) | Download di sini

(31) Palangkaraya (Kalteng) | Download di sini

(32) Banjarbaru (Kalsel) | Download di sini

(33) Samarinda (Kaltim) | Download di sini

(34) Tanjung Selor (Kaltara) | Download di sini

(35) Denpasar (Bali) | Download di sini

(36) Kupang (NTT) | Download di sini

(37) Mataram (NTB) | Download di sini

(38) Yogyakarta (DIY) | Download di sini

(39) Tasikmalaya (Jawa Barat) | Download di sini

(40) Cirebon (Jawa Barat) | Download di sini

(41) Cilacap (Jawa Tengah) | Download di sini

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar