Editor
KOMPAS.com — Penemuan penting kembali mengungkap sejarah awal Islam di Semenanjung Arab.
Heritage Commission berhasil menyelesaikan musim kedua penggalian arkeologi di situs Al-Asdaa, wilayah Al-Makhwah, kawasan Al-Baha Region.
Dalam penggalian tersebut, tim arkeolog menemukan sebuah masjid kuno berukuran sekitar 11 x 12 meter yang dilengkapi mihrab serta tiga pintu masuk.
Baca juga: Perusahaan Tertua di Dunia Ini Sudah Berdiri Sejak Rasulullah Kecil, Tapi Bukan di Arab
Struktur bangunan juga menunjukkan adanya fondasi pilar berbentuk persegi yang dahulu menopang atap masjid.
Temuan ini mengindikasikan adanya perencanaan arsitektur yang matang, sekaligus menegaskan peran penting masjid dalam tata kota Islam awal.
Menurut laporan Saudi Press Agency via Arab News, desain tersebut mencerminkan bagaimana fungsi keagamaan dan sosial terintegrasi dalam kehidupan masyarakat saat itu.
Tak hanya itu, penggalian juga mengungkap empat ruangan di sisi timur laut masjid. Ruangan-ruangan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas seperti kolam air, tempat penyimpanan, hingga tungku memasak di dalam ruangan.
Para peneliti meyakini bahwa area tersebut digunakan sebagai tempat tinggal atau fasilitas pendukung aktivitas masjid, menunjukkan adanya komunitas yang hidup dan beraktivitas di sekitar pusat ibadah tersebut.
Komisi Warisan menegaskan bahwa penggalian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendokumentasikan situs-situs bersejarah di seluruh Arab Saudi.
Baca juga: Masjid Tertua di Jeddah Terungkap, Jejak 1.300 Tahun Sejarah dan Perdagangan Dunia Ditemukan
Program ini bertujuan membangun basis pengetahuan ilmiah mengenai sejarah panjang Semenanjung Arab sekaligus menonjolkan kekayaan dan keragaman warisan budayanya.
Penemuan ini tidak hanya memperkaya khazanah arkeologi Islam, tetapi juga membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang bagaimana peradaban awal Islam berkembang dan membentuk struktur sosial serta perkotaan di kawasan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang