Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tsamara Amany: Potensi Zakat Rp 300 Triliun, Pemuda Perlu Dilibatkan

Kompas.com, 16 Maret 2026, 20:49 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Humas, Tsamara Amany, mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam gerakan zakat dan aksi sosial di Indonesia.

Hal itu disampaikan Tsamara dalam talkshow bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia: Mengelola Potensi Zakat dan Filantropi Islam untuk Kesejahteraan Umat Melalui Media Massa” yang digelar di Aula Achmad Subianto, Kantor Pusat Baznas RI, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurut Tsamara, mayoritas penduduk Indonesia saat ini berada pada usia produktif dan banyak di antaranya memiliki ketertarikan besar terhadap kegiatan yang memberikan dampak sosial.

Ia menilai potensi tersebut perlu difasilitasi melalui ruang atau jalur yang jelas agar semangat kontribusi generasi muda dapat tersalurkan secara positif.

“Banyak anak muda Indonesia yang sebenarnya ingin berkontribusi untuk dampak sosial. Jika ada ruang dan jalurnya, saya percaya mereka akan terlibat aktif,” ujar Tsamara.

Baca juga: Baznas Gandeng Media Perluas Literasi Zakat dan Filantropi Islam

Ia menyebut berbagai survei global menunjukkan sekitar 60–70 persen generasi Z memiliki minat besar pada aktivitas yang memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Namun, Tsamara juga menyoroti fenomena meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online di kalangan anak muda.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2025, nilai pinjaman online tercatat mencapai sekitar Rp96 triliun dan didominasi oleh kelompok usia 19 hingga 34 tahun.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan banyak anak muda yang terpapar aktivitas finansial berisiko.

Karena itu, Tsamara menilai perlu adanya alternatif ruang kegiatan yang lebih produktif, termasuk melalui gerakan sosial dan filantropi.

“Ini menjadi concern kami juga. Kita perlu mencarikan ruang lain agar energi dan ketertarikan anak muda bisa tersalurkan pada aktivitas yang lebih positif,” kata dia.

Baca juga: Prabowo, Gibran, dan Menteri Kabinet Merah Putih Tunaikan Zakat di Istana, Terkumpul Rp 3,8 M

Dalam kesempatan tersebut, Tsamara juga menyoroti peran Baznas dalam memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Ia menyebut lembaga tersebut memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengentasan kemiskinan dan bantuan kemanusiaan.

Mengacu pada data Baznas, pada 2023 lembaga tersebut disebut berhasil membantu sekitar 54.000 orang keluar dari garis kemiskinan.

“Ini capaian yang luar biasa, karena Baznas bekerja tidak hanya sebagai lembaga pengumpul dana, tetapi juga menjalankan fungsi sosial yang nyata untuk membantu masyarakat,” ungkap Tsamara.

Selain itu, ia juga menyinggung kontribusi Baznas dalam penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina yang dinilai menjadi bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan global.

Meski demikian, Tsamara menilai peran besar Baznas masih perlu diperkuat dari sisi publikasi dan komunikasi kepada masyarakat.

Menurut dia, banyak program dan dampak sosial Baznas yang belum diketahui secara luas oleh publik.

“Kalau memakai istilah anak muda sekarang, Baznas ini masih underrated. Perlu kita tingkatkan lagi publikasi dan sorotannya di media sosial maupun media massa,” kata Tsamara.

Baca juga: Zakat, Pajak, dan Keadilan Fiskal

Ia menambahkan, pendekatan komunikasi berbasis cerita atau storytelling mengenai dampak program dinilai penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Dengan narasi yang kuat mengenai keberhasilan program zakat, kata dia, publik akan lebih terdorong untuk berkontribusi melalui lembaga resmi seperti Baznas.

Selain sebagai donatur, Tsamara juga mendorong generasi muda terlibat sebagai relawan maupun penggerak kampanye sosial.

Menurut dia, anak muda dapat berperan dalam menyebarkan informasi, menggerakkan aksi solidaritas, serta memperluas jangkauan kampanye filantropi.

“Anak muda bisa berkontribusi bukan hanya melalui dana, tetapi juga sebagai relawan, penyebar informasi, dan penggerak aksi sosial,” ujar dia.

Tsamara menambahkan bahwa potensi zakat nasional sebenarnya sangat besar. Berbagai kajian memperkirakan potensi zakat di Indonesia dapat mencapai sekitar Rp 300 triliun per tahun, namun realisasinya saat ini masih jauh di bawah angka tersebut.

Karena itu, ia berharap penguatan komunikasi publik serta keterlibatan generasi muda dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

“Jika narasi dampaknya kuat dan masyarakat tahu saluran yang kredibel, saya yakin partisipasi publik akan semakin besar,” tutup Tsamara.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar