Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Resep Opor Ayam Gurih dan Creamy untuk Lebaran 2026, Lengkap Opor Kuning & Putih

Kompas.com, 21 Februari 2026, 02:03 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber YouTube

KOMPAS.com - Resep opor ayam selalu jadi incaran menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hidangan klasik ini seolah tak pernah absen dari meja makan saat Lebaran.

Kuah santannya yang gurih, tekstur ayam yang lembut, serta rasa yang tidak terlalu pedas membuat opor ayam disukai semua kalangan, termasuk anak-anak.

Tak hanya untuk momen spesial, opor ayam juga cocok jadi menu harian keluarga. Ada dua variasi populer yang bisa Anda coba: Opor Ayam Kuning dan Opor Ayam Putih. Keduanya punya karakter rasa yang khas dan sama-sama lezat.

Pilih Ayam yang Tepat untuk Opor Lebih Lezat

Sebelum masuk ke resep, pemilihan ayam adalah kunci.

1. Ayam Negeri (Broiler)

  • Daging tebal dan cepat empuk.
  • Sebaiknya dimarinasi dulu dengan jeruk nipis dan garam selama 15–30 menit agar tidak amis dan bumbu meresap.

2. Ayam Kampung atau Pejantan

  • Tekstur lebih padat dan rasa lebih gurih alami.
  • Waktu memasak lebih lama (1–2 jam untuk ayam kampung besar).
  • Bisa menggunakan presto agar lebih cepat empuk.

Baca juga: Menu Diet Ramadhan: Rekomendasi Berbuka dan Sahur Sehat

Jika ingin rasa lebih tradisional dan kaya, ayam kampung sering jadi pilihan utama untuk opor Lebaran.

Resep Opor Ayam Kuning Gurih dan Tanak

Opor Ayam Kuning Gurih dan Tanak.Ilustrasi dibuat AI Opor Ayam Kuning Gurih dan Tanak.

Opor ayam kuning terkenal dengan warna cerah dari kunyit dan aroma rempah yang kuat.

Bumbu Halus:

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Kemiri (disangrai agar wangi)
  • Kunyit
  • Jahe
  • Ketumbar
  • Lada putih
  • Sedikit minyak atau air untuk blender

Bahan Aromatik:

  • Serai (geprek)
  • Lengkuas (geprek)
  • Daun salam
  • Daun jeruk
  • Santan
  • Garam, gula, kaldu ayam

Cara Membuat Opor Ayam Kuning:

1. Tumis Bawang Iris Dulu

Rahasia aroma lebih sedap adalah menumis sebagian bawang merah iris hingga sedikit kering sebelum memasukkan bumbu halus.

2. Masak Bumbu Hingga Tanak

Masukkan bumbu halus dan bahan aromatik. Tumis sampai minyak keluar dan bumbu benar-benar matang agar:

  • Tidak bau kunyit mentah
  • Opor lebih tahan lama
  • Rasa lebih dalam

3. Ungkep Ayam

Masukkan ayam, aduk hingga berubah warna dan bumbu meresap.

4. Tambahkan Air dan Santan

Jangan terlalu banyak air agar tidak hambar. Masukkan santan dan bumbu pelengkap.

5. Masak dengan Api Kecil

Gunakan api kecil setelah mendidih agar:

  • Santan tidak pecah
  • Daging lebih lembut
  • Bumbu meresap sempurna

Aduk perlahan selama proses memasak.

Resep Opor Ayam Putih Creamy dan Lembut

Opor Ayam Putih Creamy dan Lembut.Ilustrasi dibuat AI Opor Ayam Putih Creamy dan Lembut.

Jika ingin tampilan lebih netral di meja Lebaran, opor ayam putih bisa jadi pilihan.

Perbedaan Utama:

  • Tidak menggunakan kunyit
  • Mengandalkan aroma pala
  • Bisa ditambah sedikit jinten untuk rasa lebih kompleks

Cara Membuat Opor Ayam Putih:

1. Tumis Bawang Iris

Tumis bawang merah iris bersama lengkuas, daun salam, dan daun jeruk hingga harum dan sedikit kecokelatan.

2. Masak Ayam Langsung dalam Santan

Untuk tekstur super lembut, ayam bisa langsung direbus dalam santan sejak awal dengan api kecil.

3. Tambahkan Santan Kental di Akhir

Jika kuah menyusut, tambahkan sedikit santan kental agar tekstur lebih creamy dan mengikat.

Tips Opor Ayam Anti Gagal dan Tidak Basi

  • Gunakan lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk yang digeprek untuk aroma segar.
  • Jangan membuat kuah terlalu kental jika disajikan dengan ketupat dan rendang.
  • Aduk santan perlahan agar tidak pecah.
  • Taburi bawang goreng saat penyajian.
  • Sajikan dengan cabai rawit hijau untuk sensasi pedas segar.

Opor Ayam, Menu Wajib Lebaran yang Tak Pernah Gagal

Baik opor ayam kuning maupun opor ayam putih, keduanya sama-sama cocok disandingkan dengan:

  • Ketupat Lebaran
  • Lontong
  • Lontong Cap Go Meh
  • Nasi hangat untuk menu harian

Baca juga: Ide Menu Sahur Pertama Ramadhan: Praktis, Bergizi, dan Tahan Lapar

Resep opor ayam ini bisa menjadi andalan untuk Lebaran 2026 maupun hidangan keluarga sehari-hari. Dengan teknik memasak yang tepat, opor akan terasa lebih gurih, tidak bau santan, dan kuahnya tetap creamy menggoda.

Sudah siap memasak opor ayam untuk Lebaran tahun ini?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
5 Contoh Pidato Islami HUT Kemerdekaan RI 2026, Singkat dan Penuh Makna
5 Contoh Pidato Islami HUT Kemerdekaan RI 2026, Singkat dan Penuh Makna
Aktual
Menag Nasaruddin: Hasil KUII VIII MUI Jadi Program Kerja Pemerintah
Menag Nasaruddin: Hasil KUII VIII MUI Jadi Program Kerja Pemerintah
Aktual
KUII VIII MUI Hasilkan 12 Rekomendasi, Dorong Danantara Syariah hingga RUU Pencegahan LGBTQ
KUII VIII MUI Hasilkan 12 Rekomendasi, Dorong Danantara Syariah hingga RUU Pencegahan LGBTQ
Aktual
Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU Minta Jaksa Agung Tetap Semangat Berantas Korupsi
Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU Minta Jaksa Agung Tetap Semangat Berantas Korupsi
Aktual
Kapan Membacakan Talqin yang Sesuai Sunnah? Ketahui Waktu untuk Menuntun Bacaan “La Ilaha Illallah”
Kapan Membacakan Talqin yang Sesuai Sunnah? Ketahui Waktu untuk Menuntun Bacaan “La Ilaha Illallah”
Aktual
Hukum Bayar Zakat dengan Kartu Kredit Syariah, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Ulama
Hukum Bayar Zakat dengan Kartu Kredit Syariah, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Ulama
Aktual
Niat Puasa Daud Lengkap: Bacaan, Tata Cara, Waktu Pelaksanaan, dan Ketentuannya
Niat Puasa Daud Lengkap: Bacaan, Tata Cara, Waktu Pelaksanaan, dan Ketentuannya
Doa dan Niat
Hukum Shalat Sambil Menggendong Anak, Apakah Sah Shalatnya? Ini Penjelasan dan Syaratnya
Hukum Shalat Sambil Menggendong Anak, Apakah Sah Shalatnya? Ini Penjelasan dan Syaratnya
Aktual
Apakah Mematikan Dering HP saat Shalat Bisa Membatalkan Shalat? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Mematikan Dering HP saat Shalat Bisa Membatalkan Shalat? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Shalat Istisqa: Niat, Tata Cara, dan Khutbah Sebagai Ikhtiar Meminta Hujan saat Kemarau Panjang
Shalat Istisqa: Niat, Tata Cara, dan Khutbah Sebagai Ikhtiar Meminta Hujan saat Kemarau Panjang
Doa dan Niat
Taaruf dalam Islam, Proses Saling Mengenal Sebelum Menikah
Taaruf dalam Islam, Proses Saling Mengenal Sebelum Menikah
Aktual
Hukum Berhijab Tapi Memakai Wig atau Rambut Palsu, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasannya
Hukum Berhijab Tapi Memakai Wig atau Rambut Palsu, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasannya
Aktual
Apakah Shalat Ghaib Masih Boleh Dilakukan Setelah Jenazah Dimakamkan? Simak Penjelasannya
Apakah Shalat Ghaib Masih Boleh Dilakukan Setelah Jenazah Dimakamkan? Simak Penjelasannya
Aktual
Amalan Setelah Memakamkan Jenazah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Amalan Setelah Memakamkan Jenazah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Aktual
Menag Ingatkan Tak Main Hakim Sendiri Soal LGBT, MUI Siapkan RUU Pidana
Menag Ingatkan Tak Main Hakim Sendiri Soal LGBT, MUI Siapkan RUU Pidana
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar