KOMPAS.com – Tradisi mudik menjelang Idul Fitri 1447 H kembali menjadi perhatian. Sejumlah instansi pemerintah dan BUMN membuka program mudik gratis 2026, baik melalui pendaftaran online maupun offline.
Program ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Tahun ini, pilihan program semakin beragam. Mulai dari moda bus hingga kereta api, dengan titik keberangkatan di berbagai kota besar. Lalu, bagaimana cara daftar mudik gratis 2026? Berikut panduan lengkapnya.
Mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung. Dalam buku Sosiologi Agama karya Dadang Kahmad dijelaskan bahwa hari raya keagamaan selalu memicu mobilitas sosial berskala besar.
Di Indonesia, Idul Fitri menjadi momentum tahunan yang menggerakkan jutaan orang kembali ke kampung halaman.
Program mudik gratis hadir untuk mengurangi beban biaya transportasi sekaligus menekan risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi secara berlebihan. Selain itu, kebijakan ini juga mendukung kelancaran arus mudik nasional.
Sebagian besar program mudik gratis 2026 membuka pendaftaran daring melalui situs resmi atau aplikasi. Berikut beberapa di antaranya:
PT Pos Indonesia kembali berpartisipasi dalam program Mudik Bersama BUMN 2026. Kuota yang tersedia sebanyak 350 peserta dengan keberangkatan dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi Pospay atau datang langsung ke outlet pos terdekat.
Jadwal pendaftaran: 12–28 Februari 2026
Keberangkatan: 17–18 Maret 2026
Rute: berbagai kota di Pulau Jawa
Baca juga: Mudik Gratis 2026 Masih Dibuka, Ini Daftar dan Rutenya
PT Pelabuhan Indonesia menyediakan rute dari Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan menuju berbagai kota tujuan seperti Solo, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, hingga Padang.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi: https://mudikpelindo.id/
Pendaftaran dibuka mulai 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota terpenuhi.
PT Jasa Raharja menyediakan dua moda transportasi, yakni bus dan kereta api.
Kereta api diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen, sedangkan bus dari kawasan Gelora Bung Karno Jakarta.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs: https://mudik.jasaraharja.co.id/
Disarankan menggunakan peramban Google Chrome agar proses registrasi lebih lancar.
PT Jasa Marga membuka pendaftaran melalui laman https://mudikgratis.jasamarga.co.id/
mulai 25 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.
Rute mencakup jalur utara dan selatan Pulau Jawa, seperti Semarang, Solo, Surabaya, dan Yogyakarta.
Baca juga: Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Resmi Dibuka, Kuota Terbatas
Tidak semua program mensyaratkan pendaftaran daring. Beberapa pemerintah daerah tetap membuka layanan langsung bagi warga.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan menyediakan 3.040 tiket dengan 74 unit bus.
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Sapawarga, tetapi verifikasi dan ketentuan tertentu dapat dilakukan langsung sesuai arahan petugas.
Keberangkatan dijadwalkan 13–15 Maret 2026.
Pemerintah Kota Bandung membuka pendaftaran secara langsung di JPO Asia Afrika Bandung pada 24 Februari–6 Maret 2026.
Kuota tersedia 250 kursi dengan lima rute utama, termasuk Bandung–Yogyakarta dan Bandung–Surabaya.
Keberangkatan dilakukan dari Balai Kota Bandung pada 17 Maret 2026.
Meski tiap program memiliki ketentuan berbeda, umumnya peserta perlu menyiapkan:
Peserta juga disarankan mendaftar lebih awal karena kuota terbatas dan biasanya habis dalam hitungan hari.
Baca juga: Dishub Bogor Buka Mudik Gratis 2026, Ini Jadwal, Syarat, dan Rutenya
Dalam Ensiklopedi Fikih Indonesia: Puasa dan Zakat karya Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa Idul Fitri menjadi momentum kembali kepada fitrah sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Tradisi mudik memperkuat makna tersebut, karena keluarga besar dapat berkumpul kembali setelah setahun berpisah.
Oleh karena itu, program mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi, tetapi bagian dari upaya menjaga nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Agar peluang mendapatkan kursi lebih besar, berikut beberapa tips:
Dengan banyaknya pilihan program mudik gratis 2026, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih aman dan hemat biaya.
Namun, karena kuota terbatas dan minat sangat tinggi, calon peserta perlu bergerak cepat dan teliti membaca syarat yang berlaku.
Jangan sampai ketinggalan, karena momen pulang kampung setahun sekali ini selalu dinantikan jutaan orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang