Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Info Mudik Gratis KAI 2026, Simak Jadwal, Syarat, dan Diskon Tiket KAI

Kompas.com, 27 Februari 2026, 15:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kabar baik datang bagi masyarakat yang berencana pulang kampung menggunakan kereta api.

Program mudik gratis KAI 2026 kembali digelar dengan dukungan pemerintah dan sejumlah BUMN, lengkap dengan ribuan kuota tiket serta diskon tarif perjalanan hingga puluhan persen.

Mudik bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan peristiwa sosial dan spiritual. Dalam buku Mudik: Mobilitas dan Identitas Orang Indonesia karya Mudji Sutrisno, tradisi pulang kampung disebut sebagai momen memperkuat akar kultural sekaligus memperbarui relasi kekeluargaan.

Baca juga: Mudik Gratis Jateng 2026 Dibuka, Daftar Bus Mulai 12 Februari, KA 18 Februari

Di titik inilah kebijakan transportasi publik menjadi sangat penting: memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau.

Lantas, apa saja skema mudik gratis KAI 2026 dan bagaimana memanfaatkan diskon tiket kereta Lebaran tahun ini?

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN dalam Mudik Gratis 2026

Program mudik gratis KAI 2026 tidak berdiri sendiri. Sejumlah instansi terlibat aktif, mulai dari Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero), hingga Jasa Raharja.

Salah satu program unggulan adalah Motor Gratis (Motis) yang digagas Kementerian Perhubungan.

Skema ini memungkinkan pemudik mengirim sepeda motor menggunakan kereta api, sementara penumpang tetap melakukan perjalanan dengan moda yang sama.

Tujuannya jelas: menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor.

Di sisi lain, PT KAI menghadirkan program Mudik Gratis Bersama KAI dalam rangkaian Mudik Gratis BUMN 2026.

Sejumlah rute strategis di Pulau Jawa disiapkan, termasuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen menuju kota-kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi bagian dari stimulus transportasi nasional untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi saat puncak arus mudik Lebaran.

Baca juga: Daftar Mudik Gratis Terbaru Februari 2026: Cek Jadwal, Kuota, dan Link Pendaftaran Resminya

Rincian Kuota Mudik Gratis KAI 2026

Minat masyarakat terhadap mudik gratis selalu tinggi setiap tahun. Karena itu, memahami kuota menjadi langkah awal agar tidak kehabisan tiket.

Tahun ini, ribuan kursi disediakan untuk berbagai rute di Pulau Jawa. Selain tiket penumpang, tersedia pula kuota pengangkutan sepeda motor melalui program Motis. Rangkaian kereta tambahan juga dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Meski jumlahnya mencapai puluhan ribu, kuota tersebut tersebar dalam beberapa program berbeda.

Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa tiket dapat habis hanya dalam hitungan jam setelah pendaftaran dibuka.

Karena itu, calon peserta disarankan memantau pengumuman resmi sejak jauh hari dan menyiapkan dokumen lebih awal.

Syarat dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Secara umum, peserta mudik gratis KAI 2026 wajib menyiapkan dokumen identitas yang valid. KTP dan Kartu Keluarga menjadi syarat utama.

Bagi peserta Motis, terdapat ketentuan tambahan seperti SIM C aktif, STNK atas nama sendiri, serta kapasitas mesin motor maksimal 200 cc. Peserta juga tidak diperkenankan terdaftar ganda di program mudik gratis BUMN lainnya.

Seluruh dokumen biasanya harus diunggah dalam format digital melalui platform pendaftaran resmi.

Ketelitian saat mengisi data menjadi krusial karena kesalahan kecil dapat menggugurkan proses verifikasi.

Baca juga: Mudik Gratis 2026: Cara Daftar Online dan Offline Lengkap, Ini Rutenya

Cara Daftar Mudik Gratis KAI 2026 Secara Online

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs atau aplikasi resmi masing-masing penyelenggara.

Tahapannya meliputi pembuatan akun, verifikasi email, pemilihan rute dan tanggal keberangkatan, hingga pengunggahan dokumen persyaratan.

Setelah proses selesai, peserta akan menerima kode booking atau tiket digital yang wajib disimpan sebagai bukti keberangkatan.Mencatat timeline menjadi langkah penting. 

Berikut jadwal penting mudik gratis KAI 2026:

  • Pendaftaran PT KAI (BUMN) mulai 13 Februari 2026
  • Pendaftaran Jasa Raharja mulai 12 Februari 2026
  • Pendaftaran Pemprov Jawa Tengah mulai 18 Februari 2026
  • Keberangkatan Jasa Raharja pada 16–17 Maret 2026 dari Stasiun Pasar Senen
  • Keberangkatan PT KAI dan program lain pada 17 Maret 2026 dari Stasiun Pasar Senen

Diskon Tiket Kereta Lebaran 2026 hingga 30 Persen

Selain tiket gratis, PT KAI juga menghadirkan potongan harga tiket kereta api hingga 30 persen pada periode tertentu menjelang Lebaran.

Program diskon ini berlaku untuk perjalanan dan rute tertentu sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan.

Kebijakan tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak memperoleh kuota mudik gratis namun tetap ingin menikmati perjalanan hemat dan nyaman.

Informasi detail mengenai daftar kereta, periode diskon, serta ketersediaan kursi dapat diakses melalui aplikasi resmi KAI atau kanal komunikasi perusahaan.

Baca juga: Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Resmi Dibuka, Kuota Terbatas

Mudik sebagai Ibadah Sosial

Lebaran identik dengan Idulfitri, momentum kembali ke kesucian sekaligus mempererat silaturahmi.

Dalam buku Fiqh al-Sunnah karya Sayyid Sabiq, dijelaskan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan sebagai bagian dari ajaran Islam.

Mudik, dalam konteks ini, bukan hanya perjalanan geografis tetapi juga perjalanan batin. Kebijakan transportasi publik seperti mudik gratis KAI 2026 dan diskon tiket Lebaran menjadi instrumen negara untuk mendukung kelancaran ibadah sosial tersebut.

Dengan memahami skema program, kuota, syarat, serta jadwal pendaftaran, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang.

Persiapan yang baik bukan hanya soal tiket, tetapi juga tentang menghadirkan perjalanan pulang yang aman, tertib, dan penuh makna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com