Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Malam 29 Ramadhan, Arab Saudi Siapkan Layanan Bagi Jemaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kompas.com, 17 Maret 2026, 21:12 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Otoritas Umum untuk Perawatan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengumumkan kesiapan penuh menyambut jemaah pada malam ke-29 Ramadhan.

Malam ini menjadi momen penting karena bertepatan dengan khataman Al-Qur’an dalam shalat Tarawih.

Sehingga, jumlah jemaah diperkirakan akan meningkat signifikan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Baca juga: Arab Saudi Imbau Warga Lakukan Pemantauan Hilal 1 Syawal pada 18 Maret 2026

Oleh karena itu, berbagai layanan ditingkatkan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah.

Otoritas menyebutkan bahwa seluruh persiapan dilakukan melalui rencana operasional terpadu guna memudahkan jemaah menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Baca juga: Arab Saudi Tetapkan Batas Akhir Visa Umrah dan Masa Tinggal Jamaah di Bulan Syawal 1447 H

Pembersihan dan Penambahan Area Sholat

Dilansir dari Saudi Gazette, upaya yang dilakukan otoritas setempat mencakup peningkatan pembersihan karpet, sterilisasi area, serta penyemprotan wewangian secara rutin di seluruh area masjid.

Selain itu, otoritas juga menyiapkan tambahan area salat di koridor dan halaman masjid untuk menampung lonjakan jemaah.

Tempat pengambilan air zamzam juga disediakan di berbagai titik untuk melayani kebutuhan jemaah.

Infrastruktur dan Sistem Layanan Diperkuat

Otoritas memastikan kesiapan berbagai sistem operasional, mulai dari listrik, pendingin udara, pencahayaan, hingga sistem suara.

Selain itu, fasilitas pendukung seperti lift, eskalator, serta sistem keselamatan dan darurat juga ditingkatkan guna menjamin layanan tetap berjalan tanpa gangguan selama puncak kunjungan.

Pengaturan Arus Jemaah dan Navigasi Digital

Untuk mengantisipasi kepadatan, jalur pergerakan khusus jemaah telah diaktifkan guna menjaga kelancaran arus dan mengurangi kepadatan.

Pergerakan kereta listrik juga diatur dengan jalur khusus. Otoritas turut menyediakan peta interaktif 3D untuk membantu jemaah dalam bernavigasi, serta mengaktifkan layanan lokasi berbasis QR code “Where Are We” di dalam dua masjid suci.

Layanan Multibahasa dan Dukungan Jemaah

Tim lapangan diperkuat dengan petugas yang dilengkapi perangkat penerjemah instan untuk membantu jemaah dari berbagai negara.

Selain itu, pusat layanan tamu juga disiapkan untuk memberikan panduan dan bantuan selama berada di area masjid.

Fasilitas Ibadah dan Layanan Pendukung

Otoritas menyediakan berbagai fasilitas pendukung ibadah, termasuk mushaf Al-Qur’an, Al-Qur’an braille, serta panduan digital ibadah.

Layanan lain seperti dukungan i’tikaf, layanan kesehatan, dan edukasi juga disiapkan untuk meningkatkan pengalaman spiritual jemaah pada malam khataman Al-Qur’an.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, pelaksanaan ibadah pada malam ke-29 Ramadhan diharapkan berjalan lancar meski di tengah lonjakan jemaah.

Otoritas juga memastikan seluruh layanan terus dioptimalkan demi kenyamanan dan keamanan jemaah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Ilegal, 42 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat
Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Ilegal, 42 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat
Aktual
Jemaah Haji Khusus Indonesia Mulai Tiba di Madinah, Masa Tinggal Lebih Singkat
Jemaah Haji Khusus Indonesia Mulai Tiba di Madinah, Masa Tinggal Lebih Singkat
Aktual
PPIH Imbau Jamaah Haji Gunakan Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidil Haram
PPIH Imbau Jamaah Haji Gunakan Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidil Haram
Aktual
Makna Filosofis Gerakan Shalat Menurut Ulama, dari Berdiri hingga Salam
Makna Filosofis Gerakan Shalat Menurut Ulama, dari Berdiri hingga Salam
Aktual
5 Hal yang Membatalkan Wudhu Menurut Mazhab Syafi’i, Muslim Wajib Tahu
5 Hal yang Membatalkan Wudhu Menurut Mazhab Syafi’i, Muslim Wajib Tahu
Aktual
7 WNI Ditangkap di Arab Saudi Diduga Terkait Praktik Haji Ilegal, KJRI Jeddah Pantau Proses Hukum
7 WNI Ditangkap di Arab Saudi Diduga Terkait Praktik Haji Ilegal, KJRI Jeddah Pantau Proses Hukum
Aktual
Embarkasi Haji YIA Jadi Tuai Pujian, Menhaj Sebut Bisa Jadi Model Percontohan Nasional
Embarkasi Haji YIA Jadi Tuai Pujian, Menhaj Sebut Bisa Jadi Model Percontohan Nasional
Aktual
Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat di Madinah, Sempat Shalat di Masjid Nabawi
Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat di Madinah, Sempat Shalat di Masjid Nabawi
Aktual
PPIH Ungkap 3 Keringanan Fikih untuk Jemaah Haji Haid saat Tawaf Ifadah
PPIH Ungkap 3 Keringanan Fikih untuk Jemaah Haji Haid saat Tawaf Ifadah
Aktual
Hewan Kurban Stres Bisa Bikin Daging Cepat Busuk, Dosen IPB Bagikan Cara Mencegahnya
Hewan Kurban Stres Bisa Bikin Daging Cepat Busuk, Dosen IPB Bagikan Cara Mencegahnya
Aktual
Cara Resmi Masuk Raudhah di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Wajib Tahu
Cara Resmi Masuk Raudhah di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Wajib Tahu
Aktual
3 Opsi Keringanan Tawaf Ifadah bagi Haji Perempuan Haid
3 Opsi Keringanan Tawaf Ifadah bagi Haji Perempuan Haid
Aktual
Mengapa Kubah Masjid Nabawi Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Maknanya
Mengapa Kubah Masjid Nabawi Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Maknanya
Aktual
Apa Itu Haji Mabrur? Ini Makna dan Ciri-cirinya yang Perlu Dipahami Jemaah
Apa Itu Haji Mabrur? Ini Makna dan Ciri-cirinya yang Perlu Dipahami Jemaah
Aktual
Satu Calon Haji Asal NTB Ditolak Masuk Arab Saudi, Ini Penyebabnya
Satu Calon Haji Asal NTB Ditolak Masuk Arab Saudi, Ini Penyebabnya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com