Editor
KOMPAS.com — Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penutupan Masjid Al-Aqsa oleh otoritas Israel. Kebijakan tersebut dinilai menghambat umat Islam dalam menjalankan ibadah, terutama di bulan suci Ramadhan.
Dalam pernyataannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa pihaknya sangat menyesalkan langkah tersebut dan mendesak agar Masjid Al-Aqsa segera dibuka kembali demi kepentingan umat Islam yang ingin beribadah.
“Penutupan ini sangat kami sesalkan. Kami menuntut agar Masjid Al-Aqsa dibuka kembali, terlebih dalam momentum Ramadhan dan Idulfitri,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: DMI Serukan Masjid Jadi Shelter Darurat untuk Korban Banjir di Sumatera
Menurutnya, tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip kebersamaan, nilai kemanusiaan, serta semangat kerja sama internasional.
Ia juga menyoroti bahwa pengelolaan Masjid Al-Aqsa berada di bawah otoritas Yordania, sehingga penutupan oleh pihak Israel dianggap melanggar kesepakatan yang telah ada.
DMI bersama masyarakat Indonesia turut mengecam penutupan tersebut dan berharap situasi dapat segera membaik, sehingga umat Islam dapat kembali menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Baca juga: DMI Kecam Pengeroyokan di Masjid Agung Sibolga yang Tewaskan Pemuda Musafir
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian dunia internasional terhadap situasi di kawasan tersebut, khususnya terkait akses ibadah di salah satu situs suci umat Islam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang