Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Takjil Viral Ramadhan 2026, Dari Cimol Bojot hingga Dimsum Mentai

Kompas.com, 21 Februari 2026, 16:03 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjelang waktu berbuka, suasana sore di bulan Ramadhan selalu menghadirkan cerita tersendiri.

Deretan pedagang di pinggir jalan, bazar musiman, hingga gerai minuman modern dipadati pembeli yang berburu takjil.

Jika dulu pilihan takjil identik dengan kolak, kurma, dan gorengan, kini wajahnya semakin beragam.

Baca juga: 8 Takjil Paling Laris Saat War Takjil, dari Gorengan hingga Timun Suri

Ramadhan 2026 menghadirkan gelombang takjil viral yang tak hanya menggoda selera, tetapi juga mengikuti tren media sosial dan selera generasi muda.

Padahal, hakikat puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

Yā ayyuhal-lażīna āmanū kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alal-lażīna min qablikum la‘allakum tattaqūn

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Namun, dinamika kuliner Ramadhan menunjukkan bahwa tradisi dan kreativitas bisa berjalan beriringan.

Dari Tradisional ke Viral: Perubahan Selera Takjil

Dalam buku Sejarah Kuliner Nusantara karya Fadly Rahman, disebutkan bahwa makanan selalu mengalami adaptasi sesuai konteks sosial dan budaya.

Ramadhan menjadi momen ketika kreativitas kuliner bertemu dengan kebutuhan pasar musiman.

Hal senada dijelaskan dalam Pengantar Ilmu Gastronomi karya I Wayan Sudiarta, bahwa tren makanan sangat dipengaruhi oleh media sosial dan preferensi generasi muda. Takjil pun ikut berevolusi. Lalu, apa saja takjil viral yang banyak dicari Ramadhan 2026?

Cireng Isi Ayam Suwir Pedas

Ilustrasi cireng isi khas Bandung. SHUTTERSTOCK/JIMMY GUNAWAN Ilustrasi cireng isi khas Bandung.
Cireng (aci digoreng) bukan pemain baru, tetapi inovasi isi ayam suwir pedas membuatnya naik kelas.

Bagian luar yang renyah berpadu dengan isian gurih pedas menciptakan sensasi “meledak” saat digigit.

Menu ini laris karena praktis, mengenyangkan, dan mudah dijual dalam kemasan ekonomis.

Cimol Bojot Isi Mozzarella

Cimol bojot isi mozzarela(AI) Cimol bojot isi mozzarela
Cimol yang biasanya polos kini hadir dengan isian keju mozzarella. Saat digigit, keju meleleh dan menciptakan efek “cheese pull” yang sering viral di media sosial.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana visual makanan berperan penting dalam menarik pembeli, terutama generasi digital.

Pancong Lumer

Pancong lumer di Pancong Yaya, Jalan Menteng Sukabumi Gang 1 No 3, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2024).KOMPAS.com/XENA OLIVIA Pancong lumer di Pancong Yaya, Jalan Menteng Sukabumi Gang 1 No 3, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2024).
Kue pancong tradisional kini tampil modern dengan topping cokelat lumer, matcha, hingga tiramisu. Perpaduan rasa klasik dan sentuhan kekinian menjadikannya favorit baru.

Dalam Ensiklopedia Jajanan Pasar Indonesia terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, disebutkan bahwa kue berbasis kelapa seperti pancong memiliki sejarah panjang dalam budaya Betawi. Inovasi topping membuatnya tetap relevan.

Mochi Strawberry dan Dessert Box

Ilustrasi mochi isi kacang, camilan kenyal, lembut, dan manis.canva.com/ photoraidz Ilustrasi mochi isi kacang, camilan kenyal, lembut, dan manis.
Mochi berisi krim strawberry dan potongan buah segar menjadi pilihan takjil manis yang ringan. Begitu pula dessert box dalam berbagai rasa seperti tiramisu dan red velvet.

Teksturnya lembut, tampilannya estetik, dan mudah dibagikan sebagai hampers Ramadhan.

Donat Susu dan Roti Viral

Donat Pie Susu di di pop-up store Dough Darlings Jakarta, Selasa (13/1/2026).Kompas.com/Krisda Tiofani Donat Pie Susu di di pop-up store Dough Darlings Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Donat susu dengan taburan gula halus atau isian cokelat pistachio menjadi primadona baru. Tren pistachio global yang sempat viral turut meramaikan takjil Ramadhan.

Dalam buku Food Trend and Culinary Innovation karya Raymond S. Noer, dijelaskan bahwa adaptasi rasa internasional ke dalam produk lokal menjadi strategi efektif menarik konsumen muda.

Risol Mayo dan Dimsum Mentai

visual dimsum mentai sebagai salah satu kuliner fusion yang marak diganderungi anak mudaKOMPAS.com/AZWA SAFRINA visual dimsum mentai sebagai salah satu kuliner fusion yang marak diganderungi anak muda
Risol mayo dengan isian telur dan smoked beef tetap menjadi favorit. Sementara dimsum mentai menawarkan rasa gurih pedas yang kuat.

Menu ini banyak dijual di bazar Ramadhan dan kerap sold out sebelum azan Maghrib berkumandang.

Minuman Kekinian dan Es Kopi Susu

Matcha latte, salah satu ide olahan minuman matcha.canva.com Matcha latte, salah satu ide olahan minuman matcha.
Takjil modern tak lengkap tanpa minuman viral. Boba, milk tea, hingga es kopi susu menjadi pilihan populer.

Dalam Ilmu Pangan dan Gizi karya Sediaoetama, dijelaskan bahwa tubuh membutuhkan asupan cairan dan gula sederhana saat berbuka untuk memulihkan energi. Namun konsumsi tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.

Antara Kreativitas dan Esensi Ibadah

Meski tren terus berubah, esensi Ramadhan tetap sama. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

Syahru Ramaḍānal-lażī unzila fīhil-Qur’ān

Artinya: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.”

Artinya, berburu takjil boleh saja menjadi bagian dari tradisi, tetapi jangan sampai melupakan makna puasa sebagai latihan pengendalian diri.

Takjil viral Ramadhan 2026 menunjukkan bahwa tradisi tidak pernah statis. Ia tumbuh mengikuti zaman, memadukan rasa lama dan sentuhan baru.

Kolak dan kurma tetap punya tempat istimewa. Namun cireng isi pedas, mochi strawberry, hingga pancong lumer menjadi bukti bahwa Ramadhan selalu menghadirkan kejutan.

Pertanyaannya, dari semua takjil viral ini, mana yang paling ingin Anda coba saat berbuka nanti?

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar